Oaktree Blog

Logistik

Menuju Supply Chain Berkelanjutan: Keseimbangan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan bersama Oaktree.id

Oaktree.id – Di era yang semakin sadar akan dampak aktivitas bisnis, konsep keberlanjutan dalam supply chain bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Buku yang dibahas dalam ringkasan ini menyoroti pentingnya menyeimbangkan tiga pilar utama keberlanjutan: ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Tujuannya jelas, menciptakan nilai tambah yang optimal di seluruh jaringan supply chain. Keberlanjutan dalam supply chain mencakup berbagai strategi. Mulai dari desain produk yang ramah lingkungan, proses pengolahan bahan mentah dan barang jadi yang meminimalkan jejak karbon, hingga membangun ketahanan jaringan terhadap berbagai disrupsi yang tak terduga. Tak ketinggalan, aspek kepedulian terhadap elemen sosial juga menjadi krusial. Sebagai penyedia solusi freight forwarding software, Oaktree.id memahami betul bagaimana teknologi dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan supply chain yang lebih berkelanjutan. Dengan sistem yang efisien, transparansi yang meningkat, serta kemampuan untuk memantau dan mengoptimalkan setiap tahapan logistik, Oaktree.id membantu perusahaan tidak hanya mencapai tujuan bisnis, tetapi juga berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat. Menerapkan prinsip sustainable supply chain berarti melihat jauh ke depan. Ini adalah investasi jangka panjang yang tidak hanya mengurangi risiko, tetapi juga membuka peluang baru untuk inovasi dan membangun reputasi yang kuat di mata pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Mari bersama-sama membangun rantai pasok yang lebih baik, lebih hijau, dan lebih bertanggung jawab.

Menuju Supply Chain Berkelanjutan: Keseimbangan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan bersama Oaktree.id Read More »

Panduan Lengkap: Freight Forwarding dalam Ekspor Melalui Laut (Studi Buku)

Oaktree.id – Memahami seluk-beluk proses ekspor melalui transportasi laut bisa jadi tantangan tersendiri. Terlebih lagi, peran vital seorang freight forwarder seringkali menjadi kunci sukses kelancaran pengiriman barang hingga ke tujuan. Baru-baru ini, sebuah buku berjudul “Freight Forwarding dalam Proses Ekspor melalui Transportasi Laut” hadir memberikan panduan komprehensif bagi para pelaku bisnis. Ditulis oleh Dr. Hanggoro Susanto, Septika Rizqiyani, dan Daeng Tajul Khalwaty, karya ini mengupas tuntas setiap tahapan dalam proses ekspor. Buku ini tidak hanya membahas aspek teoritis, tetapi juga mendalami detail praktis yang dihadapi dalam dunia logistik. Mulai dari persiapan dokumen ekspor yang krusial, pemilihan moda transportasi laut yang tepat, hingga proses rumit pengurusan kepabeanan, semuanya dibahas secara mendalam. Bagi para pebisnis yang ingin melebarkan sayap ke pasar internasional melalui jalur laut, buku ini menjadi referensi berharga. Di Oaktree.id, kami memahami betapa pentingnya efisiensi dan ketepatan dalam setiap proses logistik, termasuk ekspor. Dengan pengelolaan yang tepat dan pemahaman mendalam terhadap setiap tahapan, termasuk yang diuraikan dalam buku ini, bisnis dapat meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang. Buku ini memberikan gambaran bagaimana seorang freight forwarder beroperasi, yang sejalan dengan tujuan kami untuk mempermudah manajemen logistik melalui solusi teknologi yang kami tawarkan.

Panduan Lengkap: Freight Forwarding dalam Ekspor Melalui Laut (Studi Buku) Read More »

