Oaktree.id – Industri logistik saat ini tengah menghadapi tantangan kompleks yang membutuhkan penanganan serius dari berbagai pihak, termasuk perusahaan logistik, regulator, dan tentunya, para pemain di dalamnya. Dalam bagian kedua dari tulisan ini, kita akan mendalami bagaimana integrasi kekuatan logistik melalui sebuah platform nasional dapat menjadi kunci pemulihan dan peningkatan kinerja.
Oleh: Trian Yuserma Udaryanta, Dewan Penasehat Asosiasi Logistik Digital Ekonomi Indonesia (ALDEI)
Integrasi kekuatan logistik, terutama melalui pembentukan sebuah platform nasional yang melibatkan holding 21 BUMN logistik, tidak bisa hanya dipandang sebagai penyatuan entitas atau penggabungan data secara administratif semata. Keberhasilan sejati dari inisiatif ini terletak pada pembangunan sebuah platform nasional yang mampu mengintegrasikan seluruh kekuatan logistik yang ada secara seamless, terbuka, dan berkelanjutan.
Bayangkan sebuah ekosistem logistik yang terhubung, di mana setiap pemain, mulai dari penyedia jasa pengiriman, gudang, hingga sistem pelacakan, dapat berinteraksi dan bertukar informasi dengan mudah. Platform semacam ini akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, efisiensi operasional yang lebih tinggi, dan visibilitas rantai pasok yang menyeluruh. Dari sisi perusahaan, ini berarti potensi peningkatan layanan, pengurangan biaya, dan kemampuan untuk beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan pasar.
Bagi Oaktree.id, sebagai penyedia solusi freight forwarding software, visi platform logistik nasional yang terintegrasi ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendorong digitalisasi dan efisiensi dalam industri. Sebuah platform terpusat yang terbuka akan menjadi fondasi yang kuat bagi pengembangan teknologi logistik yang lebih canggih dan terstandarisasi. Hal ini juga memungkinkan integrasi yang lebih mulus antara sistem yang sudah ada, termasuk platform yang kami tawarkan, untuk memberikan nilai tambah yang maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
Keberhasilan implementasi platform ini tentu akan sangat bergantung pada kolaborasi erat antara pemerintah sebagai regulator, perusahaan logistik sebagai penyedia layanan, dan para inovator teknologi yang dapat memberikan solusi pendukung. Dengan pendekatan yang terpadu dan berorientasi pada keberlanjutan, industri logistik Indonesia dapat bangkit dan menjadi lebih kompetitif di kancah global.

