Oaktree.id – Kabar baik datang dari sektor perdagangan Indonesia. Pemulihan kinerja ekspor, terutama ke Tiongkok, diproyeksikan akan terus mendorong surplus perdagangan Indonesia. Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memperkirakan surplus perdagangan akan berlanjut hingga November 2025, dengan nilai yang diperkirakan mencapai 3,08 miliar dolar AS pada bulan tersebut. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan surplus sebesar 2,39 miliar dolar AS pada Oktober 2025.
Momentum positif ini tentu menjadi angin segar bagi industri logistik di Indonesia. Meningkatnya volume ekspor berarti adanya peningkatan permintaan untuk layanan pengiriman barang, baik domestik maupun internasional. Bagi para pelaku usaha logistik, ini adalah peluang emas untuk mengoptimalkan operasional dan memperluas jangkauan layanan.
Di Oaktree.id, kami memahami pentingnya efisiensi dalam rantai pasok. Dengan sistem freight forwarding software yang kami tawarkan, kami membantu bisnis logistik untuk mengelola pengiriman secara lebih efektif. Mulai dari pelacakan barang secara real-time, pengelolaan dokumen, hingga optimalisasi rute pengiriman, Oaktree.id hadir untuk mendukung pertumbuhan bisnis logistik di tengah pemulihan ekspor ini. Mari manfaatkan peluang ini untuk bersama-sama mendorong kemajuan industri logistik Indonesia!
