Daftar Isi

Bagikan:

Aplikasi Pengiriman Barang Online untuk Bisnis: Fitur dan Cara Memilih

Aplikasi Pengiriman Barang Online untuk Bisnis: Fitur dan Cara Memilih

Jawaban Singkat

Aplikasi pengiriman barang online untuk bisnis adalah sistem digital untuk mengelola order, Jobfile, dokumen, aktivitas, biaya, dan status pengiriman dalam satu alur kerja. Berbeda dari aplikasi konsumen yang berfokus pada pemesanan kurir dan pelacakan paket, aplikasi bisnis perlu mendukung koordinasi lintas tim, layanan logistik, laporan, serta integrasi yang sesuai proses perusahaan.

Blog.oaktree.id – Aplikasi pengiriman barang online untuk bisnis adalah sistem digital yang membantu perusahaan mengelola order, Jobfile, dokumen, aktivitas, biaya, dan status pengiriman dalam satu alur kerja. Berbeda dari aplikasi untuk konsumen yang berfokus pada pemesanan kurir, aplikasi bisnis mendukung koordinasi antarbagian, layanan logistik, dan pelaporan. Pilihannya perlu mengikuti proses perusahaan, bukan sekadar jenis barang yang dikirim.

Apa yang dimaksud aplikasi pengiriman barang online untuk bisnis?

Aplikasi pengiriman barang online untuk bisnis adalah perangkat lunak yang mencatat dan menghubungkan proses pengiriman dengan data operasional perusahaan. Sistem ini dapat digunakan untuk mengelola pekerjaan sejak order diterima, layanan ditentukan, dokumen disiapkan, aktivitas dipantau, hingga biaya dan penagihan dicatat.

Perbedaan aplikasi pengiriman barang bisnis dan aplikasi kirim paket konsumen

Aplikasi kirim paket konsumen umumnya membantu individu memilih layanan, memasukkan informasi paket, membuat permintaan pengiriman, dan memantau perjalanan kiriman. Aplikasi bisnis memiliki cakupan berbeda karena satu pengiriman dapat melibatkan banyak dokumen, pihak, tahapan kerja, dan pencatatan keuangan.

Aspek Aplikasi konsumen Aplikasi bisnis
Fokus utama Memesan layanan dan melacak paket Mengelola proses pengiriman dan data operasional
Data yang dikelola Informasi pengirim, penerima, dan paket Order, Jobfile, dokumen, aktivitas, biaya, dan pendapatan
Pengguna Individu atau pengirim sesekali Tim operasional, dokumen, finance, sales, dan manajemen
Kebutuhan lanjutan Pembaruan status kiriman Koordinasi lintas tim, cabang, laporan, dan integrasi

Perbedaan tersebut penting karena bisnis perlu menjaga konsistensi informasi antara tim operasional, staf dokumen, dan finance. Sistem yang hanya menyimpan nomor resi belum tentu dapat menunjukkan biaya, dokumen, atau progres pekerjaan yang berkaitan dengan sebuah Jobfile.

Jenis bisnis yang dapat menggunakannya

Freight forwarding, EMKL, EMKU, dan PPJK dapat membutuhkan pencatatan shipment, dokumen kepabeanan, serta koordinasi proses laut atau udara. Perusahaan trucking, distribusi, konsolidator, dan gudang juga dapat memerlukan sistem untuk menyelaraskan permintaan angkutan, muatan, aktivitas, dan biaya.

Kebutuhan tiap usaha tetap berbeda. Perusahaan yang mengelola Ocean Freight mungkin memerlukan pencatatan Bill of Lading, sedangkan Air Freight dapat berkaitan dengan Air Waybill (AWB). PPJK juga perlu mempertimbangkan proses dokumen seperti PIB (Pemberitahuan Impor Barang), PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang), dan data HS Code sesuai kegiatan yang ditangani.

Apa saja fitur wajib dalam aplikasi pengiriman barang?

Fitur wajib aplikasi pengiriman barang adalah fitur yang menutup kebutuhan penting dari order sampai evaluasi biaya dan layanan. Tidak semua bisnis memerlukan konfigurasi yang sama, sehingga fungsi perlu dinilai berdasarkan jenis pengiriman, jumlah tim yang terlibat, dan dokumen yang diproses.

