Oaktree Blog

Logistik

Revitalisasi Logistik Pangan: Mahindra & Tata Motors Kirim 105 Ribu Unit Kendaraan Niaga untuk Dukung Rantai Pasok Indonesia

Oaktree.id – Upaya penguatan infrastruktur logistik pangan di Indonesia semakin menunjukkan progres signifikan. Kolaborasi strategis antara prinsipal kendaraan niaga ternama, Mahindra dan Tata Motors, bersama dengan para pemangku kepentingan lokal, akan segera menghadirkan 105 ribu unit kendaraan niaga baru. Kemitraan ini diharapkan menjadi katalisator penting dalam memperlancar distribusi produk pangan di seluruh penjuru negeri. Dampak Kuantitatif untuk Efisiensi Rantai Pasok Pasokan 105 ribu unit kendaraan niaga ini bukanlah sekadar angka. Bagi pelaku usaha di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL, hingga EMKU, ini adalah sinyal positif untuk peningkatan kapasitas armada. Kendaraan-kendaraan baru ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional yang beragam, mulai dari pengangkutan hasil bumi segar, produk olahan, hingga kebutuhan logistik pendukung lainnya. Dengan bertambahnya jumlah unit, potensi efisiensi dalam waktu tempuh, biaya operasional, dan tentunya keandalan pengiriman menjadi lebih besar. Ilustrasi Logistik – Foto: Mark Stebnicki (Pexels) Menjawab Tantangan Logistik Pangan Nasional Ketersediaan kendaraan niaga yang memadai merupakan salah satu fondasi utama dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan. Sobat Oaktree, tantangan dalam menjangkau daerah terpencil, menjaga kualitas produk selama perjalanan, dan meminimalkan kehilangan pasca panen dapat sedikit demi sedikit teratasi dengan adanya revitalisasi armada ini. Diharapkan, kolaborasi ini dapat membantu menekan biaya logistik yang seringkali menjadi salah satu komponen terbesar dalam harga pangan. Peluang Kolaborasi dan Inovasi Lebih Lanjut Lebih dari sekadar pengadaan unit, momen ini membuka peluang bagi diskusi dan inovasi lebih lanjut. Bagaimana pemanfaatan teknologi pada kendaraan niaga ini dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen logistik yang ada? Bagaimana skema pembiayaan dan perawatan yang optimal dapat ditawarkan kepada para pelaku usaha? Oaktree.id akan terus memantau perkembangan ini dan menghadirkan analisis mendalam untuk mendukung kemajuan Sobat Oaktree di industri logistik. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Revitalisasi Logistik Pangan: Mahindra & Tata Motors Kirim 105 Ribu Unit Kendaraan Niaga untuk Dukung Rantai Pasok Indonesia Read More »

PNP Perkuat Ekosistem Logistik Nasional: Kolaborasi Strategis dengan ALFI Batam

Oaktree.id – Sektor logistik Indonesia terus menunjukkan geliatnya, kali ini melalui langkah strategis yang diambil oleh Politeknik Negeri Pontianak (PNP) dalam memperluas jejaring industri. Pemberitaan mengenai kerja sama antara PNP dengan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Batam menjadi sinyal positif bagi para pelaku usaha distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU di seluruh tanah air. Memperluas Jangkauan dan Kolaborasi Industri Logistik Perluasan jejaring industri logistik merupakan kunci penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor ini. Dalam konteks ini, kolaborasi antara institusi pendidikan seperti PNP dan asosiasi industri seperti ALFI Batam memiliki peran krusial. Kerjasama ini tidak hanya membuka pintu bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang siap terjun ke lapangan, tetapi juga memperkaya pemahaman industri terhadap kebutuhan terkini di dunia logistik. Ilustrasi Logistik – Foto: Mark Stebnicki (Pexels) Manfaat Nyata bagi Pelaku Usaha Logistik Bagi Sobat Oaktree yang bergerak di bidang distribusi, freight forwarding, EMKL, maupun EMKU, sinergi antara PNP dan ALFI Batam menawarkan berbagai potensi keuntungan: Akses Talenta Berkualitas: Kolaborasi ini berpotensi menghasilkan lulusan yang lebih relevan dengan kebutuhan industri, siap berkontribusi langsung dalam operasional bisnis. Pengembangan Kompetensi: Peluang untuk program magang, praktik kerja lapangan, atau bahkan pelatihan bersama dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja yang sudah ada. Pemahaman Tren Industri: Hubungan yang terjalin antara akademisi dan praktisi diharapkan mampu mendorong riset dan pengembangan solusi inovatif yang menjawab tantangan logistik masa kini. Penguatan Ekosistem: Jaringan yang lebih kuat antar pemangku kepentingan akan mempermudah pertukaran informasi, kolaborasi proyek, dan penciptaan ekosistem logistik yang lebih solid. Langkah PNP dalam memperluas jejaring industri logistik melalui kemitraan dengan ALFI Batam ini patut diapresiasi. Diharapkan, sinergi serupa dapat terus bermunculan di berbagai daerah demi memajukan sektor logistik Indonesia secara keseluruhan. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

