Oaktree Blog

Logistik

Perbedaan Seal Container Untuk FCL dan LCL

Perbedaan Seal Container Untuk FCL dan LCL

Dalam era perdagangan, keamanan dan efisiensi adalah hal yang tak bisa ditawar, terutama bagi perusahaan freight forwarder dan ekspor-impor. Salah satu aspek kecil namun krusial adalah seal kontainer.  Sebab, seal adalah bukti integritas muatan agar tidak dibuka atau dimanipulasi.  Namun, Penggunaan seal pada FCL (Full Container Load) dan LCL (Less than Container Load) memiliki perbedaan mendasar yang perlu dipahami.    Bedanya Seal pada FCL dan LCL Walaupun sama-sama menggunakan kontainer, penerapan seal pada FCL (Full Container Load) dan LCL (Less than Container Load) memiliki perbedaan mendasar. Berikut adalah perbedaannya: 1. Karakteristik Seal pada FCL dan LCL Salah satu perbedaan yang paling jelas terlihat adalah dari karakteristik pengiriman. Jika FCL (Full Container Load) akan digunakan oleh satu pengiriman untuk satu penerima.  Sehingga, hanya terdapat satu pihak yang bertanggung jawab dan proses pengamanan lebih sederhana. Apalagi Seal dipasang sekali dan tetap utuh hingga kontainer tiba di tujuan.  Berbeda dengan LCL (Less than Container Load) karena kontainer diisi muatan dari beberapa pengirim berbeda. Kondisi ini membuat pengelolaan lebih kompleks karena banyak pihak terlibat dalam stuffing dan unstuffing. Seal memang tetap dipasang, tetapi risiko kesalahan penanganan atau manipulasi lebih tinggi dibanding FCL. 2. Pemilihan Jenis Seal Kontainer Selanjutnya, terdapat perbedaan dari pemilihan jenis seal kontainer, sebab kebutuhan keamanan antara FCL dan LCL tidaklah sama. Seperti FCL (Full Container Load) akan menggunakan high security seal seperti bolt seal atau cable seal. Sebab, Seal ini terbuat dari material kuat (baja atau metal) dan sesuai standar ISO 17712, sehingga sulit dibuka tanpa alat khusus.  Berbeda dengan LCL (Less than Container Load) akan menggunakan  plastic seal atau indicative seal karena sifatnya lebih ekonomis dan mudah dipasang. Namun, tingkat keamanannya lebih rendah. Beberapa forwarder menambahkan cable seal untuk meningkatkan perlindungan, mengingat muatan berasal dari banyak pengirim. 3. Tingkat Keamanan Ada pula perbedaan berdasarkan tingkat keamanan, karena FCL mendukung keamanan yang lebih tinggi. Maka Seal akan dipasang sekali dan tetap utuh hingga kontainer tiba di tujuan, sehingga risiko manipulasi relatif kecil. Berbeda dengan LCL yang memiliki Tingkat keamanan lebih rendah karena muatan berasal dari beberapa pengirim. Banyak pihak terlibat dalam proses stuffing dan unstuffing, sehingga meski seal tetap terpasang, risiko kesalahan penanganan atau manipulasi lebih besar. 4. Risiko Manipulasi Selain hal itu, ada pula perbedaan dari sisi risiko manipulasi. Sebab FCL itu pengiriman hanya dari satu pengirim dan satu peneriman maka risiko manipulasi relatif keci. Apalagi,  Seal dipasang sekali dan tetap utuh hingga kontainer tiba di tujuan. Berbeda LCL karena muatan berasal dari beberapa pengirim. Banyak pihak terlibat dalam proses stuffing dan unstuffing, sehingga peluang barang tercampur, tertukar, atau bahkan disalahgunakan lebih besar.  Walaupun seal container ada,  tetapi integritas muatan lebih rentan dibanding FCL. Dampak Salah Pilih Seal Kesalahan dalam memilih seal kontainer pada FCL maupun LCL tentu tidak bisa di hindari. Sebab, dampaknya bisa merugikan bisnis dalam berbagai aspek: 1. Kerugian Finansial   Barang yang rusak atau hilang akibat manipulasi akan menimbulkan biaya tambahan. Bahkan klaim asuransi bisa ditolak jika seal tidak sesuai standar. 2. Reputasi Bisnis   Klien akan kehilangan kepercayaan jika pengiriman mereka tidak aman. Reputasi yang rusak sulit dipulihkan, padahal kepercayaan adalah aset utama dalam industri logistik. 3. Kepatuhan Regulasi   Banyak negara mewajibkan penggunaan seal berstandar internasional, seperti ISO 17712. Salah pilih seal bisa berakibat pada denda atau penolakan muatan di pelabuhan. 4. Efisiensi Operasional   Seal yang mudah rusak atau tidak sesuai standar dapat memperlambat pemeriksaan di pelabuhan, sehingga menghambat kelancaran rantai pasok. Kesimpulan Seal kontainer mungkin terlihat sederhana, tetapi perannya sangat krusial dalam menjaga keamanan dan integritas pengiriman. Karena pengiriman dengan kontainer terbagi menjadi dua jenis, yaitu FCL (Full Container Load) dan LCL (Less than Container Load), maka pemilihan seal yang tepat menjadi hal penting. FCL membutuhkan seal dengan tingkat keamanan tinggi, sementara LCL lebih rentan manipulasi sehingga perlu perhatian ekstra. Kesalahan kecil dalam memilih seal bisa berdampak besar pada reputasi, biaya, dan kepatuhan regulasi. Jika Anda ingin mengoptimalkan proses logistik, gunakan Oaktree sebagai software khusus freight forwarder.  Sebab, Oaktree memiliki fitur pengelolaan seal, dokumen, dan tracking yang terintegrasi. Dengan menggunakan software ini, maka Software oaktree dapat membantu mengurangi risiko manipulasi, mempercepat operasional, dan meningkatkan kepercayaan klien. Yuk beralih ke sistem yang lebih efisien dengan software Oaktree.id.  

