Oaktree.id – Perkembangan pesat e-commerce telah secara fundamental mengubah cara perusahaan merancang dan mengelola Supply Chain Management (SCM). Dahulu, rantai pasok dirancang untuk melayani pengiriman dalam jumlah besar dengan pola permintaan yang relatif stabil dan dapat diprediksi. Namun, lanskap e-commerce menghadirkan karakteristik yang sangat berbeda.
Di era distribusi konvensional, fokus utama adalah efisiensi dalam volume besar. Persediaan disimpan di gudang besar, dan pengiriman dilakukan secara massal ke titik-titik distribusi. Prediktabilitas permintaan menjadi kunci utama dalam perencanaan.
Masuknya e-commerce mengubah segalanya. Permintaan menjadi lebih fluktuatif, pesanan yang masuk bersifat individu dan tersebar, serta ekspektasi pengiriman yang semakin cepat. Hal ini menuntut SCM untuk beradaptasi secara drastis. Perusahaan logistik dan pelaku e-commerce kini harus mampu menangani variasi pesanan yang tinggi, mulai dari satu item hingga beberapa item dalam satu pesanan, serta memastikan kecepatan dan ketepatan pengiriman ke tangan konsumen akhir.
Transformasi ini juga berarti pergeseran paradigma dalam pengelolaan inventaris, mulai dari gudang pusat yang besar hingga model distribusi yang lebih tersebar, bahkan hingga ke titik penggunaan terakhir. Teknologi menjadi tulang punggung adaptasi ini, memungkinkan visibilitas yang lebih baik di seluruh rantai pasok, otomatisasi proses, dan analisis data yang mendalam untuk memprediksi dan merespons perubahan permintaan dengan lebih gesit.
Di Oaktree.id, kami memahami betul evolusi ini. Platform kami dirancang untuk membantu bisnis logistik dan perusahaan e-commerce menavigasi kompleksitas rantai pasok digital. Dengan solusi freight forwarding yang terintegrasi dan cerdas, kami memberdayakan pelaku usaha untuk mengoptimalkan operasi, meningkatkan efisiensi, dan memberikan pengalaman pengiriman terbaik bagi pelanggan di era digital yang terus berkembang ini.
