Oaktree Blog

Informasi

ofr adalah

OFR Adalah : Pengertian dan Penjelasan Lengkap

Dalam dunia forwarding ada yang namanya OFR yang merupakan singkatan dari Ocean Freight Rate atau biasanya kita sebagai pelaku mengenalnya dengan OFR kan. Ocean Freight Rate atau OFR sendiri adalah tarif dasar ongkos akan pengiriman lewat laut, namun biasanya dihitung per-cmb atau dapat dikatakan kubikasi. Nah sampai sejauh ini apakah sudah ada gambaran tentang apa itu ocean freight rate? Mungkin belum ya, tenang saja kita akan ulas lebih dalam pada artikel kali ini. Bagaimana Sebuah OFR dihitung? OFR ditentukan oleh biaya pengangkutan yang ditetapkan oleh pengangkut (perusahaan pelayaran) dan biaya penanganan dan pembersihan barang di pelabuhan muat dan bongkar. Tarif pengiriman juga dapat dipengaruhi oleh apakah barang memerlukan pengiriman muatan kontainer penuh (FCL) atau dapat dimuat dengan barang dari beberapa penjual ke dalam kontainer yang sama – dikenal sebagai pengiriman muatan kurang dari kontainer (LCL). Tarif angkutan laut biasanya diberikan sebagai kutipan pengiriman, dengan format yang bervariasi antara perusahaan ekspedisi dan perusahaan pelayaran. Harga akhir biasanya terdiri dari item berikut: Pengangkutan darat Biaya penanganan terminal Dokumentasi pengiriman Izin bea cukai Keamanan Tarif dasar angkutan laut Faktor penyesuaian bunker (biaya tambahan bahan bakar) Faktor penyesuaian mata uang Apa yang menyebabkan tarif angkutan berfluktuasi? OFR bisa berfluktuasi karena berbagai alasan, meskipun yang menjadi alasan utama adalah penawaran dan permintaan. Volume kargo dan permintaan untuk layanan industri tunduk pada sejumlah tekanan eksternal, termasuk tekanan politik, ekonomi dan lingkungan. Sanksi perdagangan, konflik, cuaca buruk, dan lainnya dapat memengaruhi permintaan, dan pada gilirannya memengaruhi biaya. Faktor lain yang mempengaruhi tarif angkutan laut meliputi: Jenis kargo – jenis barang yang cenderung menarik biaya lebih tinggi termasuk barang yang berbahaya, berat, mudah rusak, atau di luar batas (OOG). Tujuan/jarak – semakin populer tujuan dan semakin pendek perjalanan, semakin rendah tarif angkutan laut. Tujuan yang kurang umum, termasuk yang memiliki kapasitas kecil untuk menangani pengangkutan, lebih mahal, dan semakin jauh barang harus melakukan perjalanan, semakin besar tarif angkutan laut. Mata uang – karena tarif angkutan laut dibebankan dalam dolar AS, nilai tukar berdampak pada biaya. Bahan bakar bunker – itulah nama bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan mesin kapal, dan biayanya dapat berfluktuasi, artinya tarif angkutan laut yang dikenakan akan berfluktuasi. Bahan bakar bunker berdampak besar pada biaya angkutan laut. Musim – barang-barang tertentu diminati, atau permintaannya lebih tinggi, karena musim, misalnya menjelang Natal atau Tahun Baru Imlek. Saat permintaan tinggi harga sering naik, sedangkan saat permintaan rendah, harganya turun. Ukuran kapal – karena biaya tunggal terbesar dalam angkutan laut adalah bahan bakar bunker, ukuran dan kapasitas kapal menjadi penting. Kapal yang lebih besar mungkin menggunakan lebih banyak bahan bakar, tetapi ada juga lebih banyak peti kemas di atas kapal untuk membagi biaya tersebut. Baca Juga : Istilah Istilah Dalam Ekspor Yang Wajib Diketahui Oleh Perusahaan Kesimpulan Oke, mungkin sampai sini dulu pembahasannya, kita akan coba bahas nanti pada kesempatan selanjutnya ya. Terimakasih

OFR Adalah : Pengertian dan Penjelasan Lengkap Read More »

