Dalam menjaga keselamatan berkendara, teknologi dapat menjadi hal yang penting karena mampu mendeteksi risiko yang sering luput dari perhatian manusia.
Terutama jika perusahaan logistik menggunakan sistem Driver Monitoring System (DMS) yang dapat memantau kondisi pengemudi secara real-time, memberikan peringatan dini, dan mendukung regulasi keselamatan berkendara.
Alasan Mengapa DMS Penting dalam Mendukung Keselamatan Berkendara
Driver Monitoring System (DMS) sangatlah penting dalam mendukung keselamatan berkendara. Berikut adalah beberapa alasan mengapa DMS digunakan:
1. Mendeteksi Kelelehan dan kantuk
Karena DMS dilengkapi dengan berbagai sensor yang canggih, maka sistem ini mampu membantu mendeteksi tanda-tanda awal kelelahan atau kantuk pada pengemudi sebelum kondisi tersebut berkembang menjadi lebih berbahaya.
Sebab, DMS akan memberikan peringatan secara real-time ketika pengemudi mendeteksi tanda-tanda kelelahan seperti mata yang sering terpejam atau gerakan kepala yang menurun. Alarm akan berbunyi keras untuk membangunkan Anda sebelum insiden terjadi.
2. Mencegahan Distraksi
Salah satu kunci keselamatan dan keamanan dalam berkendara adalah fokus. Sehingga, adanya driver monitoring system ini akan membantu dalam mencegah distraksi yang berakibat pada gangguan konsentrasi konsentrasi, seperti bermain ponsel, merokok, atau menengok ke arah lain terlalu lama. Sistem memberikan peringatan suara agar Anda kembali fokus ke jalan.
Jika nantinya sistem mendeteksi gejela yang menyebabkan penggemudi tidak fokus. Maka alarm yang ada akan bunyi sebagai peringatan agar pengemudi dapat fokus.
3. Memberikan Peringatan Real-time pada Kabin
Tak hanya sebatas memberikan informasi keselamatan, tetapi DMS sering kali digunakan oleh manager atau C-level untuk menilai perilaku dari pengemudi angkutan logistik. Sebab, DMS biasanya akan memberikan peringatan secara real-time kepada kabin yang terintegrasi dengan dashboard dari manager.
Dengan demikian, manajer atau C-level dapat memantau kepatuhan dan pola perilaku berkendara secara lebih objektif, mengambil tindakan korektif lebih cepat, serta menyusun strategi pembinaan. Mulai dari evaluasi kinerja, pelatihan yang lebih tepat sasaran, hingga penetapan kebijakan keselamatan.
4. Memberikan Bukti Valid untuk Investigasi
Karena DMS dilengkapi dengan berbagai sensor kamera yang canggih, memungkinkan sistem ini dapat menyimpan rekaman video kondisi pengemudi. Dengan demikian, nantinya DMS akan menghasilkan bukti visual yang valid.
Sehingga nantinya mendukung proses investigasi ketika terjadi insiden, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran agar perusahaan dapat mengidentifikasi akar masalah, memperbaiki SOP keselamatan, serta meningkatkan kualitas pelatihan pengemudi ke depannya.
5. Memberikan Bahan Untuk Evaluasi dan Pelatihan
Perusahaan menggunakan data DMS untuk melihat pola kebiasaan para pengemudi yang berkerja. Dengan demikian, data yang ada akan berguna sebagai bahan evaluasi dan pelatihan. Ini berarti perusahaan dapat menyusun program pelatihan yang terarah berdasarkan data yang ada sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kesimpulan
Di era digital, keselamatan dan efisiensi bukan lagi hal yang terpisahkan. Sebab, tanpa adanya adopsi Driver Monitoring System yang benar maka perusahaan akan kesulitan mengidentifikasi risiko perilaku pengemudi.
Tak sampai disitu saja, untuk lebih mengefisiensikan rangkaian pengiriman DMS akan lebih powerfull jika diintegragikan dengan software frieight forwarder. Dengan demikian, data keselamatan pengemudi dapat terhubung langsung dengan perencanaan rute, jadwal pengiriman, dan pelacakan armada, sehingga perusahaan mampu menyeimbangkan target ketepatan waktu dengan aspek keselamatan, menekan keterlambatan akibat insiden, serta meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh.
Jadi kapan untuk memulai mengefisiensikan sistem pengiriman Anda? Yuk hubungi kami dan coba Oaktree untuk membantu sistem pengiriman Anda lebih efisien.