Panduan Lengkap Inventory Log: Kunci Sukses Manajemen Persediaan Bisnis Anda

Oaktree.id – Mengelola stok barang mungkin terdengar seperti tugas yang sederhana. Namun, di balik setiap pergerakan barang, tersimpan data krusial yang sangat menentukan kelancaran operasional bisnis. Tanpa pencatatan yang rapi dan terstruktur, aktivitas keluar-masuk barang bisa dengan mudah berubah menjadi sumber kekacauan dan kebingungan. Banyak bisnis masih terjebak dalam metode inventaris tradisional, mengandalkan catatan terpisah atau input manual yang seringkali tidak konsisten. Implikasinya? Selisih stok sulit dilacak, laporan persediaan menjadi tertunda, dan pengambilan keputusan strategis menjadi kurang akurat. Hal ini tentu dapat menghambat pertumbuhan dan efisiensi bisnis. Oleh karena itu, penting untuk memahami peran fundamental dari inventory log dalam manajemen persediaan. Inventory log bukan sekadar catatan biasa; ini adalah jantung dari visibilitas stok. Dengan sistem inventory log yang tepat, kita bisa memantau setiap barang secara detail, mulai dari kedatangan, penempatan, hingga pengiriman. Ini meminimalkan risiko kehilangan, kerusakan, atau keusangan stok. Di Oaktree.id, kami memahami betapa vitalnya pengelolaan inventaris yang akurat bagi kelancaran bisnis logistik. Sistem kami dirancang untuk menyederhanakan proses ini, memberikan visibilitas real-time atas stok, dan mengintegrasikan data inventaris dengan seluruh alur operasional Anda. Memiliki inventory log yang solid adalah langkah pertama menuju manajemen persediaan yang efisien, pelaporan yang akurat, dan keputusan bisnis yang lebih cerdas.

Panduan Lengkap Inventory Log: Kunci Sukses Manajemen Persediaan Bisnis Anda Read More »

Update Jadwal Kapal TPK Semarang: BRIGHT COSMOS

Oaktree.id – Memantau pergerakan kapal adalah kunci efisiensi dalam dunia logistik. Khususnya di TPK Semarang, informasi terkini mengenai jadwal kapal sangat krusial untuk perencanaan pengiriman yang tepat waktu. Berdasarkan data terkini, kapal BRIGHT COSMOS dengan nomor VOY BCOS026, melakukan pelayaran ATB dengan ETA/ETD pada 10 Februari 2026 pukul 01:38 dan dijadwalkan berangkat pukul 21:00. Bagi para pelaku usaha yang berinteraksi dengan TPK Semarang, informasi ini penting untuk disesuaikan dengan jadwal kedatangan dan keberangkatan barang. Dengan sistem manajemen logistik yang terintegrasi seperti yang ditawarkan oleh Oaktree.id, Anda dapat dengan mudah melacak informasi kapal dan mengoptimalkan seluruh rantai pasok Anda.

Update Jadwal Kapal TPK Semarang: BRIGHT COSMOS Read More »

Pelayaran MV. HIGHWAY 364: Pergerakan Logistik Terbaru

Oaktree.id – Update terbaru dari dunia logistik menunjukkan pergerakan kapal MV. HIGHWAY 364. Kapal ini dijadwalkan melakukan aktivitas masuk dan keluar pada tanggal 10 Februari 2026, pukul 12:00:00, dan diperkirakan akan berangkat pada 11 Februari 2026, pukul 17:00:00. Pergerakan kapal seperti ini menjadi bagian penting dari rantai pasok global, memastikan barang sampai ke tujuan tepat waktu. Dengan Oaktree Freight Forwarding Software, kami membantu memantau dan mengelola setiap tahap logistik, mulai dari pelayaran hingga pengiriman akhir, demi kelancaran operasional bisnis Anda.

Pelayaran MV. HIGHWAY 364: Pergerakan Logistik Terbaru Read More »

Persiapan Mudik Lebaran 2026: 2.114 Kapal Siap Berlayar, Bagaimana Dampaknya Bagi Logistik Anda?

Oaktree.id – Memasuki periode krusial jelang Lebaran 2026, otoritas perhubungan laut telah melakukan uji petik terhadap 2.114 kapal. Angka ini mencakup berbagai jenis armada, mulai dari 570 kapal penumpang, 157 kapal tradisional, 471 kapal penyeberangan, 812 kapal wisata, hingga 104 kapal cepat. Informasi ini disampaikan oleh Lollan Panjaitan, Sesditjen Hubla, melalui Heri Junaedi, Kabag Humas Ditjen Perhubungan Laut, dalam acara yang diselenggarakan di kantor ASDP Banyuwangi. Pemeriksaan kesiapan kapal ini merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat yang merayakan Idul Fitri. Namun, di balik kesibukan persiapan perjalanan mudik, ada aspek penting yang seringkali terabaikan oleh para pelaku bisnis: dampaknya terhadap rantai pasok dan logistik. Peningkatan mobilitas penumpang menjelang Lebaran secara otomatis akan berpengaruh pada volume barang yang perlu didistribusikan. Keterbatasan kapasitas kapal penumpang dan penyeberangan, serta potensi penundaan akibat lonjakan aktivitas, bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pengiriman barang. Di sinilah peran penting perencanaan logistik yang matang menjadi krusial. Bagi para pebisnis yang bergantung pada pengiriman barang, memahami dinamika transportasi laut jelang hari raya seperti ini sangatlah vital. Pemanfaatan teknologi manajemen logistik, seperti yang ditawarkan oleh Oaktree.id, dapat membantu memprediksi potensi kendala, mengoptimalkan rute, dan memastikan ketersediaan armada yang tepat waktu. Dengan perencanaan yang cerdas, lonjakan mobilitas penumpang tidak harus berarti hambatan bagi kelancaran bisnis Anda.