PNP Perkuat Ekosistem Logistik Nasional: Kolaborasi Strategis dengan ALFI Batam Read More »

ALFI Kalteng Tegaskan Penolakan Perubahan KBLI, Ancaman Nyata bagi Industri Transportasi Logistik

Oaktree.id – Para pelaku usaha di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU di seluruh Indonesia, mari kita cermati bersama. Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Tengah (Kalteng) baru-baru ini menyampaikan penolakan tegas terhadap rencana perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Langkah ini dinilai berpotensi besar merugikan sektor jasa transportasi dan logistik yang menjadi tulang punggung perekonomian kita. Implikasi Perubahan KBLI yang Mengkhawatirkan Menurut keterangan yang disampaikan oleh ALFI Kalteng, perubahan KBLI yang diusulkan dapat mengancam eksistensi usaha jasa transportasi. Ada kekhawatiran bahwa perubahan ini akan berdampak pada regulasi, perizinan, dan bahkan akses terhadap fasilitas yang selama ini dinikmati oleh para pelaku usaha. Ilustrasi Logistik – Foto: Mark Stebnicki (Pexels) Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi kita semua. KBLI merupakan dasar klasifikasi kegiatan ekonomi yang memengaruhi berbagai aspek operasional dan legalitas sebuah usaha. Perubahan yang tidak strategis bisa saja menciptakan hambatan baru, meningkatkan kompleksitas birokrasi, dan pada akhirnya menurunkan daya saing sektor logistik nasional. Seruan untuk Keterlibatan Aktif Sobat Oaktree, penolakan ALFI Kalteng ini patut menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan di industri logistik untuk bersuara. Penting bagi setiap asosiasi dan pelaku usaha untuk turut serta dalam setiap proses penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan regulasi KBLI. Keterlibatan aktif akan memastikan bahwa setiap perubahan yang dilakukan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan tantangan di lapangan, serta mendukung pertumbuhan industri logistik nasional. Mari kita kawal bersama kebijakan-kebijakan yang dapat memberikan kepastian hukum dan iklim usaha yang kondusif bagi jasa transportasi dan logistik. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan ini akan terus kami rangkum dan sampaikan. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

ALFI Kalteng Tegaskan Penolakan Perubahan KBLI, Ancaman Nyata bagi Industri Transportasi Logistik Read More »