Pencatatan order, jobfile, dan dokumen pengiriman

Order sebaiknya dapat dikembangkan menjadi Jobfile, yaitu catatan kerja yang mengikat informasi pelanggan, layanan, pihak terkait, dokumen, dan aktivitas suatu pekerjaan. Dengan struktur ini, tim dapat merujuk pada sumber data yang sama alih-alih mengulang pencatatan di beberapa berkas terpisah.

Periksa apakah sistem dapat mendukung dokumen yang digunakan dalam kegiatan Anda, seperti Bill of Lading, Air Waybill, instruksi kerja, atau dokumen pabean. Untuk layanan kepabeanan, tanyakan juga bagaimana sistem menangani informasi yang berkaitan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, CEISA 4.0, serta Indonesia National Single Window (INSW).

Pelacakan status serta pembaruan aktivitas

Tracking shipment memberi tim gambaran tentang status pekerjaan dan aktivitas yang sudah dicatat. Pembaruan yang mudah ditelusuri membantu staf operasional menjawab pertanyaan internal atau pelanggan berdasarkan informasi dalam sistem, bukan perkiraan dari percakapan yang tersebar.

Nilai juga fitur pendukung koordinasi, seperti activity log, memo, dan pengingat SOP. Informasi perjalanan dari layanan angkutan akan lebih berguna bila dapat dikaitkan dengan order dan Jobfile terkait, bukan berdiri sebagai catatan yang terpisah dari proses pengiriman.

Perhitungan biaya, invoice, dan laporan

Aplikasi bisnis perlu membantu perusahaan mencatat biaya dan pendapatan yang berhubungan dengan pekerjaan. Visibilitas margin per Jobfile dapat membantu manajemen meninjau hasil suatu shipment dengan melihat informasi biaya dan penjualan yang telah dicatat; manfaatnya bergantung pada kelengkapan dan ketepatan input data.

Periksa apakah tersedia laporan yang relevan, misalnya progres Jobfile, outstanding, statement of account, atau laba-rugi per Jobfile. Kemampuan mengekspor laporan ke PDF atau Excel juga dapat memudahkan tim menyiapkan bahan pemeriksaan dan analisis sesuai kebutuhan internal.

Aplikasi kirim paket, aplikasi paket, dan aplikasi pengiriman paket: apa bedanya?

Aplikasi kirim paket, aplikasi paket, dan aplikasi pengiriman paket dapat merujuk pada layanan digital untuk membuat atau memantau kiriman, tetapi kebutuhan di balik pencarian tersebut tidak selalu sama. Individu umumnya mencari cara mengirim barang, sedangkan perusahaan perlu mempertimbangkan keterhubungan dengan proses operasional dan keuangan.

Staf freight forwarding memeriksa dokumen dan status shipment pada sistem digital
Foto: Bernd 📷 Dittrich / Unsplash

Kapan aplikasi konsumen sudah cukup?

Aplikasi konsumen dapat cukup jika kebutuhan Anda sebatas memilih layanan untuk kiriman tertentu, memasukkan alamat, dan melihat status paket. Untuk kebutuhan pribadi atau pengiriman sederhana, pencatatan Jobfile, pengelolaan banyak jenis dokumen, dan laporan biaya per pekerjaan mungkin tidak diperlukan.

Kapan perusahaan membutuhkan aplikasi pengiriman yang terhubung ke proses operasional?

Perusahaan perlu menilai sistem yang lebih terhubung ketika banyak pengiriman ditangani oleh beberapa fungsi atau cabang. Kondisi ini membuat informasi order, dokumen, status, biaya, dan invoice perlu dapat dirujuk secara konsisten oleh tim yang berwenang.

Karena itu, aplikasi pengiriman barang online untuk perusahaan idealnya tidak berhenti pada fitur pelacakan. Aplikasi juga perlu mendukung alur kerja yang relevan, termasuk pengelolaan dokumen, pembaruan aktivitas, pencatatan transaksi, dan laporan sesuai kebutuhan usaha.

Bagaimana aplikasi mobil angkut barang mendukung pengiriman bisnis?

Aplikasi mobil angkut barang membantu perusahaan mengoordinasikan permintaan kendaraan dan informasi muatan atau perjalanan. Nilainya bagi bisnis bergantung pada seberapa baik informasi angkutan dapat dikaitkan dengan order, Jobfile, biaya, dan status kiriman.

