Oaktree.id – Sebuah laporan dari Pelabuhan Pangkal Balam, Bengkulu, menyoroti adanya antrean kapal yang signifikan. Kondisi ini timbul akibat pendangkalan alur masuk pelabuhan, yang menyebabkan beberapa kapal mengalami insiden kandas. Situasi ini tentu berdampak langsung pada kelancaran arus logistik dan operasional kepelabuhanan.
Ketua DPC INSA Bangka, Eko Supriyadi, menyampaikan keprihatinannya melalui Ocean Week, mengindikasikan bahwa insiden kapal kandas di alur GOSONG bukan kali pertama terjadi. Kejadian ini memaksa evakuasi penumpang, sementara kendaraan beserta sopirnya harus tertahan di dalam kapal, menunggu kondisi yang memungkinkan pergerakan kembali.
Bagi para pelaku industri logistik, insiden seperti ini menjadi pengingat pentingnya infrastruktur pelabuhan yang memadai. Pendangkalan alur tidak hanya mengancam keselamatan pelayaran, tetapi juga berpotensi menyebabkan penundaan pengiriman barang, peningkatan biaya operasional, dan gangguan pada rantai pasok. Hal ini menegaskan kembali bagaimana efisiensi logistik sangat bergantung pada kondisi pelabuhan yang optimal.
Oaktree.id, sebagai penyedia solusi perangkat lunak freight forwarding, memahami betapa krusialnya kelancaran operasional logistik. Sistem kami dirancang untuk membantu mengelola dan mengoptimalkan proses pengiriman, bahkan dalam menghadapi tantangan tak terduga seperti yang terjadi di Pelabuhan Pangkal Balam. Manajemen kargo yang efektif dan visibilitas real-time dapat menjadi kunci untuk meminimalkan dampak dari hambatan infrastruktur.