Menuju Logistik Rendah Karbon: Langkah Krusial untuk Capai Target Iklim Nasional

Oaktree.id – Sobat Oaktree, tantangan perubahan iklim kini semakin nyata dan menuntut aksi konkret dari berbagai sektor, termasuk industri logistik dan rantai pasok di Indonesia. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana transformasi menuju logistik rendah karbon menjadi kunci utama dalam upaya kita bersama mencapai target iklim nasional yang ambisius. Indonesia, sebagai negara kepulauan yang dinamis, memiliki sektor logistik yang menjadi urat nadi perekonomian. Namun, tak dapat dipungkiri, emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas logistik, mulai dari transportasi hingga pergudangan, memberikan kontribusi signifikan terhadap jejak karbon negara. Menyadari hal ini, pemerintah dan pelaku usaha semakin serius mendorong transformasi menuju model logistik yang lebih ramah lingkungan. Ilustrasi Logistik – Foto: Action Construction Equipment Ltd. – ACE (Pexels) Mengapa Logistik Rendah Karbon Penting? Pencapaian target iklim nasional bukanlah sekadar tanggung jawab pemerintah, melainkan juga menjadi keharusan bagi setiap pelaku usaha. Bagi perusahaan distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU, mengadopsi praktik logistik rendah karbon bukan hanya wujud kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga merupakan investasi strategis jangka panjang. Langkah ini dapat: Meningkatkan efisiensi operasional dan menekan biaya dalam jangka panjang. Memperkuat citra merek dan daya saing di pasar global yang semakin sadar lingkungan. Membuka peluang baru dalam rantai pasok hijau dan kemitraan yang berkelanjutan. Berkontribusi aktif dalam mitigasi perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. Strategi Menerapkan Logistik Rendah Karbon Transformasi ini memerlukan pendekatan yang komprehensif. Berikut beberapa area kunci yang perlu difokuskan: 1. Optimalisasi Rute dan Moda Transportasi Perencanaan rute yang cerdas dapat meminimalkan jarak tempuh dan konsumsi bahan bakar. Selain itu, beralih ke moda transportasi yang lebih rendah emisi, seperti kereta api atau kapal laut untuk jarak jauh, serta kendaraan listrik atau hibrida untuk distribusi perkotaan, menjadi langkah penting. 2. Peningkatan Efisiensi Energi di Gudang Penggunaan teknologi hemat energi di fasilitas pergudangan, seperti pencahayaan LED, sistem ventilasi yang efisien, dan penggunaan energi terbarukan seperti panel surya, dapat mengurangi jejak karbon secara signifikan. 3. Inovasi dalam Pengemasan dan Pengelolaan Limbah Penggunaan material kemasan yang ramah lingkungan, desain kemasan yang meminimalkan penggunaan bahan, serta implementasi program daur ulang dan pengelolaan limbah yang efektif, juga menjadi bagian tak terpisahkan dari logistik rendah karbon. 4. Kolaborasi dan Teknologi Digital Kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam rantai pasok sangat krusial. Pemanfaatan teknologi digital, seperti platform manajemen rantai pasok terintegrasi dan analitik data, dapat membantu memantau dan mengelola emisi secara lebih efektif. Sobat Oaktree, perjalanan menuju logistik rendah karbon mungkin menantang, namun dengan strategi yang tepat, komitmen, dan kolaborasi, target iklim nasional dapat tercapai. Oaktree.id senantiasa mendukung pelaku usaha logistik di Indonesia untuk bertransformasi menuju operasional yang lebih berkelanjutan dan efisien. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Menuju Logistik Rendah Karbon: Langkah Krusial untuk Capai Target Iklim Nasional Read More »

FedEx Perkuat Jaringan Logistik: Antisipasi Lonjakan Pengiriman Ramadhan 2026

Oaktree.id – Memasuki periode Ramadhan, geliat ekonomi seringkali ditandai dengan peningkatan volume pengiriman. Menyadari hal ini, FedEx Indonesia telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat kapasitas logistiknya. Kesiapan ini diharapkan dapat menopang lonjakan pengiriman yang diprediksi terjadi menjelang dan selama bulan Ramadhan 2026. Strategi Penguatan Kapasitas Logistik FedEx Langkah proaktif FedEx Indonesia ini mencakup berbagai aspek operasional. Mulai dari penambahan armada transportasi, optimalisasi jaringan distribusi, hingga peningkatan sumber daya manusia di titik-titik strategis. Tujuannya jelas: memastikan kelancaran dan ketepatan waktu pengiriman bagi seluruh pelanggan, terutama para pelaku usaha distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU yang sangat bergantung pada efisiensi logistik. Ilustrasi Logistik – Foto: Action Construction Equipment Ltd. – ACE (Pexels) Dampak Bagi Pelaku Usaha Logistik Lokal Bagi Sobat Oaktree yang bergerak di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU, penguatan kapasitas oleh pemain global seperti FedEx ini dapat menjadi kabar baik. Diperkirakan, hal ini akan mendorong efisiensi rantai pasok secara keseluruhan. Ketersediaan kapasitas yang memadai dari mitra logistik besar dapat membantu para pelaku usaha lokal dalam mengelola volume pengiriman yang meningkat, sekaligus menjaga standar layanan kepada end-user. Peningkatan kapasitas ini juga bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat. Koordinasi yang baik antara berbagai pihak dalam ekosistem logistik akan sangat krusial untuk menghadapi puncak permintaan di periode krusial seperti Ramadhan. Persiapan Menghadapi Lonjakan Momentum Ramadhan selalu menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Dengan penguatan yang dilakukan oleh FedEx, diharapkan ekosistem logistik di Indonesia semakin siap. Para pelaku usaha distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU dihimbau untuk terus memantau perkembangan, beradaptasi dengan potensi perubahan, dan memaksimalkan strategi operasional guna meraih manfaat maksimal dari periode yang penuh berkah ini. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

FedEx Perkuat Jaringan Logistik: Antisipasi Lonjakan Pengiriman Ramadhan 2026 Read More »