Kegunaan aplikasi untuk koordinasi kendaraan dan muatan

Dalam konteks pengiriman, aplikasi dapat menjadi sarana untuk mengatur informasi kendaraan yang dibutuhkan, muatan, dan kebutuhan perjalanan. Perusahaan trucking atau distribusi dapat menilai apakah informasi tersebut cukup jelas bagi staf yang membuat permintaan maupun tim yang menjalankan operasional.

Fokus pemilihan sebaiknya tetap pada kebutuhan pengiriman yang sedang dicari, bukan menganggap aplikasi angkutan otomatis mengelola semua proses perusahaan. Jika perlu mengatur kendaraan secara lebih luas, pertimbangkan keterkaitannya dengan sistem operasional yang digunakan tanpa mencampuradukkan fungsi aplikasi.

Informasi yang perlu tersambung dengan tim operasional

Tim operasional perlu mengetahui pengiriman mana yang terkait dengan kendaraan, muatan apa yang diproses, status pekerjaan, dan biaya yang dicatat. Hubungan data tersebut membantu perusahaan menelusuri konteks pekerjaan tanpa harus menyatukan informasi secara manual dari berbagai sumber.

Dengan demikian, aplikasi mobil angkut barang sebaiknya dievaluasi sebagai bagian dari alur pengiriman. Perusahaan dapat menanyakan apakah integrasi atau pertukaran datanya mendukung kebutuhan order dan Jobfile yang sudah digunakan.

Bagaimana cara memilih aplikasi pengiriman barang untuk perusahaan?

Cara memilih aplikasi pengiriman barang adalah memetakan proses perusahaan, lalu menguji kecocokan fitur, akses, laporan, dan integrasinya. Demo dengan skenario kerja nyata lebih membantu daripada memilih hanya berdasarkan daftar fitur, karena Anda dapat melihat apakah sistem sesuai dengan cara tim bekerja.

Petakan jenis layanan dan alur kerja yang perlu didukung

Mulailah dengan mencatat layanan yang dijalankan dan tahapan dari penerimaan order hingga penutupan pekerjaan. Periksa dukungan untuk Ocean Freight, Air Freight, Trucking, Custom Clearance, atau Warehouse, serta dokumen yang digunakan pada setiap alur.

Untuk bisnis yang memiliki pengaturan operasional berbeda antarunit, pertimbangkan juga kebutuhan multi-cabang dan jenis dokumen. Istilah Incoterms dapat menjadi bagian dari informasi transaksi yang perlu dicatat sesuai alur perdagangan perusahaan, tetapi cara penerapannya harus mengikuti proses yang digunakan bisnis Anda.

Periksa kemudahan penggunaan, akses cloud, dan pengaturan hak akses

Aplikasi berbasis cloud memungkinkan tim mengakses sistem melalui koneksi internet sesuai pengaturan yang tersedia. Tanyakan cara pengaturan hak akses, termasuk siapa yang dapat melihat, membuat, menyetujui, atau mengubah data, agar akses sesuai tanggung jawab masing-masing pengguna.

Uji kemudahan penggunaan bersama perwakilan tim operasional, dokumen, dan finance. Antarmuka yang dipahami pengguna membantu proses adopsi, sedangkan penyesuaian role dan permission dapat menjawab kebutuhan pemisahan tanggung jawab perusahaan.

Pastikan laporan dan integrasi sesuai kebutuhan bisnis

Daftar laporan yang benar-benar dipakai untuk memantau pekerjaan dan keuangan, lalu pastikan formatnya dapat digunakan oleh tim. Tanyakan dukungan ekspor PDF atau Excel, integrasi dengan Accurate, CEISA, layanan pembayaran, serta kemungkinan custom API atau webhook jika proses memerlukan pertukaran data.

Gunakan langkah berikut untuk membandingkan kebutuhan Anda dengan kemampuan aplikasi:

Aplikasi Pengiriman Barang Online untuk Bisnis: Fitur dan Cara Memilih
Foto: Kaptured by Kasia / Unsplash
  1. Petakan layanan, tahapan kerja, tim, dan dokumen yang digunakan.
  2. Tentukan informasi yang harus terlihat pada order, Jobfile, status, biaya, dan laporan.
  3. Periksa integrasi, pengaturan hak akses, serta opsi kustomisasi yang ditawarkan.
  4. Minta demo dan uji satu skenario nyata dari order diterima sampai invoice atau laporan ditinjau.

