Oaktree Blog

Evaluasi Arus Penumpang Pelni Periode Nataru: Pelajaran Berharga untuk Logistik Masa Depan

Daftar Isi

Bagikan:

Oaktree.id – Akhir tahun selalu menjadi periode krusial untuk mobilitas masyarakat, tak terkecuali dalam arus transportasi laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia/Pelni (Persero) baru saja menutup periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan melayani 542.339 penumpang. Angka ini, yang mencapai 98,4% dari pencapaian tahun sebelumnya, memberikan gambaran menarik tentang dinamika perjalanan laut, terutama dalam konteks logistik penumpang.

Meskipun terdapat sedikit penurunan dibandingkan periode Nataru 2024/2025, realisasi 542.339 penumpang ini tetap menunjukkan kekuatan dan peran vital Pelni dalam menghubungkan berbagai pulau di Indonesia. Penurunan ini, yang disebabkan oleh dispensasi penumpang, memberikan pelajaran berharga bagi industri logistik. Pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan penumpang, bahkan yang bersifat situasional seperti dispensasi, sangat penting untuk perencanaan dan optimalisasi arus logistik di masa mendatang.

Baca juga  Dampak Perang Rusia dan Ukraina: Ekonomi, Energi, Logistik, dan Politik Global

Bagi Oaktree.id, sebagai penyedia solusi perangkat lunak freight forwarding, evaluasi seperti ini menjadi masukan penting. Meskipun fokus kami pada logistik barang, prinsip-prinsip efisiensi, prediktabilitas, dan adaptabilitas dalam mengelola arus mobilitas, baik penumpang maupun barang, memiliki kesamaan. Keberhasilan Pelni dalam mengelola jutaan penumpang selama musim puncak menunjukkan pentingnya perencanaan matang, alokasi sumber daya yang tepat, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan kondisi.

Baca juga  Kendala Operasional di TPK Kupang: Bagaimana Oaktree Membantu Kelancaran Logistik?

Ke depan, analisis mendalam terhadap data pergerakan penumpang seperti yang dicapai Pelni dapat memberikan wawasan berharga bagi para pelaku logistik. Memahami pola perjalanan, puncak permintaan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi volume, tidak hanya terbatas pada barang, tetapi juga pada mobilitas manusia, dapat membantu menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan responsif. Ini sejalan dengan visi Oaktree.id untuk terus mendukung kemajuan logistik di Indonesia melalui teknologi dan pemahaman pasar yang relevan.

Baca juga  Beda WMS dan TMS: Mana yang Harus Didahulukan?

Bagikan:

Software-Freight-Forwarding
Picture of Oaktree
Oaktree

Membahas seputar Freight Forwarding, EMKL, EMKU, PPJK, Logistik & Distribusi

Semua Postingan
Berjalan sendiri itu cukup melelahkan
Mulai bersama Oaktree!

Dapatkan potongan harga menarik dari kami!
Sales: 081268881603

Scroll to Top