Menghadapi Panggung SEA Games 2027: Strategi Logistik Indonesia di Malaysia

Oaktree.id – Perhelatan SEA Games 2027 yang akan diselenggarakan di Malaysia, menimbulkan berbagai tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku industri logistik di Indonesia. Persiapan dini dan strategi yang matang menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran distribusi berbagai kebutuhan untuk kontingen Indonesia. Tantangan Logistik yang Perlu Diantisipasi Mengatur logistik untuk sebuah ajang internasional seperti SEA Games bukanlah tugas yang mudah. Berbagai aspek perlu dipertimbangkan, mulai dari transportasi barang, pergudangan, hingga pengiriman tepat waktu ke berbagai venue pertandingan. Para Sobat Oaktree di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU perlu mencermati beberapa poin krusial: Ilustrasi Logistik – Foto: Action Construction Equipment Ltd. – ACE (Pexels) Perbatasan dan Regulasi: Pergerakan barang lintas negara selalu memiliki kompleksitas tersendiri, termasuk urusan kepabeanan, perizinan, dan kepatuhan terhadap regulasi kedua negara. Skala Kebutuhan: Kebutuhan logistik mencakup perlengkapan atlet, peralatan pertandingan, konsumsi, hingga materi promosi yang jumlahnya bisa sangat besar dan beragam. Jadwal Ketat: Ajang olahraga memiliki jadwal yang tidak bisa ditawar. Keterlambatan pengiriman sekecil apapun dapat berimplikasi pada kesiapan tim dan penyelenggaraan acara. Koordinasi Lintas Pihak: Keberhasilan logistik sangat bergantung pada koordinasi yang efektif antara berbagai pihak, baik dari Indonesia (panitia, kontingen, penyedia jasa logistik) maupun pihak Malaysia (penyelenggara lokal, otoritas terkait). Indonesia Mulai Membangun Fondasi Strategi Meskipun penyelenggara utama berada di Malaysia, persiapan logistik oleh Indonesia harus dimulai dari sekarang. Langkah-langkah strategis yang diupayakan bertujuan untuk meminimalisir hambatan dan memaksimalkan efisiensi: Pemetaan Kebutuhan Rinci: Identifikasi secara detail seluruh jenis barang yang akan dibawa, kuantitas, serta jadwal kedatangan yang dibutuhkan di Malaysia. Seleksi Mitra Logistik yang Kompeten: Pemilihan mitra freight forwarding atau EMKL/EMKU yang memiliki pengalaman dalam pengiriman internasional, terutama ke Malaysia, menjadi sangat penting. Kemampuan mereka dalam menangani proses kepabeanan dan transportasi akan sangat krusial. Jajaki Opsi Transportasi Terintegrasi: Mempertimbangkan opsi transportasi yang paling efisien, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, serta kombinasi dari ketiganya untuk rute-rute tertentu. Manajemen Risiko dan Kontinjensi: Perlu adanya rencana cadangan untuk mengantisipasi segala kemungkinan tak terduga, seperti penundaan jadwal, kerusakan barang, atau perubahan regulasi mendadak. Bagi para profesional logistik di Indonesia, SEA Games 2027 ini dapat menjadi momentum untuk menunjukkan kapabilitas dan keunggulan dalam penanganan logistik berskala internasional. Dengan perencanaan yang cermat dan eksekusi yang optimal, dukungan logistik untuk kontingen Indonesia diharapkan dapat berjalan lancar dan sukses. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Menghadapi Panggung SEA Games 2027: Strategi Logistik Indonesia di Malaysia Read More »

Ditolak Pengusaha Logistik Kalteng: Dampak Perubahan KBLI BPS Terhadap Inflasi Daerah