istilah istilah dalam ekspor

Istilah Istilah Dalam Ekspor Yang Wajib Diketahui Oleh Perusahaan

Istilah istilah dalam ekspor impor pada dasarnya masih banyak orang yang belum mengetahuinya. Karena sebenarnya untuk pelaku bisnis dan perusahaan haruslah tau istilah – istilah ini agar kedepannya tidak bingung ketika berdiskusi. Agar kedepannya lebih mudah paham dalam menjalankan proses pengiriman barang, pelajari lebih dalam mengenai apa saja istilah yang sering dijumpai dalam kegiatan ekspor impor berikut ini. Istilah Istilah Dalam Ekspor Yang Wajib Diketahui 1. Custom Clearance Custom Clearance adalah istilah dalam ekspor impor yang digunakan untuk menggambarkan proses pemeriksaan dokumen, administrasi, perhitungan biaya-biaya atau hal-hal terkait lainnya atas barang ekspor maupun impor hingga memperoleh persetujuan agar barang tersebut bisa lolos uji verifikasi oleh bea cukai. 2. FOB FOB atau Free on Board adalah penawaran harga barang yang hanya sampai keatas kapal saja, belum termasuk dengan biaya kapalnya. 3. CIF (Cost, Insurance, Freight) CIF ini adalah istilah untuk barang yang sudah termasuk dengan biaya pengiriman, asuransi, harga barang yang dibayar sebelum kapal berangkat. 4. OFR OFR adalah istilah dalam ekspor impor yang berarti tarif dasar ongkos pengiriman untuk jalur laut dengan satuan per cubic meter atau kubikasi. 5. AFR Sedangkan AFR adalah untuk menghitung melalui jalur udara. Satuannya pun berbeda, biasanya kilogram atau pounds (lbs). 6. FCL Selanjutnya ada FCL  atau Full Container Load adalah istilah yang digunakan dalam ekspor impor diperuntukan untuk menyebut sebuah layanan penggunaan kontainer eksklusif hanya untuk pengangkutan kargo satu pengirim saja. 7. LCL LCL atau Less Than Container Load adalah pengiriman kargo dengan kapasitas yang lebih kecil atau tidak mencapai satu kontainer full. SUdah paham bedanya dengan FCL kan? 8. Notul Notul merupakan singkatan dari Nota Pembetulan. Istilah notul digunakan ketika barang tidak dapat dikeluarkan karena pemutihan, dokumen tidak valid, adanya pemalsuan dokumen, perubahan invoice, atau pun undervalue sehingga bea masuk terlalu tinggi. 9. POL POL atau Porl of Lading adalah istilah dalam eksport import untuk menyebut pelabuhan muat. 10. POD POD atau Port of Discharge adalah istilah yang berarti pelabuhan bongkar. 11. CFS Container Free Station istilah yang digunakan untuk pengiriman dengan LCL. 12. CY Container Yard merupakan istilah untuk menyebut penumpukan container di dermaga atau pelabuhan. 13. Seal Seal mengacu kepada segel dari kontainer 14. Place of Delivery Place of delivery lebih Mengacu kepada tujuan akhir dari sebuah pengiriman 15. Place of Receipt Place of Receipt Mengacu kepada tujuan akhir penerimaan 16. Measurement/Cubication/CBM Volume untuk menyebut sebuah ukuran kubikasi barang. 17. Demurrage Demurrage adalah Istilah tentang batas waktu penggunaan kontainer dalam pelabuhan (CY), mulai dari bongkar kapal sampai pintu ke luar pelabuhan (Get out) ataupun sebaliknya, mulai dari pintu masuk pelabuhan (Get in) sampai loading ke kapal. 18. Detention Detention adalah Batas waktu penggunaan kontainer di luar pelabuhan antara depot out (keluar gudang) maskapai pelayaran sampai masuk ke pintu pelabuhan (depot in) atau dari pintu keluar pelabuhan (depot out) sampai kontainer masuk ke gudang kontainer (depot in) maskapai pelayaran. 19. Consolidasi Consolidasi adalah suatu proses yang biasanya dilakukan oleh freight forwarder untuk menggabungkan banyak kiriman menjadi satu kiriman. 20. Exwork Exwork adalah terma dagang di mana sistem pembelian barang hanya dihitung berdasarkan harga barangnya saja, belum termasuk biaya stuffing, handling fee, forwarding fee, dan biaya lainnya. 21. OB (Over Brengen) Istilah OB digunakan untuk pemindahan secara paksa terhadap barang impor karena melakukan proses kepabeanan tidak tepat waktu. 22. Dwelling Time Dwelling time adalah Istilah yang digunakan sebagai waktu tunggu bongkar muat kontainer 23. DDP Shipment (Delivered Dutytax Paid) DPP Shipment mengacu kepada suatu terma dagang di mana pihak eksportir/penjual barang harus menyerahkan barang kepada pembeli/buyer dengan kondisi semua permasalahan dari pengiriman, kepabeanan di negara pembeli, 24. DDU Shipment (Delivered Dutytax Unpaid) DDU shipement atau yang dikenal dengan terma dagang ini, pajak dan urusan kepabeanan lainnya bukan tanggungan pihak seller/penjual. Yang berkaitan dengan legal atau surat menyurat 25. PIB (Pemberitahuan Impor Barang) Istilah Dokumen yang ditujukan untuk bea cukai sebagai pemberitahuan barang impor oleh importir. 26. PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) Istilah Dokumen yang ditujukan untuk bea cukai sebagai pemberitahuan barang ekspor oleh eksportir. 27. HS Code (Harmonized System Code) HS Code diperuntukkan untuk mengenali suatu barang secara detail dengan kode – kode angka. 28. BL (Bill Of Landing) BL atau Bill of Lading adalah Surat muatan kapal atau surat keterangan pengantar barang yang diangkut dengan armada kapal. 29. AWB (Air Way Bill) Air Way Bill mempunyai kegunaan yang sama dengan Bill of Lading, hanya saja untuk jalur udara. 30. Commercial Invoice Commercial Invoice merupakan dokumen yang berisikan daftar nilai atau harga barang yang tercantum dalam packing list. Nantinya akan digunakan untuk dasar perhitungan pajak oleh bea cukai. 32. Proforma Invoice Proforma Invoice adalah istilah untuk dokumen sementara sebelum dikeluarkannya commercial invoice. Biasa kita kenal juga sebagai anggaran perkiraan atau biaya perkiraan. 33. Sales Contract Sales contract merupakan dokumen yang isinya adalah perjanjian antara importir dan eksportir. Kontrak ini menjadi dasar utama bagi pembeli untuk mengajukan pembukaan Letter of Credit (L/C) ke bank. 34. Packing List Packing list merupakan surat yang berisi daftar sistem pengepakan barang ekspor. Packing list beri data shipper, consignee, notify party (jika ada), nama barang, jumlah dan jenis kemasan, jumlah barang, berat bersih, berat kotor, kubikasi, shipping marks & numbers/keterangan yang tertulis pada kemasan, nama kapal, pelabuhan muat, pelabuhan bongkar dan lain-lain. 35. Terms of Trade Terms of trade istilah untuk menyebut terma dagang atau penyerahan perdagangan. 36. Undername Adalah istilah untuk menyebut kegiatan peminjaman lisensi suatu perusahaan untuk memperlancar kegiatan ekspor impor barang. 37. API (Angka Pengenal Importir) Jenis-jenis API yaitu API-T (terbatas), API-U (umum), dan API- P (produsen). 38. SRP (Surat Registrasi Pabean) SRP adalah surat yang digunakan importir sebagai identitas untuk memenuhi persyaratan DJBC (Direktorat Jenderal Bea Cukai). 39. COO Adalah sertifikat keterangan asal barang yang diterbitkan oleh DISPERINDAG kepada eksportir. 40. COA COA merupakan sertifikat yang dikeluarkan Badan Sucofindo atau Geoservices atau sejenisnya kepada pelaku eksportir. Terkait dengan keterlibatan 41. Shipper Shipper merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut pihak eksportir atau pengirim barang. 42. Consignee Consignee merupakan istilah nama lain dari importir atau penerima barang. 43. Forwarder Company Forwarder company adalah perusahaan yang bertugas mengurus pengiriman barang sesuai permintaan pengirim. Forwarder company bertugas menyewa kontainer ke

