Daftar Isi

Bagikan:

Jenis Ekspedisi dan Contohnya: Darat, Laut, Udara, Multimoda

Jenis Ekspedisi dan Contohnya: Darat, Laut, Udara, Multimoda

Jawaban Singkat

Jenis ekspedisi adalah pengelompokan pengiriman berdasarkan moda transportasi yang digunakan: darat, laut, udara, atau gabungan beberapa moda dalam layanan multimoda. Pilihan yang tepat bergantung pada rute, akses lokasi, karakter barang, tenggat, serta kebutuhan koordinasi dan penanganan selama perjalanan.

Blog.oaktree.id – Jenis ekspedisi adalah pengelompokan layanan pengiriman berdasarkan moda transportasi yang membawa barang. Moda yang umum dibahas ialah darat, laut, udara, dan multimoda, yaitu gabungan dua atau lebih moda. Pilihan yang tepat bergantung pada rute, karakter barang, tenggat, akses lokasi, dan kebutuhan koordinasi dari titik asal hingga tujuan.

Apa yang dimaksud dengan jenis ekspedisi?

Jenis ekspedisi mengacu pada cara barang diangkut dalam suatu perjalanan, bukan hanya pada nama layanan yang ditawarkan penyedia. Dalam artikel ini, pembahasannya berfokus pada ekspedisi darat, laut, udara, dan multimoda agar Anda dapat membandingkan kapan masing-masing sesuai digunakan.

Jenis ekspedisi dibedakan berdasarkan moda transportasi

Moda transportasi adalah sarana utama yang digunakan untuk memindahkan barang. Pada ekspedisi darat, barang dibawa melalui jaringan jalan; pada ekspedisi laut, perjalanan menggunakan kapal; dan pada ekspedisi udara, barang dibawa menggunakan pesawat. Multimoda menggabungkan beberapa moda dalam satu rangkaian pengiriman.

Pengelompokan ini membantu perusahaan melihat kebutuhan rute dan perpindahan barang secara lebih terarah. Sebuah pengiriman dapat dimulai dengan truk, dilanjutkan kapal, lalu kembali menggunakan truk, sehingga tidak cukup menilai moda hanya dari satu bagian perjalanan.

Moda transportasi berbeda dari jenis layanan pengiriman

Moda menjelaskan bagaimana barang bergerak, sedangkan layanan menjelaskan pekerjaan yang dilakukan penyedia untuk mendukung pengiriman. Penjemputan, konsolidasi barang, penyimpanan sementara, pemantauan, dan pengurusan dokumen merupakan contoh cakupan layanan yang dapat menyertai pengiriman, tetapi bukan moda transportasi itu sendiri.

Karena istilah layanan bisa berbeda antarp penyedia, pastikan Anda menanyakan apa saja yang termasuk dalam penawaran. Klarifikasi ini mencegah asumsi bahwa semua kebutuhan, dari pengambilan barang sampai penanganan dokumen, otomatis tercakup hanya karena sebuah moda sudah dipilih.

Apa saja jenis ekspedisi berdasarkan moda transportasi?

Jenis ekspedisi berdasarkan moda transportasi terdiri atas darat, laut, udara, dan multimoda. Perbedaannya terletak pada jalur yang digunakan, akses ke lokasi, karakter perjalanan, dan cara perpindahan barang di sepanjang rute.

Ekspedisi darat

Ekspedisi darat adalah pengiriman barang melalui jalur darat, umumnya menggunakan kendaraan seperti truk. Barang dapat diangkut langsung atau melalui titik transit, bergantung pada rute dan pengaturan layanan. Untuk kebutuhan bisnis, istilah Trucking sering digunakan untuk aktivitas pengangkutan barang dengan kendaraan darat.

Moda darat dapat sesuai untuk distribusi antarkota atau pengiriman yang lokasi asal dan tujuannya terhubung oleh akses jalan. Keunggulan operasionalnya adalah fleksibilitas menjangkau titik muat dan bongkar yang dapat diakses kendaraan. Namun, pilihan rute dan kelancaran perjalanan bergantung pada akses jalan, kondisi operasional, serta kesesuaian kendaraan dengan barang.

