Oaktree.id – Para pelaku usaha di sektor distribusi, freight forwarding, EMKL, dan EMKU di Indonesia, bersiaplah menyambut geliat positif. Sektor logistik diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 8% tahun ini. Angka optimistis ini tak lepas dari pengaruh positif dua inisiatif strategis: Mobilisasi Barang dan Jasa (MBG) serta Koperasi Produk Lokal Merah Putih (Kopdes Merah Putih).
Potensi MBG dan Kopdes Merah Putih
Mobilisasi Barang dan Jasa (MBG) diperkirakan akan membuka berbagai peluang baru dalam efisiensi pergerakan barang di seluruh nusantara. Dengan penekanan pada kelancaran arus logistik, MBG berpotensi menurunkan biaya operasional dan mempercepat waktu pengiriman. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi bisnis distribusi dan freight forwarding yang sangat bergantung pada efektivitas rantai pasok.

Sementara itu, Koperasi Produk Lokal Merah Putih (Kopdes Merah Putih) diharapkan dapat memperkuat basis produk domestik dan menciptakan jaringan distribusi yang lebih terintegrasi. Fokus pada produk lokal dapat mendorong peningkatan volume pengiriman barang, yang secara langsung akan menguntungkan para penyedia jasa EMKL dan EMKU. Koperasi ini juga berpotensi membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM, sehingga membutuhkan dukungan logistik yang handal.
Dampak Langsung pada Bisnis Logistik
Kombinasi kedua program ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang nyata. Bagi Sobat Oaktree yang bergerak di bidang freight forwarding, peningkatan volume barang akan membuka peluang untuk layanan ekspor-impor yang lebih besar. Penekanan pada efisiensi pergerakan barang dalam MBG juga mendorong perlunya solusi logistik yang inovatif dan terintegrasi.
Untuk para pelaku distribusi, inisiatif ini berarti pasar yang lebih luas dan potensi peningkatan permintaan layanan pengantaran. Perencanaan rute yang lebih optimal dan teknologi pelacakan yang mumpuni akan menjadi kunci untuk bersaing di tengah pertumbuhan ini.
Sedangkan bagi penyedia jasa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) dan EMKU (Ekspedisi Muatan Kapal Udara), pertumbuhan sektor ini menjanjikan peningkatan aktivitas pengiriman, baik domestik maupun internasional. Peluang kerjasama dengan Kopdes Merah Putih untuk mendistribusikan produk-produk lokal ke berbagai daerah menjadi area yang patut dijajaki.
Strategi Menghadapi Pertumbuhan
Untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan 8% ini, penting bagi para pelaku usaha logistik untuk terus berinovasi. Investasi pada teknologi digital, seperti sistem manajemen armada, platform pelacakan kargo, dan otomatisasi proses pergudangan, akan menjadi kunci keunggulan kompetitif. Selain itu, menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku usaha lainnya, juga akan memperkuat posisi di pasar.
Dengan persiapan yang matang dan strategi yang tepat, sektor logistik Indonesia siap untuk mencatat pertumbuhan yang impresif di tahun mendatang.
🚀 Optimalkan Sistem Logistik & Freight Forwarding Anda!
Kelola operasional EMKL, EMKU, Distribusi, hingga Manajemen Gudang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi dengan software ERP Logistik dari Oaktree.id.