Istilah Istilah Dalam Ekspor Yang Wajib Diketahui Oleh Perusahaan Read More »

kubikasi-kontainer

Kubikasi Kontainer: Pengertian dan Penjelasannya

Kubikasi kontainer – Kubikasi kontainer saat ini menjadi metode yang digunakan untuk menghitung volume dari kargo. Perlu kita ketahui bersama bahwa untuk mengetahui cara menghitung kubikasi agar Anda tahu cara menghitung biaya transportasi. Pengiriman kargo terutama untuk impor menggunakan penghitungan dari volume barang yang dikirim. Berikut adalah penjelasan mengenai penghitungan kubikasi. Pengertian Kubikasi Kontainer Apabila perusahaan Anda ingin membeli barang secara impor terutama dalam jumlah banyak, Anda harus tahu apa itu kubikasi. Kubikasi barang diperuntukan untuk menghitung biaya pengiriman. Biasanya dalam pengiriman jarak jauh, banyak orang yang memilih pengiriman dengan mode LCL atau Less Container Load. Biaya pengiriman LCL dihitung menggunakan CBM atau freight ton. CBM sendiri adalah singkatan dari Cubic Meter merupakan satuan yang digunakan untuk menghitung volume kargo. Sedangkan metric ton adalah pengukuran berat kargo. 1 MT sama dengan 1000 kg. Penghitungan biaya pengiriman dengan metode freight ton atau revenue ton disebut juga w/m atau weight measurement. Cara ini menentukan apakah pengiriman cargo dihitung menurut berat atau volumenya. Biasanya biaya pengiriman menggunakan yang lebih besar di antara CBM atau metric ton. Baca Juga : Customs Clearance adalah: Definisi dan Tahapannya Cara Menghitung Kubikasi Kargo Cara menghitung kubikasi kargo cukup dihitung dengan mengalikan panjang, lebar, dan tinggi kargo. Misal suatu barang mempunyai ukuran 3 x 2 x 1 m, kubikasnya adalah 6 CBM. Ada tiga jenis kargo pengiriman barang, yaitu darat, laut, dan udara. Semuanya mempunyai satuan perhitungan yang berbeda karena perbedaan cara pengiriman. Untuk pengiriman kargo darat dan laut, perhitungan dalam kubikasi biasanya digunakan untuk pengiriman dengan jumlah yang besar. Ada juga penghitungan menggunakan berat volume barang. Perhitungan Kargo Darat dan Laut Berat volume berbeda dengan berat aktual atau berat sebenarnya. Contohnya barang yang akan dikirim memiliki berat aktual 35 kg. Barang memiliki dimensi 50 x 50 x 50 cm3. Satuan kargo darat dan laut adalah 4.000. Maka berat volume barang tersebut adalah (50 x 50 x 50)/4.000 = 31,25 kg volume. Berat aktual di atas berat volume, tetapi yang digunakan untuk perhitungan adalah berat volume. Sedangkan perhitungan dengan kubikasi menggunakan satuan per 1.000.000. Misalnya, kargo berukuran 200 x 200 x 200 cm3 maka perhitungan kubikasinya adalah (200 x 200 x 200)/1.000.000 = 8 M3. Perhitungan Kargo Udara Untuk penghitungan kargo udara biasanya menggunakan kubikasi hanya untuk pengiriman barang dalam ukuran dan jumlah besar. Satuan yang digunakan untuk menghitung kargo udara jelas berbeda dengan kargo darat dan laut. Biaya yang dikeluarkan kargo udara pun lebih mahal, namun barang lebih cepat sampai di alamat Anda. Untuk melakukan penghitungan berat volume kargo udara, satuan yang digunakan adalah 6.000. Contohnya misal barang berukuran 50 x 50 x 50 cm3 maka berat volumenya adalah (50 x 50 x 50)/6.000 = 20,83 kg volume. Berat volume inilah yang digunakan untuk perhitungan walaupun berat aktualnya jauh di atas itu, misalnya 50 kg. Baca Juga : eService INSW : Cara Mengetahui Tarif HS Code Software Freight Forwarding Oaktree memberikan kemudahan proses ekspor impor dengan softwarenya. Segera hubungi customer service kami untuk berkonsultasi mengenai biaya pengiriman dan penghitungan kubikasi kontainer kargo Anda.

Kubikasi Kontainer: Pengertian dan Penjelasannya Read More »