Oaktree.id – Perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini menuai penolakan dari para pelaku usaha logistik di Kalimantan Tengah. Kekhawatiran utama mereka adalah potensi perubahan ini dapat memicu lonjakan inflasi di daerah. Penolakan Pengusaha Logistik Kalteng Terhadap Perubahan KBLI BPS Para pengusaha yang bergerak di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), dan EMKU (Ekspedisi Muatan Udara) di Kalimantan Tengah menyatakan keberatan atas regulasi baru KBLI BPS. Menurut mereka, penyesuaian ini tidak hanya akan menyulitkan operasional harian, tetapi juga berpotensi memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap stabilitas harga barang di pasar lokal. Ilustrasi Logistik – Foto: Mark Stebnicki (Pexels) Analisis Potensi Pemicu Inflasi Daerah Sobat Oaktree, perubahan KBLI ini dinilai dapat berdampak pada struktur biaya operasional perusahaan logistik. Peningkatan biaya ini, mau tidak mau, kemungkinan akan diteruskan kepada konsumen melalui kenaikan harga produk. Di daerah seperti Kalimantan Tengah yang tingkat distribusinya cukup kompleks, skenario ini dapat memperparah kondisi inflasi yang mungkin sudah ada sebelumnya. Lebih lanjut, regulasi baru ini juga berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam perencanaan bisnis dan investasi. Para pelaku usaha membutuhkan kejelasan dan kepastian hukum agar dapat beroperasi secara optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Seruan untuk Dialog dan Evaluasi Oaktree.id mendorong agar adanya dialog konstruktif antara BPS, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di industri logistik. Evaluasi mendalam terhadap implikasi praktis dari perubahan KBLI BPS sangat diperlukan untuk mencari solusi terbaik yang dapat mendukung kelancaran rantai pasok tanpa memicu inflasi. Mari kita bersama-sama memastikan bahwa setiap kebijakan dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh pelaku usaha dan masyarakat. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Ditolak Pengusaha Logistik Kalteng: Dampak Perubahan KBLI BPS Terhadap Inflasi Daerah Read More »

Tolak Perubahan KBLI: Imbauan Tegas DPW ALFI Kalteng untuk Sektor Jasa Transportasi

Oaktree.id – Perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) menuai penolakan keras dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Tengah. Langkah ini dikhawatirkan akan memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap keberlangsungan sektor jasa pengurusan transportasi di wilayah tersebut. Analisis Dampak Perubahan KBLI Perubahan KBLI yang dimaksud diduga kuat akan merugikan para pelaku usaha jasa pengurusan transportasi, termasuk perusahaan freight forwarding, EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), dan EMKU (Ekspedisi Muatan Kapal Udara). DPW ALFI Kalteng menilai bahwa perubahan ini belum mempertimbangkan secara matang dinamika dan kebutuhan riil di lapangan. Potensi kerugian yang mengintai antara lain: Ilustrasi Logistik – Foto: Action Construction Equipment Ltd. – ACE (Pexels) Pembatasan Izin Usaha: Perubahan KBLI dapat mempersulit atau bahkan membatasi ruang gerak perusahaan dalam menjalankan operasionalnya, berpotensi mengurangi jumlah pemain yang ada. Peningkatan Biaya Operasional: Adaptasi terhadap KBLI baru mungkin memerlukan investasi tambahan untuk penyesuaian izin, sertifikasi, atau infrastruktur, yang pada akhirnya akan membebani biaya operasional. Ketidakpastian Regulasi: Ketidakjelasan mengenai implementasi dan interpretasi KBLI baru dapat menciptakan ketidakpastian hukum dan operasional bagi para pelaku usaha. Dampak pada Efisiensi Logistik: Jika perubahan KBLI tidak selaras dengan alur bisnis yang ada, efisiensi rantai pasok dapat terganggu, yang pada gilirannya akan berdampak pada daya saing industri logistik nasional. Seruan untuk Kolaborasi dan Kajian Mendalam DPW ALFI Kalteng secara tegas menyuarakan penolakannya dan mengimbau pemerintah untuk melakukan kajian yang lebih mendalam serta melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk asosiasi pelaku usaha, sebelum finalisasi perubahan KBLI. Penting bagi setiap kebijakan untuk didasarkan pada pemahaman yang komprehensif mengenai dampak ekonomi dan operasionalnya bagi sektor vital seperti logistik dan transportasi. Sobat Oaktree, situasi ini menunjukkan betapa pentingnya dialog antara regulator dan industri. Perubahan regulasi yang menyentuh langsung operasional bisnis logistik haruslah disusun dengan cermat agar justru dapat mendorong pertumbuhan, bukan menghambatnya. Tetaplah waspada terhadap perkembangan regulasi yang ada dan pastikan bisnis Anda selalu siap beradaptasi. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Tolak Perubahan KBLI: Imbauan Tegas DPW ALFI Kalteng untuk Sektor Jasa Transportasi Read More »

