Oaktree.id – Pelabuhan peti kemas di Kota Tarakan akan segera memasuki era baru dalam layanan logistik. Mulai awal 2026, pelabuhan ini berkomitmen untuk menerapkan sistem kerja nonstop 24 jam penuh dan mengadopsi teknologi digital berstandar internasional. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat arus bongkar muat serta meningkatkan kepastian layanan bagi seluruh pengguna jasa.
Dengan penerapan Teknologi Operasi Pelabuhan (TOS) Nusantara, pemantauan pergerakan kontainer di Pelabuhan Tarakan akan menjadi lebih efisien. Pengguna jasa nantinya dapat memantau status kontainer secara real-time langsung dari perangkat seluler mereka. Hal ini sejalan dengan kemajuan teknologi yang kami lihat di Oaktree, di mana visibilitas dan kontrol real-time menjadi kunci untuk mengoptimalkan rantai pasok.
Terminal Head Terminal Peti Kemas Tarakan, Amrullah, menyatakan bahwa pola kerja baru ini telah dimulai sejak 1 Januari 2026. Transformasi digital ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pelaku logistik yang beroperasi di pelabuhan Tarakan.
