Oaktree Blog

Transhipment Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Contoh

Transhipment Adalah

Transhipment adalah, dalam konteks logistik, mengacu pada proses pengalihan barang atau kargo dari satu kapal atau pesawat ke kendaraan lainnya tanpa melibatkan pengiriman langsung ke tujuan akhir. Biasanya, transhipment terjadi di pelabuhan atau bandara yang berfungsi sebagai pusat distribusi untuk menghubungkan rute pengiriman yang berbeda.

Baca Juga : Customs Excise: Pemahaman tentang Pajak Bea dan Cukai

Pengertian Transhipment Adalah

Transhipment adalah salah satu strategi penting dalam industri logistik modern. Dalam proses ini, barang atau kargo yang tiba di pelabuhan atau bandara ditransfer ke sarana transportasi lainnya, seperti kapal atau truk, untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir. Hal ini biasanya dilakukan jika tidak ada rute langsung atau jika rute langsung tidak praktis atau efisien.

Baca juga  Freight Forwarding di Indonesia: Pentingnya Untuk Logistik

Baca Juga : Non COD Artinya? Pengertian dan Bedanya dengan COD

Manfaat Transhipment

Manfaat dari transhipment adalah memudahkan segala pengiriman tentang

1. Penyederhanaan Rute Pengiriman

Transhipment memungkinkan penyederhanaan rute pengiriman. Dengan menghubungkan jaringan transportasi yang berbeda, transhipment dapat mengoptimalkan perjalanan barang dari sumber ke tujuan akhir.

2. Fleksibilitas

Dalam situasi di mana rute langsung tidak tersedia atau membutuhkan waktu yang lama, transhipment memberikan fleksibilitas dalam memilih alternatif rute. Hal ini memungkinkan pengiriman barang yang lebih cepat dan efisien.

Baca juga  RO Singkatan dari Release Order, Dokumen Dalam Pengiriman

3. Pemisahan Beban

Dengan menggunakan transhipment, beban pengiriman dapat dipisahkan menjadi beberapa tahap yang lebih kecil. Ini membantu mengurangi risiko kerugian atau kerusakan yang terjadi selama perjalanan. Jika terjadi masalah pada salah satu tahap transhipment, hanya bagian kecil dari kargo yang terkena dampak, bukan seluruh pengiriman.

4. Ekonomi Skala

Transhipment memungkinkan konsolidasi kargo dari beberapa pemasok atau pengirim yang berbeda ke satu sarana transportasi. Dengan menggabungkan beban, perusahaan logistik dapat mencapai ekonomi skala dan mengurangi biaya pengiriman secara keseluruhan.

Contoh Transhipment

Contoh penerapan transhipment dapat ditemukan di berbagai industri, terutama dalam industri maritim dan penerbangan. Salah satu contohnya adalah Pelabuhan Singapura, yang merupakan salah satu pusat transhipment terbesar di dunia. Banyak kapal dari berbagai negara berlabuh di Singapura untuk mentransfer kargo ke kapal lain atau sarana transportasi lainnya, yang kemudian melanjutkan perjalanan ke destinasi akhir.

Baca juga  Kesalahan Kode Pengiriman TLC, Ini Maksudnya!

Selain itu, bandara internasional seperti Bandara Dubai di Uni Emirat Arab juga melakukan transhipment dengan tujuan untuk menghubungkan penerbangan jarak jauh ke destinasi akhir di berbagai benua.

Kesimpulan

Transhipment merupakan proses penting dalam industri logistik yang memfasilitasi pergerakan barang dari satu moda transportasi ke moda transportasi lainnya tanpa melibatkan pengiriman langsung ke tujuan akhir. Dalam konteks globalisasi dan kompleksitas rantai pasok modern, transhipment memainkan peran penting dalam

menyederhanakan rute pengiriman, meningkatkan fleksibilitas, dan mengoptimalkan efisiensi logistik secara keseluruhan.

Bagikan artikel ini ke

Berjalan sendiri itu cukup melelahkan
Mulai bersama Oaktree!

Dapatkan potongan harga menarik dari kami!
Sales: 081268881603

Scroll to Top