Ekspedisi laut

Ekspedisi laut adalah pengiriman barang menggunakan kapal, biasanya sebagai bagian perjalanan yang menghubungkan pelabuhan. Moda ini dapat dipertimbangkan untuk perpindahan antarpulau ketika rute dan fasilitas pelabuhan mendukung. Dalam istilah operasional freight forwarding, layanan angkutan laut juga dikenal sebagai Ocean Freight.

Pengiriman laut memerlukan koordinasi antara pergerakan menuju pelabuhan, proses serah terima, dan pengangkutan dari pelabuhan tujuan. Karena itu, perjalanan laut tidak selalu berdiri sendiri; pengangkutan darat dapat diperlukan sebelum atau sesudahnya. Jadwal, akses, jenis barang, dan kebutuhan penanganan perlu diperiksa sebelum layanan ditetapkan.

Ekspedisi udara

Ekspedisi udara adalah pengiriman barang menggunakan pesawat. Moda ini dapat dipertimbangkan ketika tenggat menjadi pertimbangan utama atau barang perlu dikirim melalui jaringan penerbangan yang sesuai. Dalam konteks freight forwarding, istilah Air Freight merujuk pada layanan pengangkutan barang melalui udara.

Baca juga  Trial Software Freight Forwarding: Cara Menguji Sistem Sebelum Berlangganan

Kecepatan bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih udara. Anda juga perlu memastikan karakter barang, persyaratan penerimaan, kesiapan dokumen, serta akses dari dan menuju fasilitas keberangkatan dan kedatangan. Moda ini mungkin kurang sesuai jika kebutuhan kapasitas, dimensi, atau biaya total tidak sejalan dengan layanan yang tersedia.

Ekspedisi multimoda

Ekspedisi multimoda adalah pengiriman yang menggunakan dua atau lebih moda transportasi dalam satu rangkaian perjalanan. Contohnya, barang diambil dengan truk, dibawa menggunakan kapal untuk melewati jalur laut, kemudian diangkut lagi dengan truk menuju penerima.

Kapal kargo di pelabuhan sebagai ilustrasi ekspedisi laut
Foto: Vitalii Onyshchuk / Unsplash

Multimoda dapat membantu menghubungkan lokasi yang tidak terjangkau secara praktis oleh satu moda saja. Sebaliknya, perpindahan moda menambah titik koordinasi: pihak yang menangani serah terima, jadwal tiap tahap, dokumen pendukung, dan pembaruan status perlu dikelola dengan jelas.

Moda Karakter penggunaan Hal yang perlu diperiksa
Darat Pengangkutan melalui jaringan jalan Akses lokasi, kendaraan, dan kondisi rute
Laut Perjalanan barang melalui kapal dan pelabuhan Kesesuaian rute, koordinasi pelabuhan, dan angkutan lanjutan
Udara Pengangkutan barang melalui pesawat Tenggat, persyaratan barang, dokumen, dan akses fasilitas
Multimoda Gabungan dua atau lebih moda dalam satu rangkaian Serah terima, jadwal, dokumen, dan pemantauan antartahap

Apa contoh ekspedisi untuk kebutuhan pengiriman yang berbeda?

Contoh ekspedisi yang sesuai ditentukan oleh asal-tujuan, jenis barang, tenggat, akses lokasi, dan kebutuhan penanganan. Skenario berikut bersifat ilustratif; keputusan sebenarnya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi rute dan layanan yang tersedia.

Contoh ekspedisi darat untuk distribusi antarkota

Sebuah perusahaan perlu mengirim barang dagangan dari gudang ke toko di kota lain yang dapat dijangkau melalui jalan. Perusahaan dapat mengatur pengambilan dari gudang dan pengantaran ke lokasi penerima dengan ekspedisi darat, lalu memastikan kendaraan dan jadwal sesuai dengan kebutuhan bongkar muat.

Jika distribusi melibatkan beberapa titik, data tujuan dan status masing-masing pengiriman perlu dicatat dengan konsisten. Dengan begitu, tim operasional dapat menelusuri barang yang sudah berangkat, masih dalam perjalanan, atau sudah diterima tanpa bergantung pada ingatan atau percakapan yang terpisah.

Contoh ekspedisi laut untuk perpindahan antarpulau

Produsen di satu pulau perlu memasok barang kepada distributor di pulau lain. Pengiriman dapat menggunakan moda laut pada bagian lintasan antarpulau, dengan pengangkutan darat untuk membawa barang ke titik keberangkatan dan mengantarkannya dari titik kedatangan.

