Oaktree Blog

Logistik

Kesepakatan Sertifikasi Halal Indonesia-AS: Peluang Baru di Pasar Global

Oaktree.id – Kabar baik datang dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)! Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kesepakatan Mutual Recognition Agreement (MRA) terkait sertifikasi produk halal. Kesepakatan ini, yang dijalin antara BPJPH, United States Trade Representative (USTR), dan United States Defense Representative (USDR), membuka pintu lebar bagi perdagangan produk halal antara kedua negara. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan bahwa MRA ini merupakan tonggak penting yang akan memfasilitasi ekspor produk halal Indonesia ke pasar AS yang luas, sekaligus memastikan produk-produk yang masuk ke Indonesia juga memenuhi standar halal yang berlaku. Bagi para pelaku bisnis, terutama yang bergerak di sektor ekspor-impor, kesepakatan ini menawarkan peluang signifikan untuk memperluas jangkauan produk mereka. Di Oaktree.id, kami memahami betapa krusialnya kepatuhan terhadap regulasi dan sertifikasi dalam kelancaran rantai pasok global. Kemudahan dalam proses sertifikasi halal ini diharapkan dapat mengurangi hambatan perdagangan dan mendorong pertumbuhan bisnis. Dengan adanya MRA ini, proses logistik untuk produk-produk yang memenuhi kriteria halal diharapkan menjadi lebih efisien, memungkinkan produk-produk Indonesia untuk bersaing lebih kuat di pasar internasional. Kesepakatan ini tidak hanya penting bagi industri makanan dan minuman, tetapi juga dapat meluas ke sektor lain yang membutuhkan sertifikasi halal. Ini adalah langkah maju yang patut diapresiasi dan dimanfaatkan oleh seluruh pelaku industri. Oaktree.id siap mendukung para pelaku usaha dalam menavigasi kompleksitas logistik global di tengah peluang-peluang baru ini.

Kesepakatan Sertifikasi Halal Indonesia-AS: Peluang Baru di Pasar Global Read More »

ASLI Mendesak Pembukaan Kembali Penyeberangan Ketapang-Lembar untuk Kelancaran Logistik

Oaktree.id – Kelancaran arus barang di Indonesia menjadi krusial bagi efisiensi rantai pasok. Baru-baru ini, Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI) menyuarakan harapan agar pemerintah segera membuka kembali layanan penyeberangan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dengan Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB). Harapan ini disampaikan langsung oleh Ketua ASLI, Selamet Barokah, seusai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara. Penutupan atau pembatasan akses di lintasan penting ini tentu berdampak langsung pada pergerakan truk logistik, yang berpotensi memperlambat distribusi barang antar pulau. Bagi pelaku industri logistik, termasuk para pengguna solusi freight forwarding seperti yang ditawarkan Oaktree.id, kelancaran operasional adalah kunci. Akses yang terhambat dapat menyebabkan penundaan pengiriman, peningkatan biaya operasional, hingga terganggunya jadwal pasokan ke berbagai wilayah. Oleh karena itu, ASLI berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi terkait dibukanya kembali layanan penyeberangan ini untuk menjaga denyut nadi logistik nasional tetap berjalan.

ASLI Mendesak Pembukaan Kembali Penyeberangan Ketapang-Lembar untuk Kelancaran Logistik Read More »

Pelabuhan Patimban Makin Strategis: Kolaborasi Hubla dan Wahana Mitra Tingkatkan Akses Logistik

Oaktree.id – Pengembangan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional terus menunjukkan progres positif. Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan potensi pelabuhan ini sebagai gerbang logistik vital di Indonesia. Sebuah langkah strategis diambil dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban dengan PT Wahana Mitra Semesta. Perjanjian ini diharapkan akan memperkuat akses dan konektivitas di Pelabuhan Patimban, yang pada akhirnya akan mendorong efisiensi rantai pasok logistik nasional. Kolaborasi ini selaras dengan visi Oaktree.id dalam menghadirkan solusi logistik yang terintegrasi dan efisien. Peningkatan infrastruktur dan operasional di pelabuhan-pelabuhan strategis seperti Patimban adalah kunci untuk memperlancar arus barang dan mengurangi biaya logistik. Dengan adanya perjanjian kerja sama ini, Oaktree.id optimis akan tercipta ekosistem logistik yang lebih baik, mendukung para pelaku usaha dalam mengelola pengiriman barang secara lebih efektif.

