Oaktree.id – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghadapi tantangan logistik yang unik dan signifikan. Dengan kondisi geografis kepulauan yang luas, mendistribusikan barang ke 394 pulau berpenghuni menjadi prioritas utama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri. Kendala utama yang dihadapi adalah biaya angkut yang jauh lebih tinggi akibat karakteristik wilayahnya.
Sebagaimana dilaporkan oleh hariankepri.com, Plt. Kepala Disperindag Kepri, Riki Rionaldi, menyoroti betapa kompleksnya layanan logistik di Kepri. “Tantangannya di Kepri adalah daerahnya kepulauan. Ada 394 pulau berpenghuni,” jelasnya.
Kondisi ini tentu saja berdampak langsung pada efisiensi dan biaya operasional logistik. Namun, di sinilah teknologi berperan penting. Bagi perusahaan logistik dan bisnis yang beroperasi di wilayah kepulauan seperti Kepri, platform manajemen logistik yang canggih dapat menjadi solusi.
Di Oaktree.id, kami memahami kompleksitas logistik lintas pulau. Perangkat lunak freight forwarding kami dirancang untuk membantu mengoptimalkan rute, mengelola biaya transportasi, serta meningkatkan visibilitas dan efisiensi dalam setiap pengiriman. Dengan kemampuan perencanaan yang lebih baik dan integrasi data yang mulus, tantangan distribusi ke pulau-pulau terpencil dapat dihadapi dengan lebih strategis dan hemat biaya. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan solusi teknologi seperti Oaktree.id dapat menjadi kunci untuk mengatasi hambatan logistik di Kepri dan memastikan kelancaran pasokan barang ke seluruh masyarakatnya.