Perbedaan Seal Container Untuk FCL dan LCL Read More »

Mengapa Seal Container Wajib Memiliki ISO 17712

Mengapa Seal Container Wajib Memiliki ISO 17712

Dalam dunia ekspor impor, tentunya keamanan pengiriman menjadi faktor yang tidak bisa ditawar. Terutama jika pengiriman menggunakan container, risiko manipulasi dan pencurian barang menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi.  Untuk menjaga integritas barang, forwarder biasanya menggunakan seal container atau segel kontainer. Namun, tidak semua segel memiliki standar keamanan yang sama. Di sinilah ISO 17712 hadir sebagai standar internasional yang memastikan seal container memenuhi syarat kekuatan, desain, dan keandalan, sehingga forwarder dapat mengirimkan barang dengan lebih aman dan dipercaya.   Apa Itu ISO 17712 pada Seal Container? Pada dasarnya, ISO adalah standar internasional yang dikeluarkan oleh International Organization for Standardization untuk memastikan adanya keseragaman kualitas dan keamanan di berbagai industri. Dalam bidang logistik, ISO mengeluarkan standar ISO 17712:2013 – Freight containers — Mechanical seals yang secara khusus mengatur tentang seal container atau segel kontainer. Menurut dokumen resmi ISO 17712:2013, standar ini: Menetapkan prosedur seragam untuk klasifikasi, penerimaan, dan penarikan segel mekanis pada kontainer. Menyediakan acuan tunggal tentang segel mekanis yang dapat diterima untuk mengamankan kontainer dalam perdagangan internasional. Mengatur kategori segel menjadi indicative seals, security seals, dan high security seals. Mengapa Seal Container ISO 17712 Penting untuk Forwarder   Bagi perusahaan forwarder, penggunaan seal container ISO 17712 bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan strategis yang berdampak langsung pada reputasi, efisiensi, dan keberlangsungan bisnis. Berikut adalah alasan utamanya:   1. Compliance Internasional Banyak pelabuhan dan otoritas bea cukai di seluruh dunia mensyaratkan penggunaan seal berstandar ISO 17712. Sehingga tanpa adanya segel ini, kontainer memiliki risiko untuk ditolak dikenakan pemeriksaan tambahan. Hal ini tidak hanya menimbulkan keterlambatan pengiriman, tetapi juga berpotensi menambah biaya operasional yang signifikan bagi perusahaan forwarder.Lebih jauh lagi, kepatuhan terhadap standar ISO 17712 menunjukkan komitmen forwarder terhadap compliance internasional.   2. Meningkatkan Kepercayaan Klien Karena ISO 17712 merupakan regulasi internasional yang diakui oleh otoritas bea cukai dan pelabuhan di seluruh dunia, forwarder yang menggunakan seal container berstandar ini otomatis menunjukkan komitmen terhadap keamanan dan kepatuhan global.  Klien yang mengirimkan barang bernilai tinggi tentu ingin memastikan bahwa pengiriman mereka terlindungi dari risiko pencurian maupun manipulasi. Dengan adanya seal ISO 17712, forwarder dapat memberikan jaminan keamanan yang lebih kuat, sehingga klien merasa lebih tenang dan percaya bahwa barang mereka akan sampai dengan selamat. 3. Mengurangi Risiko Kerugian Selain itu, karena adanya ISO 17712, forwarder dapat secara signifikan mengurangi risiko kerugian dalam proses pengiriman internasional. Apalagi, dengan adanya standar ini, setiap seal container telah melalui uji mekanis dan sertifikasi resmi sehingga terbukti memiliki kekuatan tinggi dan desain anti-manipulasi. Dengan kata lain, ISO 17712 tidak hanya sekadar regulasi, tetapi juga strategi perlindungan bisnis. Forwarder yang patuh terhadap standar ini akan lebih aman secara operasional, lebih dipercaya oleh klien, dan lebih kompetitif di pasar global.   