Pelabuhan Patimban Makin Strategis: Kolaborasi Hubla dan Wahana Mitra Tingkatkan Akses Logistik Read More »

TPK Merauke: Pertumbuhan Aktivitas Logistik di Papua Selatan, Throughput Melonjak 13,5%

Oaktree.id – Aktivitas kepelabuhanan di TPK Merauke sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif yang signifikan, menegaskan peran strategisnya dalam memperlancar arus logistik di wilayah Papua Selatan. Peningkatan throughput peti kemas sebesar 13,5% menjadi bukti nyata keberhasilan berbagai upaya peningkatan layanan dan transformasi operasional yang terus digencarkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen berkelanjutan untuk memberikan pelayanan optimal bagi seluruh pengguna jasa. Peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional di TPK Merauke turut didukung oleh penerapan teknologi dan sistem manajemen yang mumpuni. Dalam konteks ini, solusi seperti Oaktree, sebuah platform perangkat lunak freight forwarding terintegrasi, dapat menjadi mitra strategis bagi para pelaku logistik untuk mengelola aktivitas kepabeanan dan pengiriman secara lebih efisien, mulai dari pemesanan hingga pelacakan. Pencapaian positif di TPK Merauke ini menjadi sinyal kuat akan potensi pertumbuhan logistik di wilayah Papua Selatan. Dengan terus berinovasi dan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, para pemangku kepentingan diharapkan dapat memaksimalkan peran TPK Merauke sebagai hub logistik yang vital. Bagi para pebisnis dan praktisi logistik, memantau perkembangan seperti ini penting untuk merencanakan strategi distribusi dan rantai pasok yang lebih efektif.

TPK Merauke: Pertumbuhan Aktivitas Logistik di Papua Selatan, Throughput Melonjak 13,5% Read More »

Kendalikan Stok Gudang Anda dengan Metode FIFO ala Oaktree.id

Oaktree.id – Pernahkah stok lama menumpuk di gudang sementara barang baru cepat ludes? Fenomena ini umum terjadi dan bisa menggerogoti arus kas serta menyebabkan kerugian akibat barang kedaluwarsa. Tanpa strategi aliran barang yang jelas, biaya operasional bisa membengkak tak terkendali. Di sinilah metode First-In, First-Out (FIFO) dalam manajemen persediaan dan akuntansi memegang peranan penting. FIFO adalah metode penilaian persediaan yang mengasumsikan bahwa barang yang pertama kali masuk ke gudang adalah barang yang pertama kali dijual atau digunakan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa stok yang lebih tua keluar terlebih dahulu, sehingga meminimalkan risiko penumpukan barang yang sudah usang atau melewati tanggal kedaluwarsa. Mengapa FIFO krusial bagi bisnis? Pertama, ini membantu menjaga kualitas produk. Dengan memprioritaskan pengeluaran stok lama, risiko barang menjadi rusak atau kedaluwarsa dapat ditekan. Kedua, FIFO memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai harga pokok penjualan (HPP) dan nilai persediaan akhir. Ini penting untuk pelaporan keuangan yang tepat. Ketiga, metode ini berkontribusi pada efisiensi operasional gudang. Rotasi stok yang baik memudahkan identifikasi dan pengelolaan barang. Tentu saja, implementasi FIFO yang efektif membutuhkan sistem yang terorganisir. Di sinilah software manajemen logistik seperti yang ditawarkan oleh Oaktree.id dapat menjadi solusi. Dengan fitur-fitur yang mendukung pelacakan stok secara akurat dan otomatis, bisnis dapat memastikan bahwa prinsip FIFO berjalan mulus. Mulai dari penerimaan barang, penyimpanan, hingga pengiriman, Oaktree.id membantu memvisualisasikan aliran stok Anda, memastikan barang yang lebih dulu masuk keluar terlebih dahulu, dan pada akhirnya, menjaga kesehatan finansial serta operasional bisnis Anda.

Kendalikan Stok Gudang Anda dengan Metode FIFO ala Oaktree.id Read More »

