Oaktree.id – Industri tekstil Indonesia sedang menghadapi gempuran produk impor murah yang membanjiri pasar domestik. Kondisi ini, ditambah dengan melemahnya ekspor, memberikan tekanan signifikan pada produsen lokal. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) pun menyerukan agar pemerintah segera melakukan reformasi dalam pengawasan impor. Tujuannya jelas, yaitu untuk menuntaskan persoalan impor ilegal dan praktik perdagangan tidak sehat, yang diharapkan dapat memulihkan penyerapan tenaga kerja di sektor ini pada tahun 2026.
Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta, menekankan urgensi perbaikan sistem pengawasan. Perluasan pasar domestik yang sehat dan adil sangat krusial bagi kelangsungan hidup industri tekstil tanah air. Bagi pelaku usaha di sektor logistik, hal ini juga menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap regulasi impor dan ekspor. Memastikan kelancaran rantai pasok yang legal dan efisien adalah kunci untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.
Di Oaktree.id, kami memahami betapa pentingnya sistem logistik yang terkelola dengan baik, mulai dari proses kepabeanan hingga pengiriman akhir. Kami terus berinovasi untuk menyediakan solusi software freight forwarding yang dapat membantu bisnis Anda menavigasi kompleksitas regulasi, mengoptimalkan biaya, dan meningkatkan efisiensi operasional. Mari bersama-sama membangun ekosistem logistik yang lebih kuat dan mendukung pemulihan industri seperti tekstil.
