Oaktree.id – Memilih Fleet Management System (FMS) seringkali jadi dilema. Apakah keputusan diambil berdasarkan kebutuhan operasional yang mendesak, atau sekadar tergiur kecanggihan fitur saat demo? Pertanyaan krusial ini bisa menentukan apakah sistem yang dipilih benar-benar dimanfaatkan untuk efisiensi, atau justru hanya menjadi pos pengeluaran tak terduga. Setiap bisnis punya pola operasional armada, profil risiko, dan tekanan biaya yang unik. Oleh karena itu, proses pemilihan sistem sejatinya harus berakar pada pemahaman mendalam tentang operasional bisnis itu sendiri, bukan sekadar mengacu pada deretan fitur menarik di brosur.
Di Oaktree, kami memahami betul pentingnya memiliki alat yang tepat untuk mengelola armada secara efektif. Dalam dunia logistik dan freight forwarding yang serba cepat, keputusan yang salah dalam memilih FMS bisa berdampak besar pada rantai pasok. Untuk itu, mari kita telaah 10 tips jitu yang akan membantu memandu pemilihan FMS tanpa salah arah, sehingga investasi yang dikeluarkan benar-benar memberikan nilai tambah maksimal bagi kelancaran operasional.