Aptitude Test dalam Rekrutmen: Mengukur Potensi Karyawan Logistik Masa Depan

Oaktree.id – Dalam dunia logistik yang dinamis, menemukan talenta yang tepat adalah kunci keberhasilan. Perusahaan logistik modern tidak hanya mencari kandidat dengan pengalaman yang mumpuni, tetapi juga yang memiliki potensi dasar untuk berkembang dan beradaptasi. Di sinilah peran penting aptitude test dalam proses rekrutmen. Aptitude test adalah alat asesmen yang dirancang untuk mengukur potensi dasar seseorang dalam mempelajari dan menjalankan tugas-tugas pekerjaan. Berbeda dengan tes pengetahuan yang mengukur apa yang sudah diketahui, aptitude test fokus pada kemampuan kognitif, logika, penalaran, dan cara kandidat merespons berbagai situasi kerja. Ini berarti kita bisa melihat sejauh mana seorang kandidat dapat memecahkan masalah, menganalisis data, atau bahkan mengelola rantai pasok yang kompleks di masa depan, terlepas dari pengalaman sebelumnya. Mengapa aptitude test krusial dalam industri logistik? Pertama, tes ini membantu mengidentifikasi potensi jangka panjang. Dalam operasional logistik yang terus berubah, kemampuan untuk belajar cepat dan beradaptasi sangatlah berharga. Kedua, hasil tes ini dapat mendukung penempatan karyawan yang strategis. Dengan memahami kekuatan kognitif masing-masing kandidat, kita bisa menempatkan mereka di peran yang paling sesuai, baik itu dalam manajemen inventaris, perencanaan rute, atau bahkan dalam pengembangan sistem logistik seperti yang ditawarkan oleh Oaktree.id. Berbagai jenis aptitude test dapat digunakan, mulai dari tes numerik untuk menganalisis data pengiriman, tes verbal untuk memahami instruksi kompleks, hingga tes spasial untuk memahami tata letak gudang atau alur pergerakan barang. Strategi HR yang cerdas akan mengintegrasikan hasil aptitude test dengan penilaian lain, seperti wawancara dan studi kasus, untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kandidat. Di Oaktree.id, kami memahami bahwa sumber daya manusia adalah aset terpenting dalam bisnis logistik. Dengan mengoptimalkan proses rekrutmen melalui alat seperti aptitude test, perusahaan dapat membangun tim yang tidak hanya efisien hari ini, tetapi juga siap menghadapi tantangan logistik di masa depan.

Aptitude Test dalam Rekrutmen: Mengukur Potensi Karyawan Logistik Masa Depan Read More »

FEFO: Jurus Jitu Oaktree.id untuk Menaklukkan Stok Kedaluwarsa

Oaktree.id – Di dunia logistik yang serba cepat, mengelola stok dengan masa simpan terbatas bisa jadi pekerjaan rumah yang rumit. Bayangkan saja, salah urut dalam pengeluaran barang, stok yang tadinya berpotensi jadi keuntungan malah berakhir jadi kerugian. Nilai inventaris tergerus, dan ini bisa berdampak langsung pada kesehatan finansial bisnis. Untungnya, ada strategi jitu yang bisa diandalkan untuk menghadapi tantangan ini: FEFO atau First Expired, First Out. Konsepnya sederhana namun ampuh. Metode FEFO menempatkan prioritas pada produk yang masa kedaluwarsanya paling dekat. Dengan menerapkan FEFO, tim logistik dapat memastikan bahwa produk yang lebih dulu mendekati tanggal kedaluwarsa akan dikeluarkan atau dijual terlebih dahulu. Hal ini secara efektif meminimalkan risiko barang menumpuk dan akhirnya terbuang sia-sia karena sudah melewati batas kedaluwarsa. Ini bukan hanya soal mencegah kerugian, tapi juga tentang menjaga efisiensi operasional dan memaksimalkan nilai setiap stok yang dimiliki. Di Oaktree.id, kami memahami betul pentingnya pengelolaan inventaris yang cerdas. Sebagai penyedia solusi freight forwarding software, kami membantu bisnis mengoptimalkan setiap aspek dalam rantai pasok mereka. Salah satunya adalah dengan memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih baik terhadap pergerakan stok, sehingga penerapan strategi seperti FEFO menjadi lebih mudah dan terukur. Dengan sistem yang tepat, bukan hanya kerugian stok kedaluwarsa yang bisa ditekan, tapi juga efisiensi secara keseluruhan dapat meningkat. Mari bersama Oaktree.id, jadikan pengelolaan logistik lebih cerdas dan menguntungkan!

FEFO: Jurus Jitu Oaktree.id untuk Menaklukkan Stok Kedaluwarsa Read More »

KKP Percepat Hilirisasi Perikanan-Kelautan dengan Empat Regulasi Kunci di 2026

Oaktree.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak cepat untuk memacu sektor hilir kelautan dan perikanan melalui penyusunan empat rancangan regulasi strategis. Ditargetkan keempatnya rampung pada tahun 2026, langkah ini diharapkan akan memperkuat fundamental industri perikanan dan kelautan nasional. Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Machmud, menjelaskan bahwa keempat rancangan regulasi ini dirancang khusus untuk mendorong efektivitas dan efisiensi di sektor hilir. Salah satu fokus utama adalah Rancangan Peraturan Presiden tentang Rencana Aksi Percepatan Implementasi Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN). Penyusunan regulasi ini sangat relevan dengan upaya peningkatan daya saing produk kelautan dan perikanan. Di Oaktree.id, kami memahami betapa krusialnya sistem logistik yang andal dan terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan sektor-sektor strategis seperti ini. SLIN yang didukung oleh regulasi yang kuat akan menjadi tulang punggung dalam memastikan kelancaran arus barang, mulai dari produksi hingga sampai ke tangan konsumen, baik di pasar domestik maupun internasional. Selain itu, Rancangan Peraturan Presiden tentang Kewajiban Pelayanan Publik Penugasan juga menjadi bagian penting dari strategi KKP ini. Regulasi ini akan memastikan bahwa pelayanan publik di sektor kelautan dan perikanan berjalan optimal, yang pada akhirnya akan turut meningkatkan kualitas dan kepercayaan terhadap produk-produk perikanan Indonesia. Kami di Oaktree.id optimis bahwa percepatan regulasi ini akan menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif. Sistem logistik yang terstruktur dengan baik, didukung oleh kebijakan yang jelas, adalah kunci untuk membuka potensi penuh dari hilirisasi perikanan dan kelautan. Oaktree sebagai platform freight forwarding software siap mendukung pelaku usaha di sektor ini untuk mengoptimalkan rantai pasok mereka dan menjawab tantangan logistik di era modern.

