Oaktree.id – Dalam dunia manufaktur yang serba cepat, mendeteksi cacat produk di akhir lini produksi bisa menimbulkan kerugian besar. Proses pengerjaan ulang (rework), barang cacat yang dibuang (scrap), dan hilangnya profit yang sulit dilacak adalah konsekuensi umum dari keterlambatan deteksi ini. Di sinilah prinsip Jidoka, atau otomatisasi dengan sentuhan manusia, hadir sebagai solusi krusial.
Jidoka bukan sekadar tentang mengotomatiskan proses, melainkan membangun sistem di mana mesin dapat mendeteksi kelainan dan berhenti secara otomatis. Ini memungkinkan setiap proses untuk berhenti ketika ada masalah, mencegah cacat merambat ke tahap selanjutnya. Bayangkan dampaknya bagi rantai pasok kita. Semakin sedikit produk cacat yang diproduksi, semakin sedikit barang yang perlu dikembalikan, diperbaiki, atau dibuang. Ini secara langsung berkontribusi pada efisiensi logistik, mengurangi biaya transportasi dan penyimpanan untuk barang yang bermasalah.
Dengan kualitas produk yang terjaga sejak awal, proses pengiriman dan distribusi pun menjadi lebih lancar. Produk yang dikirimkan pasti sesuai standar, meminimalkan keluhan pelanggan dan potensi masalah di pelabuhan atau bea cukai. Integrasi Jidoka dengan sistem manajemen manufaktur, seperti yang ditawarkan oleh solusi HashMicro, dapat lebih memperkuat kontrol produksi dan kualitas. Hal ini memastikan bahwa setiap abnormalitas terdeteksi dan ditangani dengan cepat, sebelum berdampak pada seluruh aliran logistik Anda.
Bagi Oaktree.id, memahami dan menerapkan prinsip-prinsip efisiensi manufaktur seperti Jidoka adalah bagian dari komitmen kami untuk membantu pelaku bisnis logistik beroperasi lebih optimal. Dengan meminimalkan hambatan di sisi produksi, kita bersama-sama dapat menciptakan rantai pasok yang lebih ramping, efisien, dan menguntungkan.


