Oaktree.id – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kelautan nasional. Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menginisiasi pengembangan ekosistem PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) sebagai wujud dorongan hilirisasi sektor perikanan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah yang signifikan dalam rantai pasok kelautan.
Pengembangan yang dimaksud mencakup inisiatif seperti Kampung/Desa Nelayan Merah Putih, yang akan menjadi bagian terintegrasi dari ekosistem yang dikelola. Ini bukan sekadar tentang meningkatkan hasil tangkapan, melainkan lebih jauh lagi, menciptakan sistem yang efisien dari hulu ke hilir. Dari produksi hingga distribusi, setiap tahapan akan dioptimalkan untuk memastikan nilai maksimal bagi para pelaku usaha, termasuk nelayan.
Bagi dunia logistik, inisiatif hilirisasi perikanan ini membuka berbagai peluang. Peningkatan pengolahan hasil laut berarti akan ada kebutuhan yang lebih besar akan solusi logistik yang handal, mulai dari penyimpanan dingin (cold chain), transportasi yang efisien, hingga manajemen rantai pasok yang terintegrasi. Di sinilah peran platform logistik seperti Oaktree.id menjadi krusial. Dengan sistem yang dapat mengoptimalkan pelacakan, penjadwalan, dan manajemen pengiriman, kami siap mendukung kelancaran rantai pasok produk perikanan yang semakin kompleks ini.
Kolaborasi antara pemerintah dan BUMN dalam mengembangkan ekosistem perikanan ini menjadi sinyal positif. Ini menunjukkan adanya kesadaran akan pentingnya penguatan sektor maritim dan potensi ekonominya. Oaktree.id menyambut baik inisiatif ini dan siap menjadi mitra strategis dalam memastikan bahwa produk perikanan Indonesia dapat tersalurkan ke pasar dengan kualitas terbaik dan efisiensi maksimal.