Persiapan Mudik Lebaran 2026: 2.114 Kapal Siap Berlayar, Bagaimana Dampaknya Bagi Logistik Anda? Read More »

Aturan Angkutan Barang Lebaran: ALFI Usulkan Pembatasan 3 Hari Sebelum dan Sesudah

Oaktree.id – Menjelang momen Hari Raya Idul Fitri, para pelaku usaha logistik melalui ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) telah mengajukan usulan mengenai pengaturan operasional angkutan barang. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik dan memastikan kelancaran mobilitas masyarakat. Usulan ini secara spesifik meminta adanya pembatasan operasional angkutan barang pada periode H-3 (tiga hari sebelum Lebaran) dan H+3 (tiga hari setelah Lebaran). Langkah ini diharapkan dapat mengurangi potensi kepadatan lalu lintas yang seringkali terjadi selama periode tersebut, memberikan prioritas bagi kendaraan pribadi pemudik. Bagi bisnis logistik, terutama yang menggunakan platform seperti Oaktree, pemahaman terhadap regulasi dan kebijakan terbaru ini sangat krusial. Dengan adanya pengaturan ini, perencanaan pengiriman barang perlu disesuaikan untuk menghindari penundaan dan memastikan efisiensi operasional. Koordinasi yang baik dengan pihak terkait dan penyesuaian jadwal pengiriman menjadi kunci dalam menghadapi periode krusial ini. Oaktree.id terus memantau perkembangan kebijakan terkait logistik untuk membantu para pelaku usaha dalam menavigasi tantangan dan menjaga kelancaran rantai pasok.

Aturan Angkutan Barang Lebaran: ALFI Usulkan Pembatasan 3 Hari Sebelum dan Sesudah Read More »

Purchasing Order (PO) dan Invoice: Memahami Perbedaan Krusial dalam Pengadaan

Oaktree.id – Dalam pusaran aktivitas bisnis, terutama yang melibatkan pengadaan barang dan jasa, istilah Purchasing Order (PO) dan Invoice pasti sering terdengar. Namun, tidak sedikit pelaku usaha yang masih samar-samar memahami perbedaan fundamental sekaligus potensi strategis di balik kedua dokumen penting ini. Seringkali PO dianggap sekadar permintaan pembelian biasa. Padahal, PO memegang peranan signifikan sebagai landasan awal sebuah kesepakatan. Ia berfungsi sebagai otorisasi resmi dari pembeli kepada penjual untuk menyediakan barang atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang tertera. Lebih dari itu, PO dapat menjadi bukti kontrak yang mengikat, meminimalkan potensi kesalahpahaman, dan memastikan bahwa apa yang dipesan sesuai dengan kebutuhan operasional. Di sisi lain, Invoice datang belakangan, setelah barang atau jasa diterima. Invoice adalah tagihan resmi dari penjual kepada pembeli, merinci jumlah yang harus dibayarkan, deskripsi barang/jasa, harga satuan, total biaya, serta syarat pembayaran. Invoice memiliki dampak langsung pada pengelolaan arus kas (cash flow) perusahaan. Ketepatan waktu pembuatan dan penerimaan invoice sangat krusial untuk perencanaan finansial. Bagi Oaktree, penyedia solusi perangkat lunak logistik terintegrasi, pemahaman mendalam mengenai alur kerja dokumen seperti PO dan Invoice adalah kunci efisiensi. Integrasi yang mulus antara sistem pengadaan, manajemen inventaris, hingga proses pembayaran – yang seringkali difasilitasi oleh platform seperti OnlinePajak untuk urusan perpajakan – dapat dioptimalkan jika dasar-dasar seperti PO dan Invoice dipahami dengan benar. Mengelola dokumen-dokumen ini secara manual dapat memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Dengan solusi digital yang tepat, seperti yang ditawarkan oleh Oaktree, proses pengadaan dapat menjadi lebih transparan, akurat, dan terintegrasi, mulai dari penerbitan PO hingga pencatatan Invoice, yang pada akhirnya mendukung kelancaran rantai pasok secara keseluruhan.