Dalam skenario tersebut, koordinasi tidak berhenti saat barang tiba di pelabuhan. Pastikan pihak yang bertanggung jawab atas setiap serah terima sudah jelas, serta informasi dokumen dan status pengiriman dapat diteruskan kepada tim yang menangani tahap berikutnya.

Contoh ekspedisi udara untuk kiriman yang sensitif terhadap waktu

Perusahaan perlu mengirim komponen yang dibutuhkan segera oleh fasilitas penerima. Jika rute dan karakter komponen memungkinkan, ekspedisi udara dapat dipertimbangkan karena kebutuhan utamanya adalah memenuhi tenggat. Pengiriman tetap perlu disiapkan dengan dokumen dan penanganan yang sesuai, serta pengantaran menuju dan dari fasilitas penerbangan.

Contoh ini tidak berarti udara selalu menjadi pilihan terbaik untuk barang mendesak. Perusahaan perlu mengecek kesiapan layanan, kesesuaian barang, akses lokasi, dan biaya total sebelum memutuskan, termasuk kemungkinan memakai moda lain untuk tahap awal atau akhir perjalanan.

Contoh ekspedisi multimoda dari titik asal hingga tujuan

Barang dari gudang yang tidak berada dekat pelabuhan dapat diangkut dengan truk menuju pelabuhan, dilanjutkan dengan kapal, lalu diteruskan menggunakan truk ke gudang penerima. Rangkaian tersebut memanfaatkan moda darat dan laut untuk menghubungkan beberapa bagian rute.

Baca juga  Cara Mengelola Pengiriman Internasional dengan Software

Agar pengiriman berjalan terkoordinasi, perusahaan perlu memetakan titik perpindahan, penanggung jawab, dokumen, serta status pada setiap tahap. Perencanaan seperti ini penting karena informasi yang terlambat diperbarui di satu titik dapat menyulitkan tim yang mengatur tahapan berikutnya.

Apa perbedaan jasa ekspedisi dan ekspedisi cargo?

Jasa ekspedisi adalah layanan untuk mengatur atau melaksanakan pengiriman barang, sedangkan ekspedisi cargo umumnya merujuk pada layanan untuk barang dalam jumlah atau dimensi lebih besar. Penggunaan istilah dan batas layanan dapat berbeda antara satu penyedia dan penyedia lain.

Cakupan layanan jasa ekspedisi

Cakupan jasa ekspedisi dapat meliputi pengambilan, pengangkutan, pemantauan, penyerahan barang, atau pekerjaan pendukung lain sesuai kesepakatan. Tidak semua penyedia menawarkan cakupan yang sama, sehingga penting untuk meminta penjelasan mengenai tahapan yang ditangani, pihak yang bertanggung jawab, dan kebutuhan yang perlu disiapkan oleh pengirim.

Dalam pengiriman bisnis, freight forwarding dapat melibatkan koordinasi moda dan proses operasional yang lebih luas. EMKL, EMKU, dan PPJK dapat menjalankan peran yang berbeda sesuai layanan serta lingkup pekerjaan yang disepakati. Pengurusan seperti custom clearance juga merupakan bagian proses tersendiri, bukan nama moda transportasi.

Kapan pengiriman biasanya disebut ekspedisi cargo?

Istilah ekspedisi cargo biasanya dipakai saat pembahasan berfokus pada kiriman barang dalam jumlah atau dimensi lebih besar daripada kiriman reguler. Namun, istilah tersebut bukan ukuran baku yang berlaku seragam. Tanyakan kepada penyedia bagaimana barang dinilai, pilihan moda yang tersedia, dan layanan apa yang termasuk.

Pesawat kargo sebagai ilustrasi ekspedisi udara
Foto: Jonathan Cooper / Unsplash

Untuk menentukan layanan, jelaskan jenis barang, dimensi, berat, kemasan, titik asal dan tujuan, serta tenggat. Informasi yang lengkap membantu penyedia menilai kebutuhan kendaraan atau penanganan tanpa Anda perlu berasumsi bahwa label “cargo” selalu berarti moda tertentu.

