Oaktree.id – Memasuki periode jelang cuti bersama dan Tahun Baru Imlek 2025, yang ditetapkan pada 16-17 Februari 2025, diperkirakan akan terjadi peningkatan signifikan dalam arus barang di pelabuhan. Fenomena ini merupakan hal yang umum terjadi di berbagai sektor logistik menjelang hari libur panjang.
Dalam menghadapi lonjakan volume kargo ini, pemahaman mengenai rata-rata Your Own Risk (YOR) atau waktu tunggu bongkar muat di terminal peti kemas utama seperti JICT, TPK Koja, dan IPC TPK menjadi krusial. Informasi ini sangat berharga bagi para pelaku usaha logistik, khususnya freight forwarder, untuk melakukan perencanaan yang lebih matang.
Dengan mengetahui rerata YOR di masing-masing terminal, perusahaan seperti Oaktree.id dapat memberikan estimasi yang lebih akurat kepada klien terkait jadwal kedatangan dan keberangkatan kapal, serta durasi penanganan peti kemas. Hal ini memungkinkan penyesuaian strategi operasional, seperti penjadwalan pengangkutan darat dan koordinasi dengan gudang, guna meminimalkan potensi keterlambatan dan biaya tambahan.
Oaktree.id, sebagai solusi software freight forwarding terintegrasi, dirancang untuk membantu para profesional logistik dalam mengelola kompleksitas operasional semacam ini. Dengan data yang akurat dan visibilitas end-to-end, pengguna Oaktree dapat memantau pergerakan kargo secara real-time, mengoptimalkan rute, dan berkomunikasi secara efisien dengan seluruh pihak yang terlibat, termasuk pihak pelabuhan. Memahami data YOR dari terminal-terminal utama seperti JICT, TPK Koja, dan IPC TPK adalah salah satu contoh bagaimana informasi granular dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan di tengah tantangan musiman seperti periode libur Imlek dan cuti bersama.
