Oaktree.id – Pernahkah pengajuan kredit usaha terhambat atau bahkan ditolak bank hanya karena laporan keuangan dianggap berantakan? Ini adalah realita yang sering dihadapi oleh ribuan pelaku UMKM di Indonesia. Seringkali, masalah utamanya adalah ketidakmampuan menyajikan data finansial yang sesuai dengan standar akuntansi yang diakui secara nasional.
Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) hadir sebagai solusi. Standar ini dirancang khusus untuk menyederhanakan pelaporan keuangan bagi UMKM, membuatnya lebih mudah dipahami dan lebih profesional.
Mengapa SAK EMKM penting? Dengan mengadopsi SAK EMKM, UMKM dapat menyajikan laporan keuangan yang lebih terstruktur dan akurat. Hal ini tidak hanya mempermudah proses pengajuan kredit atau pendanaan dari lembaga keuangan, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi finansial bisnis. Pemilik usaha jadi bisa membuat keputusan strategis yang lebih tepat berdasarkan data yang valid.
Di Oaktree.id, kami memahami betapa krusialnya pengelolaan keuangan yang baik bagi pertumbuhan bisnis, termasuk UMKM. Laporan keuangan yang rapi dan sesuai standar adalah salah satu kunci untuk membuka peluang pendanaan yang lebih luas. Walaupun fokus kami adalah pada solusi software logistik dan freight forwarding untuk kelancaran operasional, kami percaya bahwa fondasi keuangan yang kuat adalah pilar penting bagi setiap bisnis yang ingin berkembang dan terhubung dengan pasar global.