4. Meningkatkan Reputasi Global Karena ISO 17712 adalah sertifikasi internasional, maka forwarder yang menggunakannya otomatis menunjukkan komitmen terhadap standar keamanan yang diakui secara global. Hal ini bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi juga menjadi nilai strategis dalam membangun citra perusahaan di pasar global. Forwarder yang telah memiliki seal container ISO 17712 akan lebih mudah diterima oleh mitra bisnis luar negeri, karena telah menjadi standar internasional.  5. Efisiensi Operasional Dengan adanya ISO 17712, forwarder tidak hanya mendapatkan jaminan keamanan, tetapi juga efisiensi operasional yang lebih baik. Sebab, ISO ini merupakan standar yang telah diakui secara internasional. Sehingga, kontainer yang menggunakan seal berstandar ISO 17712 akan lebih mudah melewati proses pemeriksaan di pelabuhan dan bea cukai. Hal ini mengurangi risiko keterlambatan pengiriman akibat inspeksi tambahan yang biasanya terjadi pada kontainer tanpa segel berstandar internasional. Baca Juga: Cara Tepat Memilih Seal Container Pada Pengiriman Cargo Bagaimana Jika Forwarder Tidak Memiliki Seal Container ISO 17712   Dengan banyaknya alasan yang sudah dijelaskan sebelumnya, jelas bahwa seal container ISO 17712 bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan strategis.  Lalu bagaimana jika forwarder tidak memiliki Seal Container ISO 17712? 1. Risiko Penolakan di Pelabuhan Karena ISO 17712 adalah standar internasional yang diakui oleh otoritas bea cukai dan pelabuhan di seluruh dunia, forwarder yang tidak menggunakan seal container berstandar bisa jadi berisiko mengalami penolakan besar.   Sebab, ketika container tanpa segel ISO 17712 dapat dianggap tidak memenuhi persyaratan keamanan global. Forwarder yang patuh terhadap standar ini akan lebih lancar dalam proses ekspor-impor, sekaligus menjaga reputasi dan kepercayaan klien. 2. Kehilangan Kepercayaan Klien Ketika ada klien yang mengirimkan barang bernilai tinggi, maka keamanan menjadi prioritas utama. Klien tentu ingin memastikan bahwa forwarder yang mereka pilih mampu menjaga integritas barang selama proses pengiriman. Jika forwarder tidak menggunakan seal container berstandar ISO 17712, hal ini bisa menimbulkan keraguan besar di mata klien. Mereka akan menganggap perusahaan kurang serius dalam menerapkan standar keamanan internasional. 3. Meningkatnya Risiko Pencurian Karena seal container adalah sistem keamanan utama dalam pengiriman, maka tidak menggunakan seal berstandar ISO 17712 akan memiliki konsekuensi serius terhadap keamanan barang.  Sebab seal non-standar biasanya lebih mudah dibuka atau dimanipulasi tanpa meninggalkan jejak, sehingga pelaku dapat mengakses isi kontainer tanpa terdeteksi. 4. Kerugian Finansial Tanpa seal container yang memiliki ISO 17712, maka forwarder bisa menghadapi biaya tambahan yang cukup besar. Apalagi ketika adanya pemeriksaan berulang di pelabuhan atau bahkan penolakan kontainer karena dianggap tidak memenuhi standar keamanan internasional. Kesimpulan Seal Container ISO 17712 adalah sistem keamanan internasional, namun perannya tidak sekadar formalitas saja. Tetapi, standar ini merupakan fondasi strategis bagi forwarder untuk memastikan kelancaran operasional, kepatuhan regulasi, dan perlindungan barang bernilai tinggi. Dengan ISO 17712, forwarder tidak hanya memenuhi persyaratan bea cukai global, tetapi juga membangun kepercayaan klien, mengurangi risiko kerugian, memperkuat reputasi di pasar internasional, serta meningkatkan efisiensi operasional. Sebaliknya, tanpa standar ini, forwarder berisiko menghadapi penolakan di pelabuhan, kehilangan kepercayaan, hingga kerugian finansial yang signifikan. Jika Anda adalah forwarder atau perusahaan logistik, tidak hanya seal container saja yang harus diperhatikan, tetapi juga penggunaan software logistik yang menyeluruh. Oleh karena itu, Oaktree hadir sebagai software logistik yang memiliki yang dirancang secara khusus untuk perusahaan forwarder, Sebab, software ini akan menghadirkan sistem digital yang transparan, efisien dan terukur.  

