Oaktree.id – Langkah besar konsolidasi 21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor logistik, termasuk anak perusahaannya, ke dalam satu holding di bawah PT Pos Indonesia (Persero) pada tahun 2026, merupakan sebuah pengakuan jujur. Industri logistik nasional saat ini tengah menghadapi tantangan serius, bahkan dapat dikatakan ‘sakit’. Lebih dari sekadar industri, masalah ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan, regulator, hingga ekosistem logistik secara keseluruhan, yang semuanya memerlukan semacam ‘terapi’.
Tulisan ini, yang merupakan bagian pertama dari dua tulisan, akan mengupas lebih dalam kondisi industri logistik kita. Dalam setiap sendi operasional logistik, efisiensi dan kecepatan adalah kunci. Di sinilah peran penting software logistik seperti yang ditawarkan Oaktree.id menjadi krusial. Dengan platform yang terintegrasi dan canggih, perusahaan logistik dapat memantau pergerakan barang secara real-time, mengoptimalkan rute pengiriman, serta meminimalkan biaya operasional. Kemampuan ini bukan hanya membantu perusahaan untuk bertahan di tengah kondisi industri yang menantang, tetapi juga menjadi langkah awal menuju pemulihan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Bersama-sama, kita akan mengidentifikasi akar permasalahan dan mencari solusi yang komprehensif, di mana inovasi teknologi logistik akan menjadi salah satu pilar utamanya. Mari kita simak analisis lebih lanjut dalam tulisan ini.