Bagaimana memilih jenis ekspedisi yang tepat?

Pilih jenis ekspedisi dengan mencocokkan rute, karakter barang, urgensi, biaya total, dan kebutuhan koordinasi. Tidak ada satu moda yang paling sesuai untuk semua pengiriman, sehingga keputusan sebaiknya dibuat berdasarkan kondisi barang dan seluruh rangkaian perjalanan.

Pertimbangkan rute dan akses lokasi

Mulailah dengan memetakan titik asal, tujuan, akses jalan, fasilitas yang dapat digunakan, dan kebutuhan perpindahan di tengah rute. Jika lokasi tidak terjangkau langsung oleh moda utama, pertimbangkan apakah perlu pengangkutan lanjutan atau penggabungan moda.

Untuk pengiriman antarpulau, misalnya, moda laut dapat menjadi bagian lintasan sementara truk menangani perjalanan menuju atau dari pelabuhan. Untuk lokasi yang mudah dijangkau melalui jalan, perjalanan darat dapat lebih sederhana secara koordinasi. Penilaian ini harus mengikuti rute aktual, bukan sekadar kebiasaan memilih moda.

Sesuaikan dengan karakter, ukuran, dan penanganan barang

Pastikan informasi barang lengkap sebelum meminta pilihan layanan. Jenis barang, kemasan, dimensi, berat, kebutuhan penanganan, dan dokumen yang relevan dapat memengaruhi moda serta pengaturan perjalanan.

Barang besar tidak otomatis harus dikirim melalui laut, begitu pula barang mendesak tidak otomatis cocok dikirim melalui udara. Kesesuaian bergantung pada rute, kemampuan layanan, dan cara barang dipindahkan atau ditangani di setiap tahap.

Bandingkan urgensi, biaya total, serta koordinasi pengiriman

Bandingkan keseluruhan biaya dan kebutuhan operasional, bukan hanya biaya satu bagian perjalanan. Pertimbangkan pula tenggat, potensi perpindahan barang, penanganan dokumen, dan kejelasan pihak yang bertanggung jawab apabila rute memakai beberapa moda.

Dalam bisnis freight forwarding, pengelolaan Jobfile membantu menghubungkan informasi pekerjaan, dokumen, biaya, dan progres pengiriman. Frasa software freight forwarding, software logistik, sistem manajemen freight forwarding, software logistik ekspor impor, dan aplikasi freight forwarder indonesia kerap digunakan saat membahas dukungan digital untuk koordinasi tersebut. Untuk kebutuhan EMKL, EMKU, atau PPJK, pencatatan terpusat juga dapat membantu tim mengikuti status pekerjaan dan proses seperti custom clearance.

Baca juga  Cargo Kereta Api: Cara Kerja, Kelebihan, dan Waktu Tepat

Oaktree, yang dikembangkan oleh PT Rimba Ananta Vikasa Indonesia, adalah platform cloud untuk operasional, keuangan, CRM, pelaporan, dan integrasi CEISA. Platform ini memiliki 30+ modul terintegrasi, termasuk modul operasional dan keuangan yang dapat membantu tim mengelola informasi pekerjaan dalam satu sistem. Kebutuhan pengelolaan berbeda-beda, sehingga perusahaan dapat menilai alur kerja internal dan meminta demo sebelum menentukan kesesuaian.

  1. Petakan rute. Catat asal, tujuan, akses lokasi, serta titik perpindahan yang mungkin diperlukan.
  2. Periksa barang. Siapkan keterangan jenis, dimensi, berat, kemasan, dan penanganan yang dibutuhkan.
  3. Tentukan prioritas. Nyatakan tenggat dan bandingkan biaya total serta konsekuensi operasional tiap pilihan.
  4. Konfirmasi tanggung jawab. Pastikan cakupan layanan, dokumen, serah terima, dan cara memantau progres sudah dipahami semua pihak.

Ekspedisi atau expedisi, mana penulisan yang benar?

Penulisan baku dalam bahasa Indonesia adalah ekspedisi, sedangkan expedisi merupakan ejaan tidak baku. Gunakan kata “ekspedisi” dalam tulisan formal, dokumen, dan komunikasi bisnis berbahasa Indonesia.