Mengapa Seal Container Wajib Memiliki ISO 17712 Read More »

Cara Tepat Memilih Seal Container Pada Pengiriman Cargo

Cara Tepat Memilih Seal Container Pada Pengiriman Cargo

Dalam industri logistik, setiap detail kecil bisa berdampak besar. Salah satunya adalah seal container . Meski terlihat sederhana, seal pada kontainer pada dasarnya merupakan pengaman utama yang memastikan cargo tetap utuh, tidak dimanipulasi, dan sampai ke tujuan sesuai standar keamanan internasional. Bagi perusahaan freight forwarding, seal bukan hanya sekadar alat penutup. Ia adalah simbol kepercayaan antara pengirim dan penerima. Ketika sebuah kontainer tiba dengan seal yang masih utuh, klien merasa yakin bahwa barang mereka terlindungi sepanjang perjalanan. Sebaliknya, seal yang rusak atau tidak sesuai standar bisa menimbulkan pertanyaan besar: apakah cargo aman, apakah ada manipulasi, atau apakah perusahaan benar-benar profesional? Dengan banyaknya jenis seal yang tersedia: mulai dari bolt seal,cable seal hingga electronic seal (E-seal) yang modern. Tentunya akan muncul pertanyaan penting: bagaimana cara memilih seal container yang tepat sesuai jenis cargo? Cara Memilih seal container Sesuai Jenis Cargo Pemilihan seal tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, setiap jenis cargo memiliki kebutuhan keamanan yang berbeda-beda. Berikut adalah cara memilih seal container yang tepat: 1. Cargo Bernilai Tinggi Jika Anda mengirimkan barang dengan cargo bernilai tinggi seperti elektronik, farmasi, atau perhiasan, maka tingkat keamanan harus menjadi prioritas utama. Cargo jenis ini sangat rentan terhadap pencurian maupun manipulasi, sehingga membutuhkan seal yang benar-benar kokoh dan sulit dibuka tanpa alat khusus. Dengan demikian, Bolt Seal dapat menjadi pilihan utama. Hal ini karena seal ini terbuat dari baja yang kuat dan biasanya dilengkapi dengan nomor seri unik yang tercatat dalam dokumen pengiriman. Sehingga, setiap perubahan atau ketidaksesuaian pada nomor seal dapat segera terdeteksi. 2. Cargo Berbagai Ukuran Selanjutnya, jika Anda bergerak pada bidang FMCG, tekstil, atau barang konsumsi sehari-hari, biasanya pengiriman dilakukan dalam jumlah besar dengan variasi ukuran. Cargo jenis ini menuntut fleksibilitas dalam pengamanan, karena tidak semua kontainer memiliki karakteristik yang sama. Untuk kondisi seperti ini, Cable Seal menjadi pilihan yang tepat. Hal ini karena seal dirancang dengan material yang kuat namun tetap fleksibel, sehingga dapat digunakan pada berbagai jenis pintu kontainer. 3. Cargo dengan Risiko Rendah Tidak semua barang yang dikirimkan membutuhkan perlindungan tingkat tinggi. Sebab, ada beberapa produk seperti bahan baku dengan nilai relatif kecil, produk konsumsi umum, atau barang yang tidak terlalu sensitif terhadap manipulasi. Dengan demikian, untuk pengiriman barang menggunakan kontainer jenis ini, Plastic Seal dapat menjadi pilihan yang tepat. Seal ini lebih ekonomis dibandingkan jenis lainnya dan cukup efektif untuk kebutuhan pengiriman sehari-hari. 4. Cargo dengan Regulasi Ketat Selanjutnya terdapat cargo dengan regulasi ketat, itu artinya barang yang dikirimkan memiliki aturan khusus yang harus dipatuhi secara ketat oleh perusahaan forwarding. Contohnya adalah produk farmasi, bahan kimia, atau barang berbahaya yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap keselamatan maupun kepatuhan hukum. Untuk jenis cargo ini, perusahaan tidak bisa hanya mengandalkan seal konvensional. Electronic Seal (E-seal) menjadi pilihan yang paling tepat karena dilengkapi teknologi digital yang