manfaat perdagangan antar negara

Manfaat Perdagangan Antar Negara : Penjelasan Lengkapnya

Manfaat perdagangan antar negara – perlu kita ketahui bersama bahwa hubungan antar negara pasti ada yang namanya kerja sama. Tidak mungkin suatu negara bisa berdiri sendiri dengan kekayaan alam miliknya, pasti ada kerja sama didalamnya. Pasti suatu negara membutuhkan negara lain. Nah dalam hal ini kita akan coba membahas tentang bagian perdagangannya saja, spesifiknya adalah manfaat dari perdagangan antar negara. Penasaran seperti apa? baca sampai tuntas ya. Manfaat Perdagangan Negara Ada banyak manfaat yang bisa diterima oleh berbagai negara dari pelaku perdagangan di luar negeri. Entah itu yang berkaitan dengan ekonomi, politik atau sosial. Manfaat yang bisa didapat antara lain sebagai berikut : 1. Keuntungan Finansial Seperti halnya prinsip dagang pada umumnya, keuntungan adalah tujuan dari kegiatan jual beli. Suatu negara menjual barangnya atau produknya ke luar negeri, maka otomatis dengan demikian negara tersebut akan mendapatkan keuntgungan dari segi materi. Pasar global dengan jangkauan yang sangat luas akan memberikan produsen memperoleh banyak pelanggan dalam skala global. Sementara pihak konsumen juga diuntungkan berkat banyaknya pilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan serta keinginan mereka. 2. Memperoleh Produk yang Tidak Tersedia Manfaat perdagangan antar negara lainnya adalah, masyarakat bisa mendapatkan barang atau jasa yang tidak ada dalam suatu negara. Negara pasti memiliki beragam kebutuhan, baik itu untuk kepentingan pemerintah atau masyarakat. Hal seperti ini dipengaruhi oleh banyak hal, contohnya adalah kondisi alam dan geografis yang bermacam – macam, ketersediaan sumber daya alam atau pun sumber daya manusianya, teknologi, dan banyak hal lainnya juga berpengaruh. Dan Inilah yang menyebabkan perlunya mengimpor barang dari luar negeri. 3. Menciptakan Hubungan Bilateral dan Multilateral Dengan adanya perdagangan antar negara. maka akan menciptakan sebuah hubungan antar pihak yang terlibat. Dalam dunia internasional sendiri, hubungan tersebut dikenal dengan istilah bilateral dan multilateral. Yang dimaksud bilateral adalah hubungan kerjasama internasional antara dua negara. Sedangkan yang dimaksud multilateral adalah hubungan kerjasama internasional yang melibatkan 3 negara atau lebih. Kerjasama ini tentunya memberikan keuntungan dan kemanfaatan bagi pihak-pihak terlibat. Hubungan yang baik yang terjalin tanpa kenal batas wilayah, bangsa atau ras tersebut bisa berkembang lebih erat. Bukan hanya dalam hal perekonomian akan tetapi juga dapat meluas ke aspek lainnya. 4. Teknologi Manfaat lain perdagangan antar negara yang cukup signifikan di era modern adalah adanya transfer teknologi. Wilayah-wilayah dunia terbagi atas negeri yang berbeda-beda dengan kemajuan teknologi berbeda juga. Negara maju menghasilkan alat-alat teknologi canggih yang dapat dikirim ke wilayah negara berkembang. Dengan begitu, kegiatan produksi bisa berlangsung secara efektif dan efisien. Ini dapat mendorong dunia industri yang semakin berkembang. Guna mendorong kemajuan teknologi dan supaya tidak tertinggal dari perkembangan global, beberapa negara melakukan impor peralatan modern yang tidak mereka produksi. Dengan adanya peralatan canggih, mereka akan terbantu dalam menjalankan berbagai aktivitasnya. Sekarang ini teknologi dan digitalisasi menjadi hal yang sangat diprioritaskan, terbukti dengan banyaknya Handphone di tangan masyarakat kita. 5. Memperluas Pasar Yang terjadi dari hal ini adalah bisa memperluas pasar, produk kita bisa dikenal oleh negara – negara lain, misal kita punya batik bisa jadi batik dikenal oleh negara yang kita tidak tahu keberadaannya. Namun dengan adanya pasar global, produsen dapat menjangkau pasar lebih luas untuk memasarkan produk mereka. Manfaat perdagangan antar negara ini dengan demikian dapat menjaga stabilitas harga produk. Di lain sisi, jangkauan pasar yang luas juga memungkinkan peningkatan jumlah produksi. Artinya perolehan keuntungan perusahaan berpotensi semakin meningkat. Hadirnya kemajuan teknologi dan inovasi digital marketing kian memudahkan kegiatan pemasaran. 6. Meningkatkan Devisa Negara Hubungan antar negara salah satunya bisa diwujudkan melalui kegiatan ekspor atau menjual produk ke luar negeri. Kegiatan ekspor tersebut tentunya menyumbangkan devisa negara. Semakin tinggi volume ekspor, semakin besar juga penerimaan devisa. 7. Meningkatkan Kesempatan Kerja Manfaat perdagangan antar negara selanjutnya yaitu terciptanya kesempatan kerja secara luas. Pasar global memungkinkan siapa saja menjual produk ke mana saja tanpa batasan wilayah. Ini menyebabkan peningkatan produksi. Sejalan dengan waktu, kegiatan produksi lambat laun pasti akan meningkat, nah dari sinilah kemungkinan untuk lebih banyak pekerja menjadi terbuka. Perdagangan antar negara juga mendorong lahirnya perusahaan – perusahaan

Manfaat Perdagangan Antar Negara : Penjelasan Lengkapnya Read More »

contoh barang impor luar negeri

Contoh Barang Impor Dari Luar Negeri, Cari Tau Sekarang!

Contoh barang dari luar negeri – Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbuka, Indonesia kerap sekali untuk melakukan perdagangan international yaitu ekspor dan impor. Indonesia bisa disebut sering untuk melakukan komoditas impor dari negari negara lain untuk bisa memenuhi kebutuhan ekonomi dalam negeri. BPS sendiri sudah mengkategorikan impor menjadi dua yaitu minyak dan gas (migas) dan nonmigas. Tapi tau gak si, bahwa impor ini mendatangkan sebuah komoditas, lantas pertanyaan yang timbul adalah, barang apa saja yang sering dilakukan impor oleh Indonesia. Ketahui jawabannya di artikel ini. Baca Juga : Procurement adalah Pengertian dan Bedanya Dengan Purchasing Contoh Barang Impor Dari Luar Negeri berikut ini adalah contoh barang impor dari luar negeri yang sering dilakukan oleh Indonesia, 1. Mesin dan Peralatan Mekanis Mesin menjadi contoh barang impor dari luar negeri yang nilainya tertinggi selama 2020 sendiri. Bagaimana tidak kita sangat sulit untuk membuat sesuatu seperti ini sehingga harus impor. Nilainya sendiri gak tanggung – tanggung mencapai US$ 21,80 Miliar. Barang/produknya adalah mesin untuk industri pabrik seperti mesin cetak, alat potong, mesin pengolah kimia, dan lain-lain. Tau kan Indonesia banyak sekali industri manufaktur atau pabrik? nah itu mesinnya bisa jadi adalah salah satu produk yang di impor dari luar negeri. Baca Juga : Pengemasan Artinya? Pengertian, Manfaat dan Fungsinya 2. Mesin dan Perlengkapan Elektrik Kedua ada mesin dan perlengkapan elektrik. Peningkatan penggunaan gadget atau smartphone, smart Tv, AC, Speaker, Pompa Air memaksa Indonesia mau gak mau ya harus impor untuk menciptakan daya beli ekonomi. Mau tau nilainya, selama 2020 sendiri nilainya mencapai US$19,02 Miliar. 3. Plastik dan Barang dari Plastik Dimana – mana plastik, tau sendiri kan? hal ini menjadi masalah serius bagi negara kita, namun kita terus melakukan impor untuk menggunakan plastik. Nilainya sendiri mencapai US$ 7,15 Miliar pada tahun 2020. 4. Besi dan Baja Untuk contoh barang impor luar negeri lainnya adalah besi dan baja yang nilainya mencapai US$ 6,85 Miliar pada tahun 2020. Kebutuhan terkait produk rumah tangga yang tinggi menjadi satu dari sekian alasan mengapa Indonesia harus impor. Selain itu infrastruktur yang kencang juga bisa menjadi alasan untuk Indonesia melakukan impor. 5. Bahan Kimia Organik Bahan kimia organik menjadi barang / produk yang sering di impor selanjutnya. Produk seperti alkohol, alkohol, petrokimia, polimer, bensin, paraffin, hingga gas metana. Kebutuhan ini biasanya pada pupuk untuk pertanian dan juga medis. Nilainya sendiri mencapai US$ 5,02 Miliar pada 2020. Baca Juga : Delivered Artinya Dalam Pengiriman Paket Kesimpulan Nah itu tadi adalah penjelasannya gaes tentang komoditas impor yang sering diimpor oleh Indonesia. Semoga membantu dan memberikan manfaat ya. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Contoh Barang Impor Dari Luar Negeri, Cari Tau Sekarang! Read More »

