Oaktree.id – Pelabuhan, layaknya jantung sebuah sistem logistik maritim, memegang peranan krusial dalam kelancaran arus barang global. Sesuai definisi dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2008, pelabuhan adalah area yang menyediakan perlindungan dari gelombang dan arus, memungkinkan kapal untuk bermanuver, bersandar, bahkan berlabuh dengan aman. Fungsi utamanya adalah memfasilitasi bongkar muat barang serta perpindahan penumpang.
Di dalam pelabuhan inilah, operasional bongkar muat peti kemas menjadi elemen vital yang tak terpisahkan dari rantai pasok modern. Proses ini melibatkan koordinasi yang kompleks antara berbagai pihak, mulai dari pemilik kapal, operator pelabuhan, hingga para pekerja pelabuhan. Kecepatan dan efisiensi dalam bongkar muat peti kemas sangat menentukan waktu kedatangan barang di tujuan, yang pada akhirnya berimbas pada kepuasan pelanggan dan biaya logistik.
Memahami seluk-beluk operasional ini sangat penting bagi para pelaku industri logistik. Di Oaktree, kami menyadari betapa krusialnya visibilitas dan pengelolaan yang optimal dalam setiap tahapan proses logistik. Dengan solusi perangkat lunak Freight Forwarding kami, proses perencanaan, eksekusi, dan monitoring aktivitas di pelabuhan, termasuk bongkar muat peti kemas, dapat dijalankan dengan lebih terstruktur dan efisien. Hal ini memungkinkan bisnis untuk meminimalkan penundaan, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing di pasar global.