memungkinkan proses tracking real-time. Tantangan Perusahaan Forwarder dalam Memilih seal container Meski terlihat sederhana, mengelola dan memilih seal container sebenarnya adalah pekerjaan yang penuh tantangan bagi perusahaan forwarder. Berikut adalah beberapa tantangan utama dalam memilih seal container : 1. Menyesuaikan dengan Jenis Cargo Karena setiap pengiriman perlu disesuaikan dengan karakteristik barang yang dibawa, maka pemilihan seal container tidak bisa dilakukan secara seragam. Jenis cargo akan menentukan tingkat keamanan yang dibutuhkan, regulasi yang harus dipatuhi, serta biaya yang paling efisien untuk perusahaan forwarding. Dengan demikian, hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika perusahaan harus menangani berbagai jenis barang dalam waktu yang bersamaan. Sebab, kesalahan kecil dalam pemilihan seal container dapat berdampak besar. 2. Kepatuhan terhadap Regulasi Internasional Karena tiap negara memiliki regulasi sendiri-sendiri, seringkali membuat forwarder perlu untuk benar-benar memahami standar yang berlaku di negara tujuan. Sehingga, ini menjadi tantangan yang cukup kompleks dalam proses pemilihan seal container . Setiap pelabuhan atau otoritas bea cukai biasanya memiliki aturan yang berbeda terkait jenis seal yang diperbolehkan. Dengan demikian, forwarder harus mampu menyesuaikan pilihan seal sesuai dengan standar yang berlaku agar tidak terjadi penolakan atau pemeriksaan tambahan. 3. Konsistensi Dokumentasi Tantangan selanjutnya tentunya adalah menjaga konsistensi dokumentasi terkait penggunaan seal container . Meski terlihat sederhana, pencatatan nomor seri seal merupakan bagian krusial dalam proses pengiriman. Sebab, tanpa adanya dokumentasi terhadap penggunaan seal pada kontainer, perusahaan forwarding akan kesulitan membuktikan integritas pengiriman. Nomor seri seal berfungsi sebagai bukti autentikasi yang menunjukkan bahwa kontainer tidak pernah dibuka atau dimanipulasi selama perjalanan. 4. Integrasi dengan Sistem Logistik Selanjutnya, forwarder juga kerap kali menghadapi tantangan dalam integrasi seal container dengan sistem logistik modern. Apalagi pada era digital sekarang ini, klien semakin menuntut transparansi penuh dan akses terhadap data pengiriman secara real-time. Dengan adanya kondisi seperti ini, itu berarti forwarder tidak bisa lagi hanya mengandalkan pencatatan manual atau sistem tradisional. Sebab, mereka dituntut untuk bekerja lebih efisien, akurat, dan terintegrasi dengan teknologi. Oaktree: Software Logistik yang Dirancang untuk Bisnis Freight Forwarder Seal container adalah elemen krusial dalam keamanan pengiriman cargo. Dengan demikian, memilih seal container yang sesuai bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal kepatuhan regulasi, efisiensi biaya, integrasi sistem logistik, dan kepercayaan klien. Forwarder yang mampu menyesuaikan jenis seal dengan karakteristik cargo, menjaga konsistensi dokumentasi, serta beradaptasi dengan tuntutan digital akan lebih unggul dalam persaingan global. Jika Anda adalah perusahaan forwarding atau pelaku bisnis yang ingin memastikan pengiriman cargo lebih aman dan sesuai regulasi, maka saat yang tepat untuk beralih menggunakan software logistik modern seperti Oaktree. Dengan sistem ini, pengelolaan seal container menjadi lebih efisien, transparan, dan terintegrasi, sehingga setiap pengiriman dapat dipantau secara real-time dan sesuai standar internasional. Mau mentransformasikan bisnis logistik Anda? Yuk hubungi kami sekarang dan temukan solusi software logistik yang sesuai dengan bisnis Anda.  