tujuan perdagangan antar negara

Tujuan Perdagangan Antar Daerah : Penjelasan Lengkapnya

Tujuan perdagangan antar daerah – Sebagian dari kita mungkin masih bingung dengan tujuan dari adanya perdagangan antar daerah, Tapi kalian sendiri tau gak kenapa ada yang namanya perdagangan antar daerah? Jawabannya mungkin bisa singkat, karena setiap daerah di Indonesia membutuhkan daerah lainnya. Misal di jepara kerajinan kulit melakukan pengiriman ke berbagai daerah, atau di bantul ada batu kapur, dikiriim ke daerah yang membutuhkan, seperti itulah kiranya. Daerah tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Dalam hal ini perdagangan antar daerah memiliki tujuannya, apa saja itu? simak penjelasannya dibawah ini ya : Tujuan Perdagangan Antar Daerah Memperoleh Keuntungan Dengan terjalinnya sebuah jual beli pasti ada keuntungan didalamnya. Keuntungan yang diperoleh dari selisih antara harga beli dan harga jual. Apabila barang diproduksi sendiri, maka keuntungan akan diperoleh dari selisih antara harga jual dan biaya produksi. Memperluas Jangakuan Pasar Jangkauan pasar tidak hanya terjadi dalam daerah itu sendiri, tetapi bisa tejadi di banyak daerah karena terjadi yang namanya proses pengiriman. Membuka Lapangan Kerja Dengan meluasnya jangkauan untuk melakukan perdagangan serta kemungkinan akan banyaknya permintaan, maka sebuah produksi mau gak mau akan menambah jumlah tenaga kerja untuk memenuhi itu semua. Harapannya adalah agar tingkat produktivitasnya dapat diiringi dengan sumber daya manusia yang memadai sehingga barang yang dihasilkan bisa lebih memuaskan. Menjadi alat pemuas konsumen Kebutuhan yang terpenuhi menjadi kepuasan dan ketenagan untuk sebuah konsumen, Karena itu perdagangan bisa menjadi salah satu alat untuk memuaskan konsumen karena bisa merasakan sumber daya yang bukan dari daerahnya melainkan dari daerah tempat lain. Menjalin kerja sama antar daerah Semakin luas jangkauan perdagangan antar daerah produk maka relasi atau hubungan yang dibangun antar masyarakat di pulau satu dengan pulau lainnya juga lebih baik. Selain dari sisi ekonomi, manfaat perdagangan antar daerah juga bisa menimbulkan efek positif dalam aspek sosial masyarakat begitu pula jika dibandingkan dengan manfaat perdagangan antar negara. Interaksi masyarakat yang memiliki perbedaan budaya akan timbul serta saling menghargai. Meningkatkan Kemakmuran Masyarakyat Dengan terpenuhinya kebutuhan masyarakat karena adanya perdagangan antar daerah menjadi rakyat meenjadi makmur. Hal ini sangat diperlukan karena luasnya negara Indonesia, dan pemerataan kebutuhan haruslah sama sesuai dengan pancasila.

Tujuan Perdagangan Antar Daerah : Penjelasan Lengkapnya Read More »

Procurement adalah Pengertian dan Bedanya Dengan Purchasing

Procurement adalah Pengertian dan Bedanya Dengan Purchasing

Secara sederhana, pembelian bisa disebut proses pembelian barang atau jasa. Dalam hal ini pembelian memiliki arti yang lebih spesifik yaitu pembelian suatu produk atau jasa. Bagi Anda yang tidak terlibat langsung dalam manajemen produksi, terkadang sulit membedakan antara Procurement  dan Purcashing. Keduanya terkait erat tetapi memiliki peran yang sangat berbeda. Secara sederhana, pembelian bisa disebut proses pembelian barang atau jasa. Dalam hal ini pembelian memiliki arti yang lebih spesifik yaitu pembelian suatu produk atau jasa. Dengan demikian, pembelian sebenarnya berada dalam lingkup pembelian. Dalam pelaksanaannya, Procurement terdiri dari tiga tahap, yaitu: Procurement, penerusan dan pengangkutan. Dua hal terakhir dapat dijelaskan sebagai berikut: ekspedisi adalah tahap pengawasan agar proses pembelian berjalan lancar. Sedangkan lalu lintas adalah fase penyampaian dan memastikan barang sampai dengan selamat di tempat tujuan. Strategi pembelian yang efektif harus akurat dalam lima bidang: kualitas, harga, waktu, layanan, dan kuantitas. Kelima poin tersebut saling berkaitan. Terdapat banyak divisi dalam perusahaan yang saling mendukung kelangsungan bisnis sehingga dapat berjalan dengan baik. Salah satu yang utama dan sangat penting adalah pembelian. Purchasing merupakan bagian dari supply chain management yang dibutuhkan oleh banyak industri, khususnya FMCG (Fast-Moving Consumer Goods). Jika Anda memiliki pengalaman di bidang akuntansi, manajemen bisnis, atau disiplin terkait, pembelian mungkin merupakan pilihan karir yang bagus untuk Anda. Sebelum memutuskan jenjang karir, tentunya Anda harus mempelajari terlebih dahulu tentang posisi tersebut. Apa itu Procurement? Procurement adalah proses penyediaan dan pembelian barang untuk bisnis. Barang atau jasa yang harus disediakan oleh sektor Procurement berasal dari sumber eksternal. Untuk dapat memastikan ketersediaan barang-barang tersebut, Anda harus mencari pemasok dan memilih yang terbaik. Orang dalam posisi ini memastikan bahwa barang tersedia dalam jumlah yang dibutuhkan dan pada waktu yang tepat. Selain itu, profesional Procurement juga harus menemukan cara untuk meminimalkan biaya. Tidak hanya itu, pembelian juga melibatkan proses komunikasi dengan pemasok tersebut dan negosiasi perjanjian bisnis antara kedua belah pihak. Dengan Procurify berjalan, pekerjaan Procurement Anda terlihat seperti ini: Mengidentifikasi barang atau sumber daya yang dibutuhkan perusahaan Membuat permintaan pembelian Mengevaluasi dan memilih pemasok pemasok Menegosiasikan harga dan perjanjian bisnis Melakukan pemesanan pembelian Menerima dan memeriksa barang masuk Buat faktur dan atur pembayaran Merekam semua tindakan yang diambil Perbedaan antara Procurement dan Purchasing Anda sudah mengerti apa itu procurement. Namun, jangan bingung bedanya dengan purchasing. Mereka terkadang dianggap sama, tetapi Platform Tanpa Kode mengatakan ada perbedaan di antara keduanya. Untuk lebih jelasnya berikut ini sedikit penjelasan mengenai perbedaan diantara keduanya. 1. Fungsi strategis dan transaksional Pembelian adalah proses strategis dan pembelian adalah fungsi transaksional dalam upaya untuk mendapatkan sumber daya yang diinginkan. Tujuan dari fungsi strategi adalah untuk meneliti, bernegosiasi dan merencanakan kegiatan. Sedangkan pembelian hanya mencakup pembelian atau pemesanan dan pembayaran. 2. Fokus Membeli biasanya hanya berfokus pada harga pesanan dan cara menyimpannya. Di sisi lain, pengadaan tidak hanya berfokus pada biaya, tetapi juga pada nilai keseluruhan yang diterima perusahaan dalam proses pengadaan. Selain itu, pembelian juga memiliki fungsi untuk membangun hubungan dengan pemasok, sedangkan pembelian tidak memiliki hubungan yang erat dengan pemasok. 3. Pencegahan risiko Perusahaan seringkali harus menghadapi beberapa tantangan dalam rantai pasokan. Misalnya, risiko operasional, keuangan, dan keamanan. Pengadaan bertujuan untuk mengidentifikasi risiko-risiko tersebut dan memitigasi risiko-risiko yang lebih besar di masa mendatang. Demikian informasi mengenai pengertian procurement dan perbedaannya dengan purchasing, jangan sampai salah lagi ya membedakan keduanya.