Kapan bisnis freight forwarding memerlukan ERP logistik?

Bisnis freight forwarding perlu mempertimbangkan ERP logistik ketika pencatatan terpisah mulai menyulitkan pemantauan status, dokumen, biaya, dan invoice. ERP logistik menghubungkan beberapa fungsi bisnis dalam satu sistem, sehingga data operasional, keuangan, dan pelanggan dapat dikelola dalam konteks proses yang sama.

Tanda proses pengiriman dan keuangan mulai sulit dikendalikan

Spreadsheet atau aplikasi yang berdiri sendiri bisa terasa terbatas ketika tim harus berulang kali mencocokkan status pekerjaan, dokumen, pengeluaran, dan tagihan. Risiko utamanya adalah informasi tersebar dan staf perlu melakukan rekonsiliasi manual untuk memahami kondisi suatu Jobfile.

Pertimbangkan perubahan sistem jika manajemen kesulitan melihat progres dan margin pekerjaan, cabang menggunakan pola pencatatan yang berbeda, atau laporan perlu dirangkai dari beberapa sumber. Keputusan beralih tetap perlu mempertimbangkan skala dan kompleksitas proses, bukan semata-mata banyaknya aplikasi yang digunakan.

Contoh modul yang menghubungkan operasional, finance, dan CRM

Oaktree adalah software freight forwarding berbasis cloud yang dikembangkan PT Rimba Ananta Vikasa Indonesia. Platform ini memiliki 30+ modul terintegrasi untuk operasional, keuangan, sales dan CRM, reporting, serta integrasi CEISA.

Modul yang tersedia mencakup Jobfile Management dan Tracking Shipment untuk operasional, Vendor Settlement dan Sales Invoice Budgeting untuk proses keuangan, serta Quotation dan Lead Customer untuk sales dan CRM. Oaktree juga menyediakan laporan seperti Jobfile Progress dan Profit/Loss per Jobfile, dengan integrasi CEISA untuk dokumen pabean, estimasi biaya bea cukai, dan pengajuan dokumen.

Jika bisnis Anda sedang menilai aplikasi pengiriman barang online, contoh tersebut dapat menjadi acuan untuk menyusun daftar kebutuhan—bukan alasan untuk menganggap semua modul selalu diperlukan. Harga Oaktree tidak dipublikasikan; calon pengguna dapat meminta demo gratis sebelum berlangganan dan memperoleh penawaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setelah demo.

Apa yang perlu ditanyakan sebelum berlangganan aplikasi pengiriman?

Sebelum berlangganan, tanyakan cakupan modul, proses implementasi, migrasi data, kustomisasi, integrasi, hak akses, dukungan, dan dasar biaya. Jawaban vendor sebaiknya menjelaskan batas kemampuan sistem serta kesesuaian fitur dengan skenario operasional perusahaan Anda.

Bagaimana proses implementasi dan penyesuaian sistem?

Tanyakan tahapan implementasi, data apa yang dapat dimigrasikan, dan dukungan apa yang tersedia selama tim mulai menggunakan sistem. Minta kejelasan tentang kustomisasi dokumen, dashboard, laporan, role, dan permission, termasuk hal yang memerlukan konfigurasi khusus.

Pastikan juga vendor memahami alur layanan yang relevan, seperti trucking, warehouse, atau custom clearance. Jika sistem berhubungan dengan software logistik lain, tanyakan cakupan integrasi dan pihak yang bertanggung jawab atas pengaturan teknisnya.

Apakah data, dokumen, dan laporan dapat diakses sesuai kebutuhan tim?

Pastikan informasi dapat diakses oleh pengguna sesuai haknya dan laporan penting bisa diperiksa dengan format yang dibutuhkan. Tanyakan bagaimana data dari software freight forwarding dapat terhubung dengan Accurate, CEISA, atau sistem perusahaan melalui API, serta bagaimana penanganan perubahan integrasi.

Jika aplikasi berkaitan dengan fleet management, order management system, atau proof of delivery, klarifikasi informasi apa yang benar-benar dipertukarkan. Fokus pada kebutuhan pengiriman dan pastikan setiap koneksi mendukung alur kerja yang sudah dipetakan, bukan hanya tercantum sebagai nama fitur.