Cara Tepat Memilih Seal Container Pada Pengiriman Cargo Read More »

Pembangunan Dermaga Wanam Capai 93%: Pintu Logistik Baru untuk Ketahanan Pangan Papua Selatan

Oaktree.id – Perkembangan signifikan tengah terjadi di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Pembangunan dermaga jetty multipurpose yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) pengembangan kawasan pangan telah mencapai progres fisik 93 persen. Infrastruktur logistik vital ini diproyeksikan akan mulai beroperasi penuh pada pekan keempat Maret 2026. Dengan kapasitas 50.000 deadweight tonnage (DWT), dermaga ini akan menjadi tulang punggung distribusi pasokan untuk kawasan pangan di Papua Selatan. Keberadaan dermaga ini sangat krusial untuk memperlancar aliran barang, baik dari sisi pengadaan bahan baku maupun pendistribusian hasil produksi. Bagi para pelaku industri logistik dan freight forwarding, seperti yang kami fasilitasi melalui platform Oaktree.id, dermaga baru ini membuka peluang efisiensi rantai pasok yang lebih besar. Akses logistik yang lebih baik akan berdampak positif pada penurunan biaya operasional dan peningkatan kecepatan pengiriman. Kami di Oaktree.id senantiasa memantau perkembangan infrastruktur strategis seperti ini untuk membantu pengguna kami mengoptimalkan rute dan waktu pengiriman. Kesiapan dermaga ini menandai langkah maju dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Selatan.

Pembangunan Dermaga Wanam Capai 93%: Pintu Logistik Baru untuk Ketahanan Pangan Papua Selatan Read More »

Peningkatan Kinerja TPKS Semarang: Peluang Kolaborasi dengan Oaktree.id

Oaktree.id – Kabar baik datang dari Terminal Petikemas Semarang (TPKS) yang berhasil mencapai pencapaian luar biasa, yaitu 1 juta TEUs pada tahun 2025. Prestasi ini patut diapresiasi, dan Ketua ALFI Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Teguh Arif Handoko, turut memberikan pandangan mengenai potensi pengembangan TPKS ke depan. Peningkatan volume petikemas yang terus bertumbuh menjadi sinyal positif bagi industri logistik. Seiring dengan ini, penambahan berbagai fasilitas di TPKS menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi dan mendukung kelancaran arus barang. Kabar mengenai penambahan Container Crane (CC) baru di TPKS tentu menjadi angin segar, menunjukkan komitmen TPKS dalam meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasionalnya. Bagi pelaku usaha logistik, momentum seperti ini membuka peluang besar. Dengan fasilitas yang semakin memadai, proses bongkar muat akan semakin cepat dan efisien. Di sinilah Oaktree.id hadir sebagai solusi terintegrasi untuk bisnis freight forwarding. Platform kami dirancang untuk mengoptimalkan setiap tahapan dalam rantai pasok, mulai dari pemesanan, pelacakan kargo, hingga manajemen dokumen. Dengan Oaktree.id, pengelolaan logistik menjadi lebih transparan, efisien, dan terukur, sejalan dengan upaya TPKS dalam meningkatkan kinerjanya. Kolaborasi antara peningkatan infrastruktur di pelabuhan dan adopsi teknologi logistik yang canggih seperti Oaktree.id akan menjadi kunci untuk mendorong efisiensi dan daya saing industri logistik nasional. Mari bersama-sama manfaatkan peluang ini untuk pertumbuhan bisnis yang lebih baik.

