Oaktree Blog

Customs Clearance : Definisi dan Tahapannya

Customs Clearance adalah

Bagi Anda yang bergelut atau bekerja di bidang industri logistik, tentunya istilah “customs clearance” sudah tidak asing lagi. Anda akan sering melihat kata ini hampir setiap saat. Lalu apa sebenarnya custom clearance itu?

Biasanya, custom clearance terkait erat dengan proses ekspor dan impor. Nah, agar Anda bisa mengetahui apa itu custom clearance ekspor dan impor, Anda bisa menyimak penjelasan custom clearance berikut ini!

Definisi customs clearance

Customs clearance adalah proses administrasi yang harus Anda urus untuk mengirim atau mengangkut barang ke luar negeri. Hal-hal tersebut berupa dokumen kepabeanan seperti dokumen perpajakan,izin pabean dan dokumen lainnya.

Baca juga  Criss Cross Artinya Dalam Pengiriman Logistik

Proses izin pabean merupakan proses yang harus Anda selesaikan sebelum mengekspor atau mengimpor. Jika tidak, maka barang yang Anda ekspor atau impor akan dianggap sebagai barang ilegal dan Anda dapat didenda karena melanggar hukum.

Tahapan customs clearance

Lantas, tahapan kepabeanan apa saja yang perlu Anda lalui? Pada prinsipnya, tidak mudah mengurus dokumen ekspor dan impor. namun, Anda dapat mengikuti 3 langkah ini untuk menyelesaikannya!

1. Pengurusan izin kepabeanan dan perizinan produk

Langkah pertama yang harus Anda lakukan untuk mengurus izin pabean adalah melalui customs clearance. Tanpa ini, Anda tidak akan memiliki izin hukum untuk mengimpor item tersebut. oleh karena itu Anda tidak boleh melewatkan proses ini.

Jika sudah terdaftar secara legal, Anda akan menerima NIK atau nomor identifikasi pabean di forum yang sesuai. Kemudian jangan lupa untuk mengurus perijinan barang yang akan anda impor.

Baca juga  Customs Declaration Online Indonesia, Begini Cara Mengisinya!

2. Kirim data ke customs clearance

Jika Anda sudah mendaftar dan dokumen terkait perizinan produk Anda sudah ada, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengirimkan data tersebut ke izin pabean. kemudian tunggu proses verifikasi data selesai.

Proses verifikasi meliputi pemeriksaan barang, dan pengambilan contoh untuk pengujian laboratorium, dan sejenisnya, jika diperlukan. Biasanya, proses pengecekan dokumen dan hal lainnya memakan waktu hingga 30 hari.

jika tidak ada data, izin pabean akan meminta Anda untuk mengisinya, mengeluarkan laporan kesalahan. Isi dokumen segera setelah menerima tanda terima agar proses ekspor-impor berjalan lancar.

Baca juga  B2B dan B2C adalah: Perbedaan dan Kesamaan dalam Bisnis

3. Tunggu audit dan pemeriksaan ulang pabean

Ketika proses verifikasi selesai, izin pabean akan mengirimkan informasi rinci tentang biaya customs clearance. Pelabuhan izin pabean adalah pelabuhan tempat Anda harus membayar pajak dan custom clearance.

Porto merupakan hasil audit kepabeanan dan pemeriksaan ulang oleh izin pabean. Faktur akan diterbitkan kemudian dan harus dilengkapi. Jika Anda telah membayar pelabuhan, barang siap dikirim.

Kesimpulan

Jadi, customs clearance adalah rangkaian proses administrasi yang harus Anda selesaikan agar proses ekspor-impor berjalan lancar. Tanpa izin pabean, barang yang Anda ekspor atau impor akan menjadi ilegal. Oleh karena itu, ini sangat penting.

Kegagalan customs clearance adalah ketika proses izin pabean untuk produk atau barang Anda tidak berhasil atau gagal. Ini dapat terjadi karena beberapa alasan, dan jika demikian, Anda harus melalui proses custom clearance lagi.

Sebab, seperti yang Anda ketahui, undang-undang kepabeanan berarti kewajiban. Dengan demikian, Anda harus melalui proses customs clearance hingga berhasil.

Bagikan artikel ini ke

Berjalan sendiri itu cukup melelahkan
Mulai bersama Oaktree!

Dapatkan potongan harga menarik dari kami!
Sales: 081268881603

Scroll to Top