Terakhir, minta penjelasan biaya berdasarkan cakupan modul, kebutuhan kustomisasi, integrasi, dan konfigurasi perusahaan. Dengan menilai aplikasi pengiriman barang online melalui proses nyata, Anda dapat memilih sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan operasional dan rencana bisnis.

Informasi lengkapnya bisa dilihat di halaman software logistik.

Poin Penting

  • Aplikasi bisnis menghubungkan data order, Jobfile, dokumen, aktivitas operasional, biaya, pendapatan, dan laporan.
  • Kebutuhan freight forwarding, EMKL, EMKU, PPJK, trucking, distribusi, dan gudang berbeda dari kebutuhan individu yang mengirim paket.
  • Sebelum memilih aplikasi, periksa kesesuaian layanan, dokumen, hak akses, laporan, integrasi, dan opsi kustomisasi.
  • ERP logistik seperti Oaktree dapat menyatukan proses operasional, keuangan, CRM, reporting, dan integrasi CEISA dalam satu platform cloud.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa aplikasi pengiriman barang yang cocok untuk bisnis?

Aplikasi yang cocok adalah sistem yang mendukung jenis layanan dan alur kerja perusahaan, termasuk pencatatan order, dokumen, biaya, status, serta laporan. Pastikan fitur dan integrasinya sesuai dengan proses bisnis Anda, bukan hanya fungsi pemesanan kurir.

Apakah aplikasi paket dapat digunakan untuk mengelola banyak pengiriman?

Aplikasi paket konsumen dapat membantu memesan layanan dan memantau kiriman, tetapi belum tentu mengelola Jobfile, dokumen operasional, biaya, atau koordinasi lintas tim. Untuk pengiriman bisnis yang kompleks, periksa apakah aplikasinya terhubung dengan proses operasional perusahaan.

Fitur apa saja yang wajib ada di aplikasi pengiriman barang?

Fitur yang perlu dipertimbangkan mencakup pencatatan order dan Jobfile, tracking shipment, pengelolaan dokumen, pencatatan biaya dan pendapatan, serta laporan. Prioritaskan fitur sesuai layanan dan kebutuhan perusahaan Anda.

Apa fungsi aplikasi mobil angkut barang untuk perusahaan?

Aplikasi mobil angkut barang dapat membantu mengoordinasikan permintaan angkutan, muatan, dan informasi perjalanan. Nilai apakah informasi tersebut dapat tersambung dengan order, Jobfile, biaya, dan status pengiriman.

Apakah aplikasi pengiriman barang bisa terintegrasi dengan sistem keuangan dan CEISA?

Bisa, jika penyedia menyediakan integrasi yang sesuai dan ruang lingkupnya cocok dengan proses perusahaan. Tanyakan secara spesifik tentang integrasi Accurate, CEISA, pembayaran, atau API, termasuk data apa yang dapat dipertukarkan.

Kelola operasional logistik dalam satu platform

Jobfile, keuangan, CRM, reporting, dan integrasi CEISA untuk EMKL, EMKU, PPJK, dan distribusi. Coba demo Oaktree gratis.

Minta Demo via WhatsApp Lihat Fitur Oaktree

Bagikan:

Demo gratis Oaktree

Butuh software untuk bisnis freight forwarding?

Lihat langsung bagaimana Oaktree membantu operasional jobfile, cost, dan tracking shipment Anda.

  • Manajemen jobfile dan tracking shipment
  • Cost-to-cost dan integrasi Accurate
  • Multi-branch dan tanda tangan digital surat jalan
Jadwalkan Demo Gratis Gratis, tanpa komitmen
Software-Freight-Forwarding
Picture of Oaktree
Oaktree

Membahas seputar Freight Forwarding, EMKL, EMKU, PPJK, Logistik & Distribusi

Semua Postingan
Gratis

Demo Oaktree Gratis

Kelola jobfile, cost, dan tracking shipment dalam satu software.

Minta Demo Oaktree Freight Forwarding Software

Rekomendasi Artikel Lainnya

Berjalan sendiri itu cukup melelahkan
Mulai bersama Oaktree!

Dapatkan potongan harga menarik dari kami!
Sales: 081268881603

Scroll to Top