Peningkatan Kinerja TPKS Semarang: Peluang Kolaborasi dengan Oaktree.id Read More »

Target 1,1 Juta TEUs TPK Semarang di 2026: Langkah Maju Logistik Indonesia

Oaktree.id – Kabar baik datang dari Terminal Petikemas Semarang (TPKS) yang menargetkan volume 1,1 juta TEUs di tahun 2026. Pencapaian ini semakin relevan mengingat TPKS telah berhasil menembus angka 1 juta TEUs di tahun 2025 lalu. Keberhasilan ini merupakan buah manis dari transformasi operasional yang berfokus pada ‘unlock capacity’ sejak awal 2025. Menurut Widyas Wendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, optimalisasi peralatan dan fasilitas menjadi kunci utama dalam peningkatan throughput ini. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam efisiensi dan efektivitas operasional pelabuhan, sebuah aspek krusial dalam rantai pasok logistik global. Perkembangan seperti ini sangat menggembirakan bagi ekosistem logistik Indonesia. Peningkatan kapasitas dan efisiensi di pelabuhan-pelabuhan utama seperti TPKS akan berdampak positif pada kelancaran arus barang, pengurangan waktu tunggu, dan pada akhirnya, menekan biaya logistik secara keseluruhan. Bagi para pelaku usaha logistik, termasuk para pengguna platform seperti Oaktree (perangkat lunak freight forwarding), hal ini berarti potensi peningkatan layanan yang lebih baik dan efisiensi operasional yang lebih tinggi dalam mengelola pengiriman barang. Oaktree.id terus memantau perkembangan positif di sektor logistik Indonesia. Peningkatan kapasitas TPKS ini menjadi salah satu bukti nyata kemajuan infrastruktur dan operasional yang akan mendukung pertumbuhan perdagangan nasional dan internasional.

Target 1,1 Juta TEUs TPK Semarang di 2026: Langkah Maju Logistik Indonesia Read More »

Menilik Kompleksitas Pengerukan Alur Pelayaran Indonesia: Tantangan dan Solusi Logistik

Oaktree.id – Kondisi pendangkalan alur pelayaran yang kerap terjadi di berbagai pelabuhan Indonesia menjadi isu krusial yang tak bisa diabaikan. Jika dibiarkan tanpa penanganan serius melalui pengerukan, dampak negatifnya terhadap perekonomian nasional bisa sangat signifikan. Namun, di balik kebutuhan mendesak ini, terbentang kompleksitas yang menantang, mulai dari mahalnya biaya operasional hingga kerumitan birokrasi perizinan. Akibatnya, pendangkalan ini secara langsung mengganggu kelancaran mobilitas kapal, baik saat masuk maupun keluar dari pelabuhan. Hal ini secara otomatis memberikan efek domino terhadap seluruh kegiatan operasional di pelabuhan, mulai dari bongkar muat barang hingga aktivitas logistik lainnya. Di Oaktree.id, kami memahami bahwa efisiensi dalam rantai pasok logistik sangat bergantung pada kelancaran transportasi laut. Masalah pendangkalan alur pelayaran ini menjadi pengingat pentingnya solusi inovatif dan kolaborasi antarpihak untuk mengatasi hambatan infrastruktur. Kami terus berupaya memberikan dukungan teknologi melalui freight forwarding software Oaktree.id untuk membantu para pelaku logistik menavigasi kompleksitas ini, mengoptimalkan rute, dan meminimalkan potensi keterlambatan yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal seperti ini.

Menilik Kompleksitas Pengerukan Alur Pelayaran Indonesia: Tantangan dan Solusi Logistik Read More »

Aturan Wajib SNI Baru: Kebingungan Pelaku Usaha dan Solusi Logistik

Oaktree.id – Rencana implementasi regulasi terbaru mengenai Standar Nasional Indonesia (SNI) yang diwajibkan untuk sejumlah produk tampaknya menimbulkan keresahan di kalangan pelaku usaha. Keputusan ini membuat banyak pebisnis merasa bingung dan cemas mengenai dampaknya pada operasional mereka. Pemberlakuan wajib SNI ini tentu memiliki implikasi yang signifikan, terutama dalam hal rantai pasok dan logistik. Mulai dari proses pengadaan bahan baku yang harus memenuhi standar, hingga pengemasan dan distribusi produk akhir. Kepatuhan terhadap standar baru ini membutuhkan penyesuaian yang matang, baik dari segi teknis maupun administratif. Di Oaktree.id, kami memahami tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam menghadapi perubahan regulasi seperti ini. Sistem kami dirancang untuk membantu mengelola kompleksitas logistik, termasuk kepatuhan terhadap standar dan regulasi. Dengan visibilitas end-to-end dalam rantai pasok, pengiriman yang lebih efisien, dan manajemen inventaris yang optimal, Oaktree dapat menjadi mitra strategis untuk memastikan kelancaran bisnis di tengah tantangan baru. Kami terus memantau perkembangan aturan ini dan siap memberikan dukungan serta solusi logistik yang inovatif bagi para pelaku usaha agar dapat beradaptasi dan tetap bersaing di pasar. Mari bersama-sama menghadapi perubahan ini dengan solusi yang tepat.