Perubahan KBLI Dinilai Mengancam Kelangsungan Usaha Logistik Lokal di Kalteng

Oaktree.id – Perkembangan terbaru mengenai penolakan terhadap perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi sorotan penting bagi para pelaku usaha di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU. Dampak Negatif Perubahan KBLI Terhadap Bisnis Lokal Menurut laporan dari Kaltengpos.jawapos.com, ALFI Kalteng secara tegas menolak perubahan KBLI yang dinilai dapat memberikan ancaman signifikan terhadap usaha-usaha logistik lokal. Kekhawatiran utama terletak pada potensi hilangnya daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor ini akibat regulasi yang baru. Ilustrasi Logistik – Foto: Action Construction Equipment Ltd. – ACE (Pexels) Potensi Kenaikan Biaya Logistik yang Mengkhawatirkan Selain ancaman terhadap kelangsungan bisnis lokal, perubahan KBLI ini juga diprediksi akan memicu lonjakan biaya logistik. Peningkatan biaya operasional dan potensi hambatan birokrasi yang timbul dari klasifikasi usaha yang baru dikhawatirkan akan berimbas pada efisiensi rantai pasok secara keseluruhan. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi Sobat Oaktree yang mengandalkan kelancaran dan efektivitas biaya dalam setiap pengiriman. Seruan untuk Tinjauan Ulang Regulasi Penolakan dari ALFI Kalteng ini menegaskan pentingnya evaluasi mendalam terhadap setiap perubahan regulasi yang berdampak pada sektor logistik. Diharapkan agar pemerintah mempertimbangkan kembali dampaknya terhadap ekosistem bisnis yang ada, terutama bagi para pelaku usaha lokal yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Kolaborasi dan dialog antara regulator dan pelaku industri logistik menjadi kunci untuk menciptakan kebijakan yang berpihak dan mendukung pertumbuhan sektor ini. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Perubahan KBLI Dinilai Mengancam Kelangsungan Usaha Logistik Lokal di Kalteng Read More »

Menilik Strategi Ekspansi Logisticplus (LOPI) di Tengah Tantangan Pasar Pasca-IPO

Oaktree.id – Sobat Oaktree, dinamika pasar modal kerap memberikan kejutan, termasuk bagi emiten yang baru saja melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO). Logisticplus (LOPI), salah satu pemain di industri logistik, menghadapi koreksi harga saham sebesar 31% sejak IPO. Fenomena ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai strategi perusahaan ke depan, terutama terkait upaya ekspansi bisnisnya. Di tengah fluktuasi pasar, penting bagi pelaku usaha distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU untuk mencermati langkah-langkah strategis yang diambil oleh perusahaan-perusahaan sejenis. Hal ini dapat menjadi pembelajaran berharga dan inspirasi untuk menjaga keberlanjutan serta pertumbuhan bisnis di sektor logistik yang kompetitif. Ilustrasi Logistik – Foto: Action Construction Equipment Ltd. – ACE (Pexels) Fokus pada Ekspansi di Tengah Kinerja Saham Meskipun harga saham mengalami penurunan, Logisticplus terpantau tetap berfokus pada rencana ekspansi bisnisnya. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh dan memperkuat posisinya di pasar logistik. Bagi Sobat Oaktree yang bergerak di industri yang sama, penting untuk memahami bagaimana perusahaan seperti LOPI menavigasi tantangan pasar sambil tetap mengejar peluang ekspansi. Apakah ekspansi ini difokuskan pada peningkatan kapasitas, perluasan jaringan layanan, atau diversifikasi portofolio? Analisis terhadap strategi ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang arah industri ke depan. Pentingnya Adaptasi dalam Industri Logistik Industri logistik dikenal sangat dinamis, dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari regulasi, teknologi, hingga perubahan pola permintaan pasar. Penurunan harga saham sebuah emiten logistik pasca-IPO bisa jadi merupakan cerminan dari persepsi pasar terhadap prospek pertumbuhan atau manajemen risiko perusahaan. Oleh karena itu, bagi para pelaku usaha, adaptasi menjadi kunci. Inovasi dalam layanan, efisiensi operasional, dan pemanfaatan teknologi menjadi semakin krusial. Memahami strategi ekspansi LOPI, baik yang terlihat maupun yang belum terekspos publik, dapat membantu kita dalam merumuskan langkah antisipatif dan proaktif dalam menghadapi lanskap bisnis logistik yang terus berubah. Nantikan analisis lebih lanjut dari Oaktree.id mengenai strategi ekspansi Logisticplus (LOPI) dan dampaknya terhadap industri logistik di Indonesia. 🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda! Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id. Pelajari Fitur Oaktree »

Menilik Strategi Ekspansi Logisticplus (LOPI) di Tengah Tantangan Pasar Pasca-IPO Read More »

Scroll to Top