Oaktree.id – Berita mengenai kendala operasional di Terminal Petikemas (TPK) Kupang menjadi sorotan dalam dunia logistik. Laporan terbaru menyebutkan adanya kepadatan di area terminal, khususnya pada layanan delivery atau pengambilan peti kemas. Penyebab utama timbulnya kepadatan ini adalah kendala yang dialami oleh tiga unit alat Rubber Tyred Gantry Crane (RTG) yang beroperasi sejak 7 Januari 2026. Dampaknya, terjadi antrean truk yang cukup panjang, mengindikasikan potensi perlambatan dalam rantai pasok.
Situasi seperti ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku logistik, termasuk para pelaku usaha freight forwarding. Di sinilah peran penting sistem manajemen logistik yang efektif menjadi krusial. Oaktree, sebagai solusi perangkat lunak freight forwarding terdepan, dirancang untuk membantu mengantisipasi dan memitigasi dampak dari kendala operasional seperti yang terjadi di TPK Kupang.
Dengan Oaktree, perusahaan dapat memonitor pergerakan kargo secara real-time, mengoptimalkan penjadwalan truk, serta berkomunikasi secara efisien dengan pihak pelabuhan dan pengangkut. Fleksibilitas dan kemampuan adaptasi Oaktree memungkinkan pengguna untuk segera menyesuaikan strategi operasional mereka ketika menghadapi hambatan tak terduga. Hal ini penting untuk meminimalkan penundaan, mengendalikan biaya tambahan, dan menjaga kepuasan pelanggan.
Meskipun kendala di TPK Kupang sedang dalam penanganan, penting bagi para pelaku logistik untuk terus siap menghadapi dinamika operasional. Oaktree hadir sebagai mitra strategis untuk memastikan kelancaran proses logistik, bahkan di tengah tantangan.