Aturan Wajib SNI Baru: Kebingungan Pelaku Usaha dan Solusi Logistik Read More »

Tingkatkan Keamanan Maritim: Mentoring PSCO Perkuat Standar Pemeriksaan Kapal

Oaktree.id – Kualitas dan keamanan operasional kapal sangat krusial dalam kelancaran rantai pasok global. Dalam upaya memperkuat standar pemeriksaan kapal, Direktur KPLP, Capt. Hendri Ginting, baru-baru ini membuka kegiatan Mentoring Port State Control Officer (PSCO) Tahun [Tahun Kegiatan]. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memastikan bahwa setiap kapal yang berlabuh di perairan Indonesia telah memenuhi standar keselamatan dan lingkungan internasional. Pemeriksaan Port State Control (PSC) adalah mekanisme penting untuk memverifikasi bahwa kapal asing yang beroperasi di wilayah suatu negara mematuhi peraturan internasional yang relevan. PSCO memiliki peran vital dalam menjaga standar ini, dan melalui program mentoring, para petugas dibekali pengetahuan dan keterampilan terbaru untuk melakukan inspeksi yang efektif dan efisien. Peningkatan kapabilitas PSCO ini secara langsung berkontribusi pada keamanan pelayaran dan pencegahan insiden yang dapat mengganggu arus logistik. Bagi para pelaku logistik dan industri maritim, pemahaman mendalam tentang standar pemeriksaan kapal ini menjadi kunci. Kepatuhan terhadap regulasi internasional tidak hanya menghindari potensi denda atau penundaan, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap operasional yang aman dan bertanggung jawab. Di Oaktree.id, kami memahami pentingnya efisiensi dan kepatuhan dalam setiap tahapan logistik. Perangkat lunak kami dirancang untuk membantu mengelola kargo, melacak pengiriman, dan memastikan semua proses berjalan sesuai dengan standar yang berlaku, termasuk aspek kepatuhan terkait keamanan maritim. Dengan terus meningkatkan kompetensi para PSCO, diharapkan standar pemeriksaan kapal di Indonesia akan semakin kokoh, memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi semua pihak yang terlibat dalam perdagangan internasional melalui laut.

Tingkatkan Keamanan Maritim: Mentoring PSCO Perkuat Standar Pemeriksaan Kapal Read More »

Terminal Batang Tingkatkan Kapasitas, Layani 11 Kapal

Oaktree.id – Terminal Batang di Semarang, Jawa Tengah, terus menunjukkan perannya sebagai pendukung infrastruktur logistik yang vital. Baru-baru ini, terminal tersebut berhasil melayani 11 kapal, sebuah pencapaian yang menegaskan efisiensi operasionalnya dalam mendukung kelancaran arus barang. Peningkatan kapasitas dan performa terminal seperti Terminal Batang menjadi kabar baik bagi pelaku industri logistik. Kemampuan untuk menangani jumlah kapal yang signifikan secara efisien akan berdampak langsung pada penurunan waktu tunggu, percepatan pengiriman, dan pada akhirnya, efisiensi biaya dalam rantai pasok. Di Oaktree.id, kami memahami betapa krusialnya infrastruktur logistik yang memadai untuk mendukung ekosistem bisnis yang sehat. Keberadaan terminal yang beroperasi optimal, seperti Terminal Batang, selaras dengan tujuan kami untuk menyediakan solusi software freight forwarding yang handal, membantu bisnis mengelola operasional logistik mereka dengan lebih baik, termasuk dalam hal pelacakan dan koordinasi dengan berbagai titik layanan.

Terminal Batang Tingkatkan Kapasitas, Layani 11 Kapal Read More »

Scroll to Top