Oaktree.id – Isu kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) kembali menjadi sorotan di Samarinda. Menanggapi permasalahan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda mengusulkan sebuah inovasi: penerapan sistem antrian pengisian bahan bakar minyak (BBM) terjadwal di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah ini diusulkan sebagai bagian dari upaya pengendalian kendaraan ODOL yang semakin tak terkendali.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, pengaturan antrian ini diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penertiban kendaraan yang melanggar dimensi dan muatan. Kebijakan ini sejalan dengan semangat efisiensi dan ketertiban dalam operasional logistik, sebuah prinsip yang juga kami junjung tinggi di Oaktree.id. Dengan sistem logistik yang terencana dengan baik, seperti yang ditawarkan oleh freight forwarding software Oaktree, efisiensi operasional dapat ditingkatkan secara signifikan.
Pengendalian kendaraan ODOL bukan hanya penting untuk kelancaran lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung pada keamanan jalan dan usia pakai infrastruktur. Dengan solusi teknologi seperti Oaktree, perusahaan logistik dapat mengoptimalkan perencanaan rute, memantau kepatuhan muatan, dan memastikan setiap pengiriman berjalan sesuai jadwal dan regulasi. Ini adalah contoh bagaimana inovasi di tingkat lokal dapat bersinergi dengan solusi digital untuk menciptakan ekosistem logistik yang lebih baik.