Gunakan kata ekspedisi dalam bahasa Indonesia

Jika Anda menemukan pencarian dengan ejaan “expedisi”, maksudnya biasanya tetap merujuk pada ekspedisi atau layanan pengiriman. Untuk keperluan penulisan yang rapi dan mudah dipahami, pilih bentuk baku “ekspedisi” dan gunakan istilah moda secara spesifik, seperti ekspedisi darat, laut, udara, atau multimoda.

Pada akhirnya, pemilihan jenis ekspedisi perlu melihat keseluruhan perjalanan, bukan hanya moda yang tampak paling cepat atau paling mudah. Dengan membandingkan rute, barang, tenggat, biaya total, dan koordinasi, Anda dapat menyusun pengiriman yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional.

Informasi lengkapnya bisa dilihat di halaman oaktree.id.

Poin Penting

  • Jenis ekspedisi dibedakan berdasarkan moda utama yang membawa barang, bukan semata-mata berdasarkan layanan penjemputan atau pengurusan dokumen.
  • Ekspedisi darat, laut, dan udara memiliki karakter berbeda dalam jangkauan rute, akses, kapasitas, dan kecocokan terhadap tenggat.
  • Ekspedisi multimoda menggabungkan dua atau lebih moda dalam satu rangkaian perjalanan sehingga serah terima antartahap perlu dikoordinasikan.
  • Pemilihan moda yang sesuai perlu mempertimbangkan asal-tujuan, karakter barang, urgensi, biaya total, dan kesiapan operasional.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Moda apa yang sebaiknya dipertimbangkan untuk barang besar?

Barang besar biasanya perlu dinilai dari dimensi, berat, akses lokasi, dan fasilitas bongkar muat sebelum moda dipilih. Darat atau laut dapat dipertimbangkan sesuai rute, sementara penggabungan moda juga mungkin diperlukan.

Bagaimana menentukan moda untuk kiriman yang mendesak?

Mulailah dengan memastikan tenggat, rute yang tersedia, dan kesiapan barang untuk diproses. Moda udara dapat dipertimbangkan ketika kecepatan menjadi prioritas, tetapi kelayakannya tetap perlu dibandingkan dengan akses dan biaya total.

Apa yang perlu dikoordinasikan saat barang berpindah moda?

Koordinasikan jadwal, dokumen, penanggung jawab, titik serah terima, dan informasi status barang. Catatan yang konsisten membantu mengurangi risiko keterlambatan atau perbedaan informasi antartahap.

Apakah satu pengiriman bisa memakai truk dan kapal?

Bisa, jika rangkaian pengiriman menggabungkan perjalanan darat dan laut. Pengaturan seperti ini termasuk multimoda dan membutuhkan koordinasi perpindahan barang pada titik transisi.

Apakah ekspedisi cargo selalu berarti barang dikirim dengan kapal?

Tidak. Ekspedisi cargo umumnya merujuk pada layanan untuk kiriman yang lebih besar atau berdimensi lebih besar, sedangkan moda yang dipakai dapat bergantung pada rute dan layanan penyedia.

Kelola operasional logistik dalam satu platform

Jobfile, keuangan, CRM, reporting, dan integrasi CEISA untuk EMKL, EMKU, PPJK, dan distribusi. Coba demo Oaktree gratis.

Minta Demo via WhatsApp Lihat Fitur Oaktree

Bagikan:

Demo gratis Oaktree

Butuh software untuk bisnis freight forwarding?

Lihat langsung bagaimana Oaktree membantu operasional jobfile, cost, dan tracking shipment Anda.

  • Manajemen jobfile dan tracking shipment
  • Cost-to-cost dan integrasi Accurate
  • Multi-branch dan tanda tangan digital surat jalan
Jadwalkan Demo Gratis Gratis, tanpa komitmen
Software-Freight-Forwarding
Picture of Oaktree
Oaktree

Membahas seputar Freight Forwarding, EMKL, EMKU, PPJK, Logistik & Distribusi

Semua Postingan
Gratis

Demo Oaktree Gratis

Kelola jobfile, cost, dan tracking shipment dalam satu software.

Minta Demo Oaktree Freight Forwarding Software
Berjalan sendiri itu cukup melelahkan
Mulai bersama Oaktree!

Dapatkan potongan harga menarik dari kami!
Sales: 081268881603

Scroll to Top