Procurement adalah Pengertian dan Bedanya Dengan Purchasing Read More »

manfaat tol laut

Manfaat Tol Laut dan Pengertiannya

Banyak diantara kita bingung dengan penjelasan tentang tol laut, dan manfaat sesungguhnya dari tol laut, sebenarnya jika kita menelusuri lebih lanjut ternyata ada banyak juga manfaat dari tol laut itu sendiri. Dilihat dari progress yang ada Capt. Rudy Sugiharto., M.Pd, Plt., Kasi Angkutan Laut Khusus, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dirjen Perhubungan Laut, Kementrian Perhubungan mengatakan progres pelaksanaan tol laut logistik cukup menggembirakan dari tahun ke tahun. Hal ini bisa kita lihat dari peningkatan jumlah pelabuhan singgah tercatat sebanyak 31 pelabuhan pada 2016 menjadi 114 pelabuhan pada 2021, dan jumlah armada kapal yang semula 6 armada di tahun 2016 menjadi 32 armada pada 2021. Hal ini sangat menggembirakan untuk kita semua. Namun sebelum lebih jauh, kita ingin coba bahas tentang pengertian dari tol laut. Baca Juga : Tips Mudah Memilih Jasa Ekspedisi ke Luar Negeri Pengertian Tol Laut Mengacu pada sumber resmi Suzuki Indonesia, Tol laut adalah tol yang dibangun di atas permukaan laut berupa jalur layar. Tol ini merupakan konsep yang diusung untuk mendukung proses pengangkutan logistik. Sehingga dengan seperti itu, segala proses yang ada dalam distribusi barang akan semakin mudah dan dapat lebih merata ke daerah-daerah terpencil. Mungkin Kalian semua membayangkan bahwa tol laut merupakan jalan bebas hambatan yang dibuat di atas laut. Ternyata, lebih tepatnya yaitu jalur pelayaran bebas hambatan kapal yang menghubungkan hampir seluruh pelabuhan. Jadi, seperti informasi jalur berlayarnya kapal yang tidak begitu padat. Pembangunan fasilitas ini sudah gencar dibuat selama beberapa tahun terakhir. Beberapa pelabuhan di Indonesia yang sudah terhubung dengan tol laut antara lain pelabuhan Tanjung Perak dengan Tanjung Priok, dan Pelabuhan Sorong dengan Pelabuhan Tanjung Perak. Kapal-kapal yang digunakan untuk melintasi jalur pelayaran bebas hambatan ini yaitu kapal khusus. Kapal tersebut harus berkapasitas dan bervolume sangat besar. Hal ini agar pengangkutannya sekalian karena melewati laut dengan jarak yang cukup jauh, yakni antar provinsi. Nah setelah sudah paham sekilas tentang gambaran dari tol laut, sekarang saatnya kita tau lebih dalam tentang manfaat nyata dari tol laut itu sendiri. Baca Juga : Akuntansi Freight Forwarding Adalah : Penjelasan Lengkapnya Manfaat Tol Laut Selain bertujuan sebagai jalur pelayaran yang mewujudkan bebas hambatan atau tidak padat, tol laut juga memiliki beberapa manfaat untuk penggunanya, antara lain sebagai berikut: Menjadi Penghubung Tol laut menjadi penghubung karena menjadi roda bagi setiap kapal yang ada, hal ini akan mempercepat proses pengiriman antar daerah pada masing – masing daerah di Indonesia Menurunkan Harga Barang di Daerah Tertinggal Proses yang mudah akan mempercepat laju transformasi pengiriman dan karena bebas hambatan inilah yang akan memudahkan beberapa pelaku usaha untuk dengan mudah melakukan pengiriman antar daerah. Nawacita Pertama Negara Indonesia ini kan negara maritim yah, kaya dengan kebudayaan lautnya, nah gak afdol kalau rasanya kita gak memiliki tol laut Kesejahteraan Untuk Masyarakat Ini lebih ke kepada harapan si dari manfaat berjalannya tol laut selanjutnya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di semua lapisan. Masyarakat yang terpenuhi segala kebutuhannya akan lebih sejahtera. Pendistribusian barang menjadi lebih merata ke daerah-daerah terpencil. Akses semakin mudah dan semoga tidak ada yang namanya kekurangan bahan atau apapun itu. Karena negara Indonesia adalah negara kepulauan atau maritim, maka kebutuhan dan harga barang pokok akan berbeda-beda tergantung kemudahan penyalurannya. Dengan adanya tol ini, maka harga bahan pokok bisa pelan-pelan diseragamkan. Meningkatkan Kemandirian Dengan adanya jalur berlayar bebas hambatan, maka negara maritim seperti Indonesia akan lebih mampu memenuhi segala aktivitas yang beroperasi melalui laut. Pihak pemerintah akan bisa mengelola dan mengontrol segala aktivitas laut secara mandiri. Selain itu, kemudahan pendistribusian bahan pangan atau bahan pokok di negara sendiri yang mudah akan meminimalisasi impor dari negara lain. Peningkatan Infrastruktur Negara Penyediaan jalur laut ini juga bisa memberi kesempatan untuk dimanfaatkan, misalnya saja untuk perdagangan. Jalur ini sangat bisa dilengkapi dengan berbagai sarana dan fasilitas lain di wilayah laut yang bisa dimanfaatkan. Kesimpulan Dengan adanya tol laut ini harapannya adalah memudahkan untuk semua lapisan masyarakat, khususnya daerah yang mana menjadi fokus pemerataan bahan ya. Semoga informasi ini membantu kalian ya dalam memahami apa itu tol laut dan manfaat tol laut