Purchasing Order (PO) dan Invoice: Memahami Perbedaan Krusial dalam Pengadaan Read More »

Maksimalkan Efisiensi Armada dengan Vehicle Tracking System: Panduan untuk Bisnis Logistik

Oaktree.id – Di era digital ini, pengelolaan armada kendaraan menjadi kunci utama efisiensi operasional, terutama dalam industri logistik. Kebutuhan akan pemantauan yang rapi dan terukur mendorong semakin banyaknya pembahasan mengenai Vehicle Tracking System (VTS). Teknologi ini bukan sekadar alat canggih, melainkan solusi nyata untuk mengatasi tantangan umum yang sering dihadapi bisnis, seperti keterbatasan visibilitas pergerakan kendaraan. Tanpa visibilitas yang memadai, berbagai masalah dapat muncul. Rute yang kurang efisien, kesulitan dalam memantau waktu perjalanan secara akurat, hingga lemahnya pengawasan terhadap kendaraan operasional adalah beberapa kendala yang kerap menghambat kinerja. Di sinilah VTS hadir sebagai jawaban. Dengan VTS, pergerakan kendaraan dapat dipantau secara real-time, menggantikan proses pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan dan memakan waktu. Informasi ini krusial untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat sasaran. Bagi Oaktree.id, yang berkomitmen menyediakan solusi manajemen logistik terdepan, pemahaman mendalam tentang pentingnya VTS sejalan dengan visi kami. Integrasi VTS dengan platform manajemen freight forwarding seperti Oaktree dapat memberikan pandangan holistik terhadap seluruh rantai pasok. Mulai dari pelacakan unit yang membawa barang, estimasi waktu kedatangan yang lebih akurat, hingga pemantauan perilaku pengemudi untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi bahan bakar. Mengelola armada secara efektif tidak hanya tentang memiliki kendaraan, tetapi juga tentang bagaimana mengoptimalkan penggunaannya. VTS memungkinkan pengelolaan yang lebih proaktif, bukan reaktif. Ini berarti kita bisa mengantisipasi potensi masalah, mengoptimalkan jadwal pengiriman, dan pada akhirnya, meningkatkan kepuasan pelanggan. Dalam artikel selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam mengenai fitur-fitur kunci VTS dan bagaimana memanfaatkannya secara optimal untuk mendukung operasional freight forwarding yang lebih lancar dan efisien bersama Oaktree.id.

Maksimalkan Efisiensi Armada dengan Vehicle Tracking System: Panduan untuk Bisnis Logistik Read More »

Industri Logistik Nasional Membutuhkan Terapi: Sebuah Analisis Mendalam (Bagian 1)

Oaktree.id – Langkah besar konsolidasi 21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor logistik, termasuk anak perusahaannya, ke dalam satu holding di bawah PT Pos Indonesia (Persero) pada tahun 2026, merupakan sebuah pengakuan jujur. Industri logistik nasional saat ini tengah menghadapi tantangan serius, bahkan dapat dikatakan ‘sakit’. Lebih dari sekadar industri, masalah ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan, regulator, hingga ekosistem logistik secara keseluruhan, yang semuanya memerlukan semacam ‘terapi’. Tulisan ini, yang merupakan bagian pertama dari dua tulisan, akan mengupas lebih dalam kondisi industri logistik kita. Dalam setiap sendi operasional logistik, efisiensi dan kecepatan adalah kunci. Di sinilah peran penting software logistik seperti yang ditawarkan Oaktree.id menjadi krusial. Dengan platform yang terintegrasi dan canggih, perusahaan logistik dapat memantau pergerakan barang secara real-time, mengoptimalkan rute pengiriman, serta meminimalkan biaya operasional. Kemampuan ini bukan hanya membantu perusahaan untuk bertahan di tengah kondisi industri yang menantang, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pemulihan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Bersama-sama, kita akan mengidentifikasi akar permasalahan dan mencari solusi yang komprehensif, di mana inovasi teknologi logistik akan menjadi salah satu pilar utamanya. Mari kita simak analisis lebih lanjut dalam tulisan ini.

Industri Logistik Nasional Membutuhkan Terapi: Sebuah Analisis Mendalam (Bagian 1) Read More »

Scroll to Top