KKP Percepat Hilirisasi Perikanan-Kelautan dengan Empat Regulasi Kunci di 2026 Read More »

Pertumbuhan Arus Peti Kemas di IPC TPK Pontianak: Sinyal Positif untuk Logistik Kalimantan Barat di 2025

Oaktree.id – Kabar gembira datang dari lini logistik di Kalimantan Barat. IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Pontianak melaporkan adanya peningkatan kinerja operasional yang signifikan sepanjang tahun 2025. Peningkatan ini sejalan dengan geliat aktivitas perdagangan dan distribusi barang yang kian kuat di provinsi tersebut. Data operasional IPC TPK mencatat bahwa arus petikemas di Terminal Petikemas Pontianak berhasil mencapai 283.045 TEUs pada tahun lalu. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,47 persen jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebanyak 263.391 TEUs. Pertumbuhan positif ini tentu menjadi angin segar bagi ekosistem logistik di Kalimantan Barat. Peningkatan volume petikemas menandakan adanya aktivitas ekonomi yang semakin dinamis, baik itu ekspor maupun impor. Hal ini juga berpotensi membuka peluang baru bagi para pelaku usaha logistik, termasuk dalam hal kebutuhan akan solusi manajemen logistik yang efisien. Di Oaktree.id, kami memahami betapa krusialnya pengelolaan logistik yang gesit dan terintegrasi untuk menangkap peluang dari pertumbuhan seperti ini. Dengan platform kami, perusahaan logistik dapat memantau pergerakan kargo secara real-time, mengoptimalkan rute pengiriman, serta mengelola seluruh proses logistik dengan lebih efektif. Pertumbuhan di Pontianak ini adalah bukti nyata bahwa efisiensi logistik adalah kunci untuk memanfaatkan potensi pasar yang terus berkembang.

Pertumbuhan Arus Peti Kemas di IPC TPK Pontianak: Sinyal Positif untuk Logistik Kalimantan Barat di 2025 Read More »

Kolaborasi Lintas Sektor: Kalteng Perkuat Ekspor Perikanan Langsung dari Daerah

Oaktree.id – Semangat untuk meningkatkan ekspor produk perikanan Kalimantan Tengah semakin membara. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mengambil langkah strategis dengan mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya jelas: agar komoditas perikanan Kalteng dapat langsung menembus pasar internasional tanpa perlu transit melalui provinsi lain. Upaya ini menjadi krusial untuk efisiensi rantai pasok dan mempercepat waktu pengiriman. Dalam konteks ini, kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng dengan Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan menjadi garda terdepan. Kerja sama ini diharapkan dapat menyederhanakan proses sertifikasi dan karantina, yang merupakan elemen penting dalam ekspor. Bagi para pelaku usaha perikanan di Kalteng, inisiatif ini membuka peluang yang lebih besar. Dengan infrastruktur dan regulasi yang semakin membaik, proses ekspor menjadi lebih lancar dan efisien. Di sinilah peran Oaktree.id sebagai solusi freight forwarding software yang handal menjadi sangat relevan. Kami siap mendukung kelancaran logistik ekspor produk perikanan Kalteng, memastikan setiap pengiriman sampai ke tujuan dengan aman dan tepat waktu. Dengan sistem yang terintegrasi, pelaku usaha dapat memantau pergerakan barang secara real-time, mengoptimalkan rute pengiriman, dan mengelola dokumen ekspor dengan mudah. Kolaborasi antara Pemprov Kalteng dan badan terkait, ditambah dengan dukungan teknologi logistik modern seperti Oaktree.id, akan menjadi kunci kesuksesan ekspor perikanan Kalteng di kancah global.

Kolaborasi Lintas Sektor: Kalteng Perkuat Ekspor Perikanan Langsung dari Daerah Read More »

Scroll to Top