Manfaat Tol Laut dan Pengertiannya Read More »

Cara Menulis Alamat Paket Supaya Cepat Sampai Tujuan!

Cara Menulis Alamat Paket Supaya Cepat Sampai Tujuan!

Cara menulis alamat paket merupakan salah satu hal penting yang harus Anda perhatikan saat ingin mengirim paket melalui jasa pengiriman. Jika ini tidak benar, paket yang dikirim mungkin tidak mencapai alamat tujuan. Apabila Anda baru pertama kali mengirim paket, tentunya Anda ingin tahu bagaimana cara menulis alamat paket yang baik dan benar. Ini tidak sulit, sungguh. Tidak jauh berbeda dengan menulis alamat saat menulis surat. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini untuk lebih jelasnya. Cara Menulis Alamat Paket Secara umum format penulisan alamat paket yang benar terdiri dari 3 bagian utama yaitu nama pengirim/penerima, alamat lengkap, dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Ini berlaku untuk pengirim paket dan penerima paket. Di bawah ini adalah penjelasan untuk setiap bagian. 1. Nama lengkap Bagian pertama yang harus Anda tulis di alamat paket adalah nama lengkapnya. Untuk penerima, Anda dapat menulis nama lengkap orang tersebut atau menambahkan nama panggilan yang sudah dikenal, jika ada. Sedangkan untuk pengirimnya, Anda bisa menuliskan nama lengkap Anda atau nama toko Anda jika Anda berjualan secara online. 2. Alamat lengkap Untuk alamat, tulis dengan lengkap agar kurir lebih mudah menemukannya. Khusus untuk alamat penerima paket. Bagian-bagian yang perlu Anda tulis dalam alamat paket adalah sebagai berikut: Nama jalan (jika ada) Nomor rumah (jika ada) Nama Dusun (jika ada) RT dan RW Nama Desa/Distrik/Kelurahan Nama Kecamatan Nama Kota/Kabupaten Nama Provinsi Kode Pos 3. Nomor telepon Bagian terakhir yang harus Anda cantumkan saat menuliskan alamat paket adalah nomor telepon atau nomor handphone yang dapat dihubungi. Hal ini penting agar kurir dapat menghubungi penerima jika kesulitan menemukan alamat rumah yang tercatat. Jika perlu, sertakan nomor ponsel yang juga digunakan untuk WhatsApp agar penerima dapat membagikan lokasinya kepada kurir agar lebih mudah menemukan alamatnya. Untuk lebih memahami format penulisan alamat paket, Anda bisa melihat contoh alamat penerima dan pengirim paket di bawah ini.   Contoh penulisan alamat penerima paket Sidik Ristiawan Jl. Merpati No. 14, RT 05, RW 07, Dusun Kapuk, Desa Wuriharjo, Kecamatan Sidowengi Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Kode pos 56115 Telp: 0812 3456 7890 Contoh penulisan alamat pengirim paket Malik Oktario Jl. Mawar No. 70, RT 02, RW 05, Desa Melati, Desa Mentari, Kecamatan Ijoroyo Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Kode pos 61211 Telp : 0898 7654 3210 Cara Penulisan Paket Agar Cepat Sampai Tujuan Pertama, tuliskan nama lengkap penerima paket. Selanjutnya tuliskan alamat lengkap penerima, mulai dari jalan, nomor rumah, peternakan, desa, kelurahan, kabupaten/kota dan wilayah. Setelah memastikan alamat sudah benar, tuliskan kode pos alamat tersebut. Selanjutnya, tuliskan nomor telepon atau nomor ponsel penerima parsel. Setelah menuliskan alamat penerima, tulis juga nama lengkap atau nama toko pengirim parsel. Catat juga alamat lengkap pengirim, baik alamat rumah maupun alamat toko. Terakhir, tuliskan nomor telepon pengirim paket. Untuk mengirimkan dokumen, tulis alamat penerima di sebelah kiri dan alamat pengirim di sebelah kanan. Jika Anda mengirim dokumen, Anda dapat menulis alamat parsel langsung di amplop. Tetapi jika Anda mengirim barang, Anda dapat menulisnya di kertas terlebih dahulu dan kemudian menempelkannya dengan selotip. Cara Print Alamat Paket di Marketplace Jika Anda seorang penjual atau pemilik toko online, tentunya akan kesulitan jika harus mendaftarkan alamat paket secara manual. Untungnya, kini Anda bisa langsung mencetak alamat paket jika Anda berjualan melalui marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan lain sebagainya. Caranya cukup mudah. Setelah mengkonfirmasi pesanan yang masuk, Anda hanya perlu mencari menu untuk mencetak label alamat (Print Label) atau nomor resi (Print Receipt) di setiap platform marketplace. Tinggal klik menunya, lalu print dan tempel di tas yang sudah kamu siapkan. Alamat tersebut akan ditulis secara otomatis sesuai dengan alamat yang dimasukkan pembeli di profilnya di marketplace, beserta barcode. Dengan cara ini Anda tidak perlu menuliskan alamat paket secara manual, dan juga dapat meminimalkan terjadinya kesalahan penulisan. Itulah cara penulisan alamat paket yang benar sesuai standar ekspedisi di Indonesia. Anda dapat menggunakan panduan di atas untuk mengirim paket melalui JNE, J&T, SiCepat, Kantor Pos, Anteraja dan lainnya. Intinya, Anda harus menulis alamat secara lengkap dan benar, serta mencantumkan kontak yang dapat dihubungi baik untuk penerima maupun pengirim. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi kurir untuk mengantarkan paket sehingga lebih cepat sampai di tujuan.

