Oaktree.id – Dunia logistik kembali diramaikan dengan adanya Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang melarang operasional truk Sumbu 3. Aptrindo, melalui Wakil Sekjen A. Pratiknyo, menyayangkan keputusan ini yang dinilai kurang mempertimbangkan masukan dari para pelaku usaha. Ia menekankan pentingnya diskusi awal dan solusi yang berpihak pada pelaku usaha, terutama mengingat persiapan menuju Zero Odol di tahun 2027.
Keputusan mendadak seperti ini tentu menimbulkan berbagai tantangan bagi perusahaan logistik. Tanpa adanya sosialisasi dan ruang diskusi yang memadai, adaptasi menjadi lebih sulit dan berpotensi mengganggu kelancaran rantai pasok. Di Oaktree.id, kami memahami betapa krusialnya kepastian regulasi bagi efektivitas operasional. Peraturan yang dikeluarkan hendaknya tidak hanya mengatur, tetapi juga menawarkan solusi yang konstruktif.
Momen seperti ini semakin menegaskan pentingnya platform yang dapat membantu perusahaan logistik beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan regulasi dan kondisi pasar. Melalui fitur-fitur canggih Oaktree.id, perusahaan dapat memantau pergerakan armada, mengoptimalkan rute, dan memastikan kepatuhan terhadap berbagai peraturan yang berlaku, sehingga dapat meminimalkan dampak negatif dari kebijakan yang tiba-tiba dikeluarkan.