Cara Menulis Alamat Paket Supaya Cepat Sampai Tujuan! Read More »

Pengemasan Artinya

Pengemasan Artinya? Pengertian, Manfaat dan Fungsinya

Seseorang tidak dapat mengangkut telur dari peternakan unggas ke pengecer tanpa mengemasnya dalam baki telur karena telur dapat pecah bahkan sebelum mencapai konsumen akhir. Demikian pula, kemeja putih mungkin terkena noda jika diangkut dan dijual tanpa pengemasan, dan pengecer mungkin tidak dapat menjual produk susu yang mudah rusak setelah sehari jika tidak ada pengemasan. Kertas, kotak bergelombang, film plastik, polibag, dan tas gulung, dll yang membungkus suatu produk memiliki nilai lebih dari yang dapat dibayangkan pelanggan. Tapi apa sih pengemasan itu, kenapa penting, apa saja jenis dan fungsinya? Apa itu Pengemasan? Packaging atau Pengemasan adalah tindakan menutup atau melindungi produk dengan menggunakan wadah untuk membantu distribusi, identifikasi, penyimpanan, promosi, dan penggunaan. Pengepakan merupakan semua kegiatan merancang dan memproduksi wadah untuk suatu produk. Secara sederhana, pengemasan mengacu pada perancangan dan pengembangan bahan pembungkus atau wadah di sekitar produk yang membantu untuk: Mengidentifikasi dan membedakan produk di pasar, Mengangkut dan mendistribusikan produk, Menyimpan produk, Mempromosikan produk, Gunakan produk dengan benar. Pentingnya Kemasan Sering dianggap sebagai bagian pemasaran yang penting, packaging membentuk alat distribusi, penyimpanan, dan penjualan inti yang dapat menjadi bagian dari produk itu sendiri atau wadah eksternal yang terbuat dari berbagai bahan. Pengemasan merupakan elemen penting baik bagi penjual maupun pelanggan. Sedangkan penjual menggunakannya sebagai alat untuk mendistribusikan, menyimpan, dan mempromosikan; pelanggan menggunakannya sebagai alat identifikasi dan penggunaan yang penting. Pentingnya Packaging Bagi Penjual Distribusi: Packaging yang baik memungkinkan penjual untuk mengangkut produk dari unit manufaktur ke titik penjualan akhir dan kemudian ke pelanggan. Penjual menggunakan Packaging yang berbeda untuk hal yang sama Packaging transportasi untuk mengangkut produk dan Packaging konsumen untuk membantu konsumen dalam mengkonsumsi produk. Penyimpanan: Pergudangan memiliki risiko pembusukan, tumpahan, dan kesalahan penanganan produk sendiri. Packaging yang tepat membantu penjual menyimpan dan memilah produk dengan lebih baik. Promosi: Packaging membentuk elemen pemasaran vital yang digunakan merek untuk membedakan produk dengan menggunakan paket yang menarik, penuh warna, dan menarik secara visual dan menginformasikan pembeli tentang kinerja, fitur, dan manfaat produk. Keamanan: Pengemasan yang baik membantu keamanan produk sebelum mencapai konsumen akhir. Misalnya, Tetra Pak mencegah susu menjadi busuk sebelum tanggal kedaluwarsa. Pentingnya Packaging Bagi Pembeli Identifikasi: Pengemasan dan pelabelan membantu pelanggan mengidentifikasi produk dan membedakannya dari produk lain di pasar. Penggunaan: Seringkali, Packaging, seperti pasta gigi, yang merupakan bagian dari produk membantu dalam penggunaan dan konsumsinya. Keamanan: Ini juga melindungi konsumen dari bahaya yang menyertai produk. Misalnya, botol asam melindungi pengguna dari luka bakar asam. Fungsi Pengemasan Pengemasan memainkan peran penting sejak produk dikembangkan hingga produk dikonsumsi sepenuhnya. Fungsi Packaging tersebut antara lain: Berisi produk: Sebagian besar produk perlu disimpan baik selama transportasi, penyimpanan, atau konsumsi. Pengemasan memastikan produk terkandung saat dan saat dibutuhkan. Melindungi produk: Packaging melindungi produk dan kualitas, fitur, kegunaan, dll. dari kerusakan atau kontaminasi selama transportasi, penyimpanan, dan konsumsi. Membantu penanganan dan penggunaan produk: Packaging yang tepat membantu penanganan produk dan memudahkan pengangkutan, pengiriman, dan bahkan penggunaan produk. Membedakan produk dan membuatnya menonjol: Packaging memudahkan pelanggan untuk mengidentifikasi dan membedakannya dari produk lain. Selain itu, paket yang menarik memiliki properti untuk menonjol dan menarik pelanggan ke arah itu. Merupakan bagian dari strategi pemasaran produk: Paket yang menarik dan/atau informatif membuat produk menonjol dan memiliki daya tarik promosi. Pengemasan juga bertindak sebagai titik kontak terakhir yang membantu dalam promosi dan penjualan produk. Memberikan kenyamanan pelanggan: Packaging juga merupakan alat kenyamanan yang membuat pelanggan nyaman untuk membawa, mengangkut, dan menggunakan produk. Bertindak sebagai media komunikasi: Pengemasan bersama dengan pelabelan membantu mengkomunikasikan identitas merek, pesan merek, dan informasi produk dan perusahaan kepada pelanggan. Menambah nilai estetika: Packaging dapat membuat produk yang sederhana terlihat menarik atau produk yang unik terlihat biasa saja. Ini adalah titik sentuh estetika penting yang dapat membuat atau menghancurkan penjualan. Demikian informasi mengenai apa itu pengemasan beserta artinya.

Pengemasan Artinya? Pengertian, Manfaat dan Fungsinya Read More